Tutup Menu
LIVESTREAM
Artikel
KPK: Interpol terbitkan "red notice" terhadap Harun Masiku
Sumber :
  • Antara

Interpol Terbitkan "Red Notice" Terhadap Harun Masiku

Jumat, 30 Juli 2021 - 18:54 WIB
Oleh :

Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menginformasikan National Central Bureau (NCB) Interpol Indonesia telah menerbitkan "red notice" atas nama Harun Masiku.

"Informasi terbaru yang kami terima bahwa pihak Interpol benar sudah menerbitkan "red notice" atas nama DPO (Daftar Pencarian Orang) Harun Masiku," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.

Mantan caleg PDIP itu merupakan tersangka kasus dugaan suap terkait penetapan anggota DPR RI terpilih Tahun 2019-2024 yang sudah berstatus DPO sejak Januari 2020.

Ali mengatakan KPK terus bekerja dan serius berupaya mencari dan menangkap tersangka Harun yang sebelumnya telah ditetapkan sebagai DPO KPK dalam perkara korupsi pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR RI.

"Upaya pelacakan juga terus dilakukan KPK dengan menggandeng kerja sama dengan Bareskrim Polri, Dirjen Imigrasi Kemenkumham, dan NCB Interpol," ucap dia.

KPK, kata Ali, mengimbau seluruh masyarakat yang mengetahui keberadaan Harun, baik di dalam maupun di luar negeri agar segera menyampaikan informasi kepada KPK, Polri, Kemenkumham maupun NCB Interpol.

"KPK berharap bisa segera menangkap DPO Harun Masiku," kata Ali.

Untuk diketahui, kasus tersebut juga menjerat mantan anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan sebagai tersangka. KPK telah mengeksekusi Wahyu ke Lapas Kelas I Kedungpane Semarang untuk menjalani pidana penjara selama 7 tahun.

Sebelumnya, amar putusan kasasi terhadap Wahyu adalah menjatuhkan pidana penjara selama 7 tahun dan pidana denda sebesar Rp200 juta subsider 6 bulan kurungan ditambah pencabutan hak politik dalam menduduki jabatan publik selama 5 tahun terhitung setelah selesai menjalani pidana pokok.

Sedangkan kader PDI Perjuangan Agustiani Tio Fridelina yang ikut menerima suap Rp600 juta dari Harun bersama-sama dengan Wahyu divonis 4 tahun penjara.

Dalam perkara ini, Wahyu dan Agustiani terbukti menerima uang sebesar 19 ribu dolar Singapura dan 38.350 dolar Singapura atau seluruhnya Rp600 juta dari Harun.

Tujuan penerimaan uang tersebut agar Wahyu dapat mengupayakan KPU menyetujui permohonan PAW anggota DPR RI dari Fraksi PDIP Dapil Sumatera Selatan 1, yakni Riezky Aprilia kepada Harun. (prs/ant)

Berita Terkait :
Topik Terkait
Saksikan Juga
Jangan Lewatkan
Melbourne Gempa, KJRI: Tidak Ada Laporan WNI Jadi Korban

Melbourne Gempa, KJRI: Tidak Ada Laporan WNI Jadi Korban

Konsulat Jenderal RI di Melbourne menyampaikan bahwa sejauh ini tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban dalam peristiwa gempa
Kena OTT, Andi Merya Nur Baru 99 Hari Jadi Bupati

Kena OTT, Andi Merya Nur Baru 99 Hari Jadi Bupati

Andi Merya Nur dilantik oleh Gubernur Sulawesi Tenggara Ali Mazi pada 14 Juni 2021, di Rumah Jabatan Gubernur. 
Atap Gedung SMAN 3  Depok Ambrol Akibat Angin Kencang

Atap Gedung SMAN 3 Depok Ambrol Akibat Angin Kencang

Hujan deras dan angin kencang yang menerjang Kota Depok pada Selasa (21/9) petang, membuat atap plafon di sejumlah ruangan SMAN 3 Depok ambruk
Mobil yang Kecelakaan Maut di Tol Cipali Rusak Parah, Ini Penampakannya

Mobil yang Kecelakaan Maut di Tol Cipali Rusak Parah, Ini Penampakannya

Kecelakaan itu mengakibatkan empat orang meninggal dunia dan delapan korban lainnya luka-luka. Polisi kini masih menyelidiki penyebab kecelakaan tersebut.
Gibran Belum Ditemukan, Jalur Pendakian Gunung Guntur Ditutup

Gibran Belum Ditemukan, Jalur Pendakian Gunung Guntur Ditutup

Jalur pendakian ditutup agar tim pencari bisa fokus tanpa tercampur dengan pendaki yang baru datang.
Gage Bakal Diterapkan di Malioboro saat Weekend

Gage Bakal Diterapkan di Malioboro saat Weekend

Penerapan gage di Malioboro akan didukung tiga pos polisi untuk pemeriksaan kendaraan roda dua maupun roda empat, baik pelat luar kota maupun dalam kota.
Trending
Breaking News! Kecelakaan Maut di Tol Cipali, Empat Orang Tewas

Breaking News! Kecelakaan Maut di Tol Cipali, Empat Orang Tewas

Selain menewaskan empat korban, kecelakaan lalu lintas tersebut juga mengakibatkan delapan orang terluka.
Kecelakaan Maut di Tol Cipali, Ini Identitas Para Korban

Kecelakaan Maut di Tol Cipali, Ini Identitas Para Korban

Peristiwa itu mengakibatkan empat orang meninggal dunia dan delapan korban mengalami luka. Berikut adalah identitas para korban yang seluruhnya berada di mobil B 2935 TRB.
Kecelakaan Maut di Tol Cipali Terjadi Akibat Pecah Ban

Kecelakaan Maut di Tol Cipali Terjadi Akibat Pecah Ban

Kendaraan Suzuki XL 7 yang berpelat nomor B 2935 TRB itu sarat penumpang. Saat kejadian mengangkut 12 orang, termasuk pengemudi.
Kecelakaan Maut di Tol Cipali, Minibus Angkut 12 Orang

Kecelakaan Maut di Tol Cipali, Minibus Angkut 12 Orang

Laka maut yang terjadi pada Rabu (22/9) pagi itu melibatkan melibatkan sebuah minibus dan truk. Mobil diduga menabrak bagian belakang truk.
Kecelakaan Maut di Tol Cipali, Seluruh Korban Ber-KTP Jakarta

Kecelakaan Maut di Tol Cipali, Seluruh Korban Ber-KTP Jakarta

Kecelakaan tersebut melibatkan sebuah minibus dan truk. Mobil berisi 12 orang itu diduga menabrak bagian belakang truk.
MA Batalkan Vonis Bebas Terdakwa Pemerkosa Anak di Aceh

MA Batalkan Vonis Bebas Terdakwa Pemerkosa Anak di Aceh

Mahkamah Agung membatalkan vonis bebas DP, terdakwa pemerkosa anak yang juga merupakan paman korban.
Gibran Belum Ditemukan, Jalur Pendakian Gunung Guntur Ditutup

Gibran Belum Ditemukan, Jalur Pendakian Gunung Guntur Ditutup

Jalur pendakian ditutup agar tim pencari bisa fokus tanpa tercampur dengan pendaki yang baru datang.
Selengkapnya
Viral
Jadwal Hari Ini
Jam
Jadwal Acara
Kabar Siang
13:00 - 13:30
Spektakuler
13:30 - 14:00
Manusia Nusantara
14:00 - 14:30
Tantangan Hidup
14:30 - 15:00
Reka Ulang
15:00 - 15:30
Kabar Pasar
Selengkapnya