news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Kapuspen TNI, Brigjen TNI Muhammad Nas..
Sumber :
  • tvOnenews.com/Adinda

Jawab Kekhawatiran Masyarakat soal TNI Masuk ke Ranah Sipil, Kapuspen: Saya Yakinkan Tidak

Kapuspen TNI Brigjen TNI Muhammad Nas meyakinkan bahwa TNI tidak masuk ke ranah sipil. Kegiatan yang dilakukan selama ini ada dasar undang-undangnya dan MoUnya.
Selasa, 9 Juni 2026 - 18:44 WIB
Editor :

Kemudian juga berkaitan dengan pembangunan jalan, pembuatan jembatan, leading sektornya yakni Angkatan Darat. 

“Bapak KSAD dengan program jembatan gantung merah putih. Terus apa pembangunan jembatan mengancam keamanan masyarakat? Tidak dong. Pasti yang dapat adalah keuntungan semua. TMMD, tentara manunggal air, itu kan manfaat semua. Ngapain tentara bikin jembatan, ngapain ngurus irigasi, ngurus sumur? Dan lain-lain. Ini kan pertanyaan yang terkadang bikin kita bingung. Yang jelas kita berbuat untuk masyarakat,” jelas Nas.

Termasuk saat ini yang tengah ramai menjadi perbincangan masyarakat mengenai TNI turun tangan menangani begal, Nas menegaskan bahwa yang dikedepankan pihaknya adalah kebutuhan masyarakat.

“Yang ramai lagi sekarang TNI tangani begal, saya sempat diskusi dengan beberapa pengamat yang mendukung, saya tanya kenapa ada yang kontra. yang dikedepankan adalah kebutuhan masyarakat. Masyarakat depan mata ada begal, saya TNI tidak boleh tangani begal, saya biarkan, saya kena lebih berat pasal pembiaran,” tegas Nas.

“Kalau pemerintah menerapkan seperti itu ada dasarnya, apa? Permintaan dari kepolisian namanya operasi perbantuan. apakah mungkin mereka yang protes ini tidak pernah menjadi korban, mungkin. begitu protes, besok anaknya jadi begal, ada di situ kita bantu, kita bantu, protes salah lagi ada TNI percuma saja begal dibiarkan,” sebut Nas.

Maka dari itu, Nas menerangkan, apa yang dikerjakan oleh TNI di daerah basis dan operasi tidak lepas dari sistem pertahanan. Sistem pertahanan Indonesia adalah sistem pertahanan keamanan semesta, artinya seluruh yang ada di Indonesia adalah sistem pertahanan yang dibagi dalam komponen utama, cadangan, dan pendukung

“Saya mengimbau kepada masyarakat, jangan buru-buru menyebut kehadiran kami di ranah sipil sebagai program militerisme. Yang jelas adalah tujuannya, dasar hukumnya ada atau tidak. yang paling utama dampak ke masyarakatnya apa. Yang pasti apapun penilaian terhadap kami, kaki adalah aparat negara yang disiapkan dari awal untuk menegakkan jati diri kami. Kami berpegang teguh kepada sapta marga, sumpah prajurit, delapan laju TNI,” jelasnya. (Ars/rpi)

Berita Terkait

1
2
3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:07
06:35
02:22
00:51
00:54
00:47

Viral