Tutup Menu
LIVESTREAM
Artikel
Arsip Foto. Pembelajaran tatap muka
Sumber :
  • antara

Gerindra Usulkan Pengangkatan 1 Juta Guru Honorer Jadi PPPK Tanpa Tes

Selasa, 21 September 2021 - 23:22 WIB

Jakarta, - Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra Ahmad Muzani mengusulkan pengangkatan satu juta guru honorer menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tanpa dilakukan tes.

"Kebijakan tersebut dapat memberikan kepastian para guru honor dalam menjalankan profesinya yang telah digeluti selama bertahun-tahun bahkan ada yang sampai puluhan tahun," kata Muzani dalam forum group discussion yang diselenggarakan SMA Darul Hikam, di Bandung, Jawa Barat, Selasa 21 September 2021.

Menurut Wakil Ketua MPR RI itu, persoalan administrasi dan tes penyaringan menjadi kendala bagi para guru honor untuk menjadi pegawai PPPK. Karena itu dia mengusulkan agar guru honor yang telah mengabdi bertahun-tahun sampai puluhan tahun, seharusnya tidak perlu tes untuk menjadi PPPK.

"Pengabdian mereka yang begitu panjang seharusnya diapresiasi dan diberi penghargaan dengan mengangkat mereka menjadi pegawai PPPK tanpa perlu tes," ujarnya.

Menurut dia, profesi guru hakekatnya adalah pengabdian atau panggilan jiwa, bukan pencari kerja karena itu meskipun dengan honor seadanya, mereka menjalani profesi tersebut dengan keikhlasan dan kesungguhan bahkan ditempatkan di daerah-daerah terpencil.

Dia menilai, kebijakan untuk mengangkat satu juta guru honor menjadi pegawai PPPK, menjadi momentum memberi penghargaan pada jutaan guru honor yang tanpa lelah terus mengabdi dalam dunia pendidikan.

"Mengangkat mereka sebagai pegawai PPPK akan memberi kepastian bagi masa depannya agar pengabdian mereka dalam dunia pendidikan lebih pasti lagi. Sehingga dunia pendidikan kita kualitasnya akan lebih baik dan pada akhirnya akan meningkatkan sumber daya manusia," ujarnya.

Selain itu Muzani menilai, pemerintah Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin bertekad meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan yang berkualitas.

Namun menurut dia, persoalan Covid-19 yang melanda Indonesia dalam dua tahun terakhir menyebabkan kegiatan pendidikan mengalami stagnasi padahal pendidikan adalah hal terpenting dalam meningkatkan sumber daya manusia.

"Semua kegiatan yang menyebabkan perkumpulan banyak orang terhenti, termasuk dunia pendidikan karena semua dilakukan cara daring atau online. Murid tidak ketemu guru, dosen tidak ketemu mahasiswa, santri tidak berjumpa dengan kiainya," katanya.

Ketua Fraksi Partai Gerindra DPR RI itu menilai, pembelajaran melalui daring ternyata sangat dipengaruhi ketersediaan gadget, jaringan internet dan kuota internet.

Hal itu menurut dia yang menyebabkan pendidikan di Indonesia tidak bisa maksimal, bahkan lama kelamaan telah menimbulkan kejenuhan bagi peserta didik, guru, termasuk penyelenggara pendidikan.

"Kondisi kualitas SDM kita pada akhirnya tidak seperti yang diharapkan karena dihasilkan dari suatu proses pendidikan yang kurang sempurna. Apalagi, proses pendidikan ini tidak menjangkau keseluruhan anak didik dan wilayah Indonesia," katanya.(ant/toz)

Berita Terkait :
Topik Terkait
Saksikan Juga
Jangan Lewatkan
Rachel Vennya Penuhi Panggilan Polisi Terkait Data Mobilnya

Rachel Vennya Penuhi Panggilan Polisi Terkait Data Mobilnya

Materi pemeriksaannya adalah soal data mobil Toyota Vellfire B-139-RFS miliknya.
Bawa 500 Tabung Gas Elpiji Sebuah Truk Terbakar Di Tengah Jalan

Bawa 500 Tabung Gas Elpiji Sebuah Truk Terbakar Di Tengah Jalan

Satu Unit mobil truk jenis pengangkut 500 tabung gas elpiji 3 kilogram terbakar hebat di ruas jalan Desa Serdang, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, Selasa (26/10/21).
Sidang

