Tutup Menu
LIVESTREAM
Artikel
KPK jumpa pers penetapan dan penahanan tersangka kasus suap Pemkab Probolinggo pada 2021
Sumber :
  • ANTARA

KPK Cari Sumber Gratifikasi di Kasus Bupati Probolinggo

Rabu, 13 Oktober 2021 - 14:07 WIB

Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami sumber gratifikasi dan kepemilikan aset dalam kasus yang menjerat Bupati Probolinggo nonaktif, Puput Tantriana Sari (PTS).

Untuk mendalaminya, KPK pada Selasa (12/10) memeriksa 11 saksi untuk dia dan kawan-kawan dalam penyidikan kasus dugaan korupsi seleksi jabatan di lingkungan Pemkab Probolinggo pada 2021, gratifikasi, dan pencucian uang.

"Didalami pengetahuannya antara lain terkait dugaan penerimaan gratifikasi oleh para tersangka yang salah satunya bersumber dari pemberian ASN di lingkungan Pemkab Probolinggo dan kepemilikian aset berupa tanah di beberapa wilayah di Kabupaten Probolinggo," kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri, dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.

Sebelas saksi yang diperiksa, yaitu Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Probolinggo, Taupik Alami, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Probolinggo, Hengki Cahjo Saputra, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Probolinggo, Ugas Irwanto, Kabid Mutasi BKD Kabupaten Probolinggo, Taufiqi, Kasi Evaluasi dan Pelaporan Bidang Jasa Konstruksi dan Peralatan Dinas PUPR Kabupaten Probolinggo, Cahyo Rachmad Dany.

Selanjutnya, Widya Yudyaningsih selaku Subbag Keuangan pada Dinas PUPR Kabupaten Probolinggo, Nuzul Hudan selaku Fungsional Pertama Pengadaan pada Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Kabupaten Probolinggo, Winda Permata Erianti selaku PNS dan tiga notaris masing-masing Poedji Widajani, I Nyoman Agus Pradnyana, dan Fenny Herawati.

Terkait kasus seleksi jabatan, KPK total menetapkan 22 tersangka. Sebagai penerima, yaitu Puput Tantriana Sari, Hasan Aminuddin yang merupakan suami Puput dan juga pernah menjabat sebagai Bupati Probolinggo, Doddy Kurniawan (DK) selaku Aparatur Sipil Negara (ASN)/Camat Krejengan, Kabupaten Probolinggo, dan Muhammad Ridwan (MR) selaku ASN/Camat Paiton, Kabupaten Probolinggo.

Sementara 18 orang sebagai pemberi suap merupakan ASN Pemkab Probolinggo.

Adapun konstruksi perkaranya, KPK menjelaskan bahwa pemilihan kepala desa serentak tahap II di wilayah Kabupaten Probolinggo yang awalnya diagendakan pada 27 Desember 2021 mengalami pengunduran jadwal.

Adapun terhitung 9 September 2021 terdapat 252 kepala desa dari 24 kecamatan di Kabupaten Probolinggo yang selesai menjabat.

Untuk mengisi kekosongan jabatan kepala desa tersebut maka akan diisi oleh penjabat (Pj) kepala desa (kades) yang berasal dari para ASN di Pemkab Probolinggo dan untuk pengusulannya dilakukan melalui camat.

KPK menyebut ada persyaratan khusus di mana usulan nama para Pj kades harus mendapatkan persetujuan Hasan yang juga suami Sari dalam bentuk paraf pada nota dinas pengusulan nama sebagai representasi dari Puput dan para calon Pj kades juga diwajibkan memberikan dan menyetorkan sejumlah uang.

Adapun tarif untuk menjadi Pj kades di Kabupaten Probolinggo sebesar Rp20 juta per orang ditambah dalam bentuk upeti penyewaan tanah kas desa dengan tarif Rp5 juta per hektare.

Setelah ditemukan bukti permulaan yang cukup, KPK juga menetapkan Puput dan suaminya sebagai tersangka kasus dugaan penerimaan gratifikasi dan TPPU dari pengembangan kasus seleksi jabatan. Ner/Ant

Berita Terkait :
Topik Terkait
Saksikan Juga
Jangan Lewatkan
Salut! Rogoh Kocek Sendiri, Anggota Polisi di Polres Kupang Buka Pelatihan Taekwondow Gratis

Salut! Rogoh Kocek Sendiri, Anggota Polisi di Polres Kupang Buka Pelatihan Taekwondow Gratis

Seorang anggota polisi di Polres Kupang Kota, Bripka Ibnu Sanda, membuka pelatihan Taekowondo gratis bagi anak-anak dan remaja di Kota Kupang.
Polri Ungkap Komplotan Judi dan Pornografi

Polri Ungkap Komplotan Judi dan Pornografi "Online" Omzet Rp4,5 miliar

"Dalam pengungkapan ini, penyidik Dittipidum Bareskrim Polri telah menangkap empat orang," kata Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Rusdi Hartono,
Nabung 400 Juta, Simsalabim, Cek Saldo Tinggal 20 Ribu

Nabung 400 Juta, Simsalabim, Cek Saldo Tinggal 20 Ribu

Nasabah KSP-SB di Yogyakarta mengaku kaget saat mengecek saldo karena uang simpanan mereka yang mencapai ratusan juta Rupiah hanya tersisa Rp. 20 ribu.
Pengendara Sepeda Motor Tertabrak KRL Parungpanjang-Tanah Abang

Pengendara Sepeda Motor Tertabrak KRL Parungpanjang-Tanah Abang

Seorang pengendara sepeda motor tertabrak KRL jurusan Parungpanjang-Tanah Abang usai nekad menerobos perlintasan kereta di Jalan Tenaga Listrik, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa.
41 Ribu Lebih Orang Teken Petisi Penolakan Tes PCR Penerbangan

41 Ribu Lebih Orang Teken Petisi Penolakan Tes PCR Penerbangan

Lebih dari 41 ribu orang menandatangani petisi penolakan terhadap kewajiban tes PCR sebagai syarat untuk perjalanan udara hingga Selasa (26/10/2021) siang.
Rachel Vennya Penuhi Panggilan Polisi Terkait Data Mobilnya

Rachel Vennya Penuhi Panggilan Polisi Terkait Data Mobilnya

Materi pemeriksaannya adalah soal data mobil Toyota Vellfire B-139-RFS miliknya.
Trending
Brigadir Sony L, Polisi yang Dipukuli Kapolres Nunukan Minta Maaf

Brigadir Sony L, Polisi yang Dipukuli Kapolres Nunukan Minta Maaf

Brigadir Sony L, bintara polisi yang ditendang dan dipukuli Kapolres Nunukan, minta maaf karena mengunggah video penganiayaan.
Sukmawati Resmi Pindah Agama Hari ini

Sukmawati Resmi Pindah Agama Hari ini

Sosok sang Ibunda proklamator Sukarno, yakni Ida Ayu Nyoman Rai Srimben yang ditengarai Sukmawati untuk pindah keyakinan memeluk agama Hindu yang dianut leluhurnya.
PSI Bersedia Tanggung Perawatan Korban Keracunan Nasi Kotak di RS Koja

PSI Bersedia Tanggung Perawatan Korban Keracunan Nasi Kotak di RS Koja

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) bersedia menanggung seluruh perawatan korban diduga keracunan nasi kotak dibagikan PSI yang sedang dirawat di Rumah Sakit Koja.
Brigadir Sony Viralkan Video Dirinya Dipukuli Kapolres Nunukan

Brigadir Sony Viralkan Video Dirinya Dipukuli Kapolres Nunukan

Kepolisian Daerah Kalimantan Utara akan memeriksa anggota Polres Nunukan, Brigadir Sony Limbong yang menjadi korban penganiayaan diduga dilakukan oleh Kapolres Nunukan
Ciaat! Tendang

Ciaat! Tendang "Anunya" Bintara, Kapolres Nunukan Kena Sanksi Berat

Saiful tiba-tiba mendatangi Sony dan menendang kemaluan atau "anunya" korban. Gara-gara kejadian ini, Saiful mendapat sanksi berat.
Bersaing dengan Tenaga Asing,  Ratusan Tenaga Konstruksi Lokal Ikuti Uji Sertifikasi

Bersaing dengan Tenaga Asing, Ratusan Tenaga Konstruksi Lokal Ikuti Uji Sertifikasi

Tantangan serius di sektor Industri yang mulai di 'kuasai' tenaga kerja asing yang dianggap lebih trampil, membuat tenaga kerja lokal di Provinsi Jawa Timur dituntut memiliki keahlian dan keterampilan agar mampu bersaing
Wanita Muda Ditemukan Tewas setelah Cekcok dengan Suami, Tangannya Nyaris Putus

Wanita Muda Ditemukan Tewas setelah Cekcok dengan Suami, Tangannya Nyaris Putus

Suami korban juga mengalami luka sayatan di bagian badan dan mengalami pendarahan.
Selengkapnya
Viral
Jadwal Hari Ini
Jam
Jadwal Acara
Kabar Petang Pilihan
18:30 - 20:00
Apa Kabar Indonesia Malam
20:00 - 21:30
Catatan Demokrasi
21:30 - 22:00
Kabar Utama
22:00 - 22:30
Buru Sergap
22:30 - 23:30
Kabar Hari Ini
Selengkapnya