- X - Timnas Indonesia
Blak-blakan, Manager Timnas Indonesia U-22 Singgung Kegagalan Indonesia ke Piala Dunia 2026: Siapapun Kalian, yang Harus Dilakukan adalah....
Di tengah atmosfer optimisme itu, Sumardji juga menekankan pentingnya kepercayaan penuh kepada pelatih Indra Sjafri.
“Coach Indra Sjafri sudah sering persembahkan prestasi. Seluruh pemain wajib percaya dengan pelatih, ikuti semuanya dengan senang gembira, jalin komunikasi dengan baik. Ini keluarga kita, senang semua, susah semua,” tambahnya.
Ucapan tersebut mencerminkan filosofi kebersamaan yang menjadi fondasi keberhasilan tim-tim Indra Sjafri sebelumnya.
Ia ingin para pemain tidak sekadar tampil sebagai individu berbakat, tetapi sebagai satu kesatuan yang kompak di dalam maupun luar lapangan.
Lebih jauh, Sumardji mengingatkan pentingnya membangun chemistry yang lahir dari hati, bukan sekadar formalitas latihan bersama.
“Bangun chemistry yang benar-benar dari hati supaya tim ini kuat, agar memudahkan meraih emas yang menjadi harapan 280 juta penduduk Indonesia,” katanya menekankan.
Ia pun menegaskan agar para pemain fokus pada performa dan kekompakan tim, bukan pada urusan bonus atau insentif.
“Jangan ada bicara bonus. Itu tanggung jawab saya. Janji, saya tak akan mengecewakan kalian. Saya akan berikan yang terbaik untuk kalian,” tegasnya lagi, memastikan komitmen penuh dari manajemen PSSI.
Sebagai bagian dari persiapan menuju SEA Games 2025 yang dijadwalkan berlangsung pada 9–20 Desember mendatang di Thailand, Timnas U-22 akan menjalani dua laga uji coba penting melawan Mali di Stadion Pakansari, Bogor, pada 15 dan 18 November 2025.
Dua pertandingan ini akan menjadi tolok ukur bagi Indra Sjafri dan staf pelatih dalam menilai kesiapan fisik, taktik, serta mental para pemain sebelum menentukan komposisi final tim.
Lebih dari sekadar uji coba, pertandingan tersebut menjadi langkah penting dalam perjalanan panjang tim muda Indonesia yang tengah mengemban tanggung jawab besar: memulihkan kepercayaan publik dan menjaga asa kebanggaan merah-putih tetap berkibar di pentas Asia Tenggara. (udn)