Sidang "unlawful killing", Henry Yosodiningrat: Keterangan Saksi Tak Buktikan Perbuatan Terdakwa

"Kami sepakat menilai tidak ada satupun yang membuktikan kaitannya dengan perbuatan yang didakwakan kepada terdakwa," kata Yosodiningrat.
Wamenkes: Tarif PCR Rp300 Ribu Masuk Akal Untuk Dilaksanakan

Wamenkes: Tarif PCR Rp300 Ribu Masuk Akal Untuk Dilaksanakan

"Setelah dihitung-hitung, kelihatannya angka Rp300 ribu itu menjadi angka yang mungkin masuk akal dan riil untuk dilaksanakan," kata Dante Saksono.
Sales Kaos Kaki Diringkus Polisi setelah Curi Laptop dan Handphone

Sales Kaos Kaki Diringkus Polisi setelah Curi Laptop dan Handphone

Seorang pria paruh baya bernama Hermanto, warga Semarang, Jawa Tengah, diringkus jajaran polres Kulon Progo, setelah nekat menggasak laptop dan handphone
Bejat! Sodomi Anak  di Bawah Umur Tukang Cukur di Gorontalo Terancam 15 Tahun Penjara

Bejat! Sodomi Anak di Bawah Umur Tukang Cukur di Gorontalo Terancam 15 Tahun Penjara

Warga Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, berinisial YS  dibekuk polisi karena mencabuli sejumlah anak laki-laki di bawah umur.
Trending
Brigadir Sony L, Polisi yang Dipukuli Kapolres Nunukan Minta Maaf

Brigadir Sony L, Polisi yang Dipukuli Kapolres Nunukan Minta Maaf

Brigadir Sony L, bintara polisi yang ditendang dan dipukuli Kapolres Nunukan, minta maaf karena mengunggah video penganiayaan.
Sukmawati Resmi Pindah Agama Hari ini

Sukmawati Resmi Pindah Agama Hari ini

Sosok sang Ibunda proklamator Sukarno, yakni Ida Ayu Nyoman Rai Srimben yang ditengarai Sukmawati untuk pindah keyakinan memeluk agama Hindu yang dianut leluhurnya.
PSI Bersedia Tanggung Perawatan Korban Keracunan Nasi Kotak di RS Koja

PSI Bersedia Tanggung Perawatan Korban Keracunan Nasi Kotak di RS Koja

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) bersedia menanggung seluruh perawatan korban diduga keracunan nasi kotak dibagikan PSI yang sedang dirawat di Rumah Sakit Koja.
Brigadir Sony Viralkan Video Dirinya Dipukuli Kapolres Nunukan

Brigadir Sony Viralkan Video Dirinya Dipukuli Kapolres Nunukan

Kepolisian Daerah Kalimantan Utara akan memeriksa anggota Polres Nunukan, Brigadir Sony Limbong yang menjadi korban penganiayaan diduga dilakukan oleh Kapolres Nunukan
Ciaat! Tendang

Ciaat! Tendang "Anunya" Bintara, Kapolres Nunukan Kena Sanksi Berat

Saiful tiba-tiba mendatangi Sony dan menendang kemaluan atau "anunya" korban. Gara-gara kejadian ini, Saiful mendapat sanksi berat.
Bersaing dengan Tenaga Asing,  Ratusan Tenaga Konstruksi Lokal Ikuti Uji Sertifikasi

Bersaing dengan Tenaga Asing, Ratusan Tenaga Konstruksi Lokal Ikuti Uji Sertifikasi

Tantangan serius di sektor Industri yang mulai di 'kuasai' tenaga kerja asing yang dianggap lebih trampil, membuat tenaga kerja lokal di Provinsi Jawa Timur dituntut memiliki keahlian dan keterampilan agar mampu bersaing
Wanita Muda Ditemukan Tewas setelah Cekcok dengan Suami, Tangannya Nyaris Putus

Wanita Muda Ditemukan Tewas setelah Cekcok dengan Suami, Tangannya Nyaris Putus

Suami korban juga mengalami luka sayatan di bagian badan dan mengalami pendarahan.
Selengkapnya
Viral
Jadwal Hari Ini
Jam
Jadwal Acara
Ragam Perkara
16:00 - 17:30
Kabar Petang
17:30 - 18:30
Kabar Petang Pilihan
18:30 - 20:00
Apa Kabar Indonesia Malam
20:00 - 21:30
Catatan Demokrasi
21:30 - 22:00
Kabar Utama
Selengkapnya