News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jawab Kekhawatiran Masyarakat soal TNI Masuk ke Ranah Sipil, Kapuspen: Saya Yakinkan Tidak

Kapuspen TNI Brigjen TNI Muhammad Nas meyakinkan bahwa TNI tidak masuk ke ranah sipil. Kegiatan yang dilakukan selama ini ada dasar undang-undangnya dan MoUnya.
Selasa, 9 Juni 2026 - 18:44 WIB
Kapuspen TNI, Brigjen TNI Muhammad Nas.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Adinda

Jakarta, tvOnenews.com - Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Brigjen TNI Muhammad Nas buka suara mengenai kekhawatiran masyarakat soal TNI yang masuk ke ranah sipil, termasuk soal pemberantasan begal hingga pembangunan di daerah.

Brigjen Nas meyakinkan bahwa TNI tidak masuk ke ranah sipil. Kegiatan yang dilakukan selama ini ada dasar undang-undangnya dan MoUnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Fenomena yang berkembang saat ini juga banyak yang bertanya ke saya, yang dikhawatirkan orang adalah TNI masuk ke ranah sipil. Benar nggak sih? TNI masuk ke ranah sipil?. Saya yakinkan tidak,” kata Nas, di Mabes TNI, Selasa (9/6/2026).

Lebih lanjut Nas menegaskan bahwa kegiatan yang dilakukan bersama dengan pemerintah, bersama kementerian/lembaga, dasarnya Undang-Undang dan itu ada MoU-nya. 

“Jadi tidak ada yang salah. Selama itu sesuai dengan Undang-Undang, selama ada dasarnya, kita laksanakan. Narasi tersebut menyebutkan menciptakan demokrasi berwatak militer atau dwifungsi ABRI, dwifungsi TNI, dan dianggap sebagai ancaman. Saya sendiri tidak pernah merasa mengancam. Kita TNI tidak pernah mengancam itu,” ungkapnya.

Sementara itu, Nas menerangkan, pihaknya melaksanakan itu atas arahan dari pimpinan yang tentunya memiliki pertimbangkan mengapa TNI perlu dilibatkan. 

“Beberapa contoh yang kita lihat dalam program pemerintah saat ini, ada Satgas Penertiban Kawasan Hutan. Kita di situ ngapain? Kita mendampingi. TNI mendampingi kejaksaan, bekerja sama. Hasilnya apa? Mengembalikan harta kekayaan negara sekitar Rp 371 triliun masuk ke kas negara,” ungkap Nas.

“Lalu ketahanan pangan. Ngapain sih TNI di sana? Kita mendampingi, Pak. Beberapa waktu lalu Pak Mentan menyampaikan kenapa kok Babinsa dan Bhabinkamtibmas yang turun. Mereka mendampingi PPL (Penyuluh Pertanian Lapangan), PPL dari kementerian kurang. Setelah semua bisa, baru dikembalikan kepada Kementerian Pertanian. Jadi bukan kita yang mengambil alih Kementerian Pertanian, bukan. Itu ada MoU-nya,” sambungnya.

Hal ini juga termasuk penanggulangan bencana. Secara struktur organisasi merupakan tugas BNPB. Tetapi Nas menjelaskan bahwa TNI tidak bisa diam saat terjadi bencana.

“Yang dibutuhkan bukanlah debat ideologis dengan masyarakat. Yang dibutuhkan mereka apa? Mereka butuh bantuan, butuh obat-obatan, butuh penanganan, dan lain-lain. Apakah kami TNI menunggu perintah untuk turun? Tidak. Kami tidak akan membiarkan rakyat kami susah. Selain perintah, selain itulah tanggung jawab kita, naluri kemanusiaan dikedepankan,” jelasnya.

Kemudian juga berkaitan dengan pembangunan jalan, pembuatan jembatan, leading sektornya yakni Angkatan Darat. 

“Bapak KSAD dengan program jembatan gantung merah putih. Terus apa pembangunan jembatan mengancam keamanan masyarakat? Tidak dong. Pasti yang dapat adalah keuntungan semua. TMMD, tentara manunggal air, itu kan manfaat semua. Ngapain tentara bikin jembatan, ngapain ngurus irigasi, ngurus sumur? Dan lain-lain. Ini kan pertanyaan yang terkadang bikin kita bingung. Yang jelas kita berbuat untuk masyarakat,” jelas Nas.

Termasuk saat ini yang tengah ramai menjadi perbincangan masyarakat mengenai TNI turun tangan menangani begal, Nas menegaskan bahwa yang dikedepankan pihaknya adalah kebutuhan masyarakat.

“Yang ramai lagi sekarang TNI tangani begal, saya sempat diskusi dengan beberapa pengamat yang mendukung, saya tanya kenapa ada yang kontra. yang dikedepankan adalah kebutuhan masyarakat. Masyarakat depan mata ada begal, saya TNI tidak boleh tangani begal, saya biarkan, saya kena lebih berat pasal pembiaran,” tegas Nas.

“Kalau pemerintah menerapkan seperti itu ada dasarnya, apa? Permintaan dari kepolisian namanya operasi perbantuan. apakah mungkin mereka yang protes ini tidak pernah menjadi korban, mungkin. begitu protes, besok anaknya jadi begal, ada di situ kita bantu, kita bantu, protes salah lagi ada TNI percuma saja begal dibiarkan,” sebut Nas.

Maka dari itu, Nas menerangkan, apa yang dikerjakan oleh TNI di daerah basis dan operasi tidak lepas dari sistem pertahanan. Sistem pertahanan Indonesia adalah sistem pertahanan keamanan semesta, artinya seluruh yang ada di Indonesia adalah sistem pertahanan yang dibagi dalam komponen utama, cadangan, dan pendukung

“Saya mengimbau kepada masyarakat, jangan buru-buru menyebut kehadiran kami di ranah sipil sebagai program militerisme. Yang jelas adalah tujuannya, dasar hukumnya ada atau tidak. yang paling utama dampak ke masyarakatnya apa. Yang pasti apapun penilaian terhadap kami, kaki adalah aparat negara yang disiapkan dari awal untuk menegakkan jati diri kami. Kami berpegang teguh kepada sapta marga, sumpah prajurit, delapan laju TNI,” jelasnya. (Ars/rpi)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kolaborasi Pegadaian dan Bank