Tutup Menu
LIVESTREAM
Artikel
Bank Dunia
Sumber :
  • ANTARA

Gara-gara Varian Delta, Ekonomi Asia Timur & Pasifik "Rusak"

Selasa, 28 September 2021 - 09:24 WIB

Washington - Bank Dunia mengatakan dalam laporan ekonomi terbarunya Senin (27/9), bahwa pemulihan di kawasan Asia Timur dan Pasifik telah dirusak oleh penyebaran varian Delta Covid-19, yang kemungkinan memperlambat pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan ketidaksetaraan di kawasan tersebut

Aktivitas ekonomi mulai melambat pada kuartal II-2021, dan perkiraan pertumbuhan telah diturunkan untuk sebagian besar negara di kawasan ini, menurut World Bank East Asia and Pacific Fall 2021 Economic Update.

Sementara ekonomi China diproyeksikan tumbuh sebesar 8,5 persen, wilayah lainnya diperkirakan tumbuh sebesar 2,5 persen, hampir dua poin persentase lebih rendah dari perkiraan pada April 2021, kata Bank Dunia.

“Pemulihan ekonomi negara-negara berkembang Asia Timur dan Pasifik menghadapi pembalikan nasib,” kata Manuela Ferro, Wakil Presiden Bank Dunia untuk Asia Timur dan Pasifik.

Pada 2020 wilayah tersebut menahan Covid-19 sementara wilayah lain di dunia berjuang, peningkatan kasusCovid-19 pada 2021 telah menurunkan prospek pertumbuhan untuk tahun 2021.

Laporan tersebut memperkirakan sebagian besar negara di kawasan ini, termasuk Indonesia dan Filipina, dapat memvaksinasi lebih dari 60 persen populasi mereka pada paruh pertama tahun 2022. Meski hal itu tidak akan menghilangkan infeksi virus corona, namun akan secara signifikan mengurangi angka kematian, memungkinkan dimulainya kembali aktivitas perekonomian.

Kerusakan yang diakibatkan oleh kebangkitan dan persistensi Covid-19 kemungkinan akan mengganggu pertumbuhan dan meningkatkan ketidaksetaraan dalam jangka panjang, kata Bank Dunia.

“Vaksinasi dan pengujian yang dipercepat untuk mengendalikan infeksi Covid-19 dapat menghidupkan kembali kegiatan ekonomi di negara-negara yang sedang berjuang pada paruh pertama 2022, dan menggandakan tingkat pertumbuhan mereka tahun depan,” kata Kepala Ekonom Bank Dunia Asia Timur dan Pasifik Aaditya Mattoo.

“Tetapi dalam jangka panjang, hanya reformasi yang lebih dalam yang dapat mencegah pertumbuhan yang lebih lambat dan meningkatkan ketidaksetaraan, kombinasi pemiskinan yang belum pernah terjadi di kawasan ini dalam abad ini.”

Bank Dunia mengatakan kawasan tersebut perlu melakukan upaya serius di empat bidang untuk menghadapi peningkatan virus corona: mengatasi keraguan vaksin dan keterbatasan kapasitas distribusi; meningkatkan pengujian dan penelusuran; peningkatan produksi vaksin regional; dan memperkuat sistem kesehatan lokal. Ant/Ner

Berita Terkait :
Topik Terkait
Saksikan Juga
Jangan Lewatkan
BMKG Ingatkan Potensi Bencana Akibat Hujan Lebat di Akhir Tahun

BMKG Ingatkan Potensi Bencana Akibat Hujan Lebat di Akhir Tahun

BMKG mengingatkan adanya potensi bencana alam akibat tingginya curah hujan pada akhir 2021 dan awal 2022.
Gunakan Perahu Nelayan Puluhan Orang Jelajahi Ribuan Hektar Hutan Mangrove

Gunakan Perahu Nelayan Puluhan Orang Jelajahi Ribuan Hektar Hutan Mangrove

untuk mengembangkan pengetahuan dampak positif masyarakat yang menjadi peserta, sehingga dapat mengetahui penting nya pertumbuhan Hutan Mangrove di perairan.
Malu Hamil Diluar Nikah, Remaja Ini Buang Bayi di Sungai

Malu Hamil Diluar Nikah, Remaja Ini Buang Bayi di Sungai

Dari rekonstruksi diketahui tersangka memperagakan adegan sadis menyumpal mulut darah dagingnya dengan plastik bekas pembalut.
Sidang Lanjutan NA Hadirkan Saksi Meringankan

Sidang Lanjutan NA Hadirkan Saksi Meringankan

Tim penasihat hukum NA menghadirkan sejumlah saksi meringankan pada sidang lanjutan di Pengadilan Negeri (PN) Makassar, Sulsel.
Menhan Prabowo: Alutista Harus Dirawat dengan Baik

Menhan Prabowo: Alutista Harus Dirawat dengan Baik

Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto memandang penting perawatan alat utama sistem senjata (alutsista) TNI dengan sebaik-baiknya.
Polda Metro Jaya Ringkus Delapan Jambret Spesialis Pengguna Sepeda

Polda Metro Jaya Ringkus Delapan Jambret Spesialis Pengguna Sepeda

Polda Metro Jaya meringkus delapan orang diduga spesialis pelaku penjambretan kepada para pesepeda dan masyarakat yang tengah berolahraga di empat lokasi Ibu Kota.
Trending
Gunakan Perahu Nelayan Puluhan Orang Jelajahi Ribuan Hektar Hutan Mangrove

Gunakan Perahu Nelayan Puluhan Orang Jelajahi Ribuan Hektar Hutan Mangrove

untuk mengembangkan pengetahuan dampak positif masyarakat yang menjadi peserta, sehingga dapat mengetahui penting nya pertumbuhan Hutan Mangrove di perairan.
BMKG Ingatkan Potensi Bencana Akibat Hujan Lebat di Akhir Tahun

BMKG Ingatkan Potensi Bencana Akibat Hujan Lebat di Akhir Tahun

BMKG mengingatkan adanya potensi bencana alam akibat tingginya curah hujan pada akhir 2021 dan awal 2022.
Usai Vaksin, Mulut Siswa SMA di Padangsidimpuan 'menyong'

Usai Vaksin, Mulut Siswa SMA di Padangsidimpuan 'menyong'

Nurul Zaskya Kawatu (15), salah seorang siswi di Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara. Pasca divaksin, mulut anak pertama dari empat bersaudara itu 'menyong'.
Viral! Beli Hp Rp2,5 Juta yang Diterima Malah 7 Batu

Viral! Beli Hp Rp2,5 Juta yang Diterima Malah 7 Batu

Video yang diunggah akun twitter @aftertandakoma, saat dirinya melakukan ‘unboxing’ atau pembukaan paket HP yang telah dibelinya secara online, kini viral di Media Sosial. Apa pasalnya?
Dikeroyok Sejumlah Gangster, ABG 16 Tahun Tewas di Depok

Dikeroyok Sejumlah Gangster, ABG 16 Tahun Tewas di Depok

Pada saat kejadian, pelaku bermodus menuduh korban dan rekannya memukuli teman pelaku. 
Iko Uwais Jadi Penjahat Bareng Sylvester Stallone Cs

Iko Uwais Jadi Penjahat Bareng Sylvester Stallone Cs

Aktor Iko Uwais akan berperan sebagai penjahat di film "The Expendables 4", dilansir Deadline, Rabu (27/10)
Hanya Karena Tak Diberi Rokok, Pria di Bantaeng Habisi Orang Tua dan Kakak Kandung

Hanya Karena Tak Diberi Rokok, Pria di Bantaeng Habisi Orang Tua dan Kakak Kandung

Pelaku ingin merokok dan menyuruh adiknya untuk pergi ke toko tanpa diberikan uang. Sang adik hanya mengiyakan tanpa beranjak.
Selengkapnya
Viral
Jadwal Hari Ini
Jam
Jadwal Acara
Apa Kabar Indonesia Malam
03:00 - 03:30
Kabar Utama
03:30 - 04:00
Sidik Jari
04:00 - 04:30
Assalamualaikum Nusantara
04:30 - 06:00
Kabar Pagi
06:00 - 06:30
Kabar Arena Pagi
Selengkapnya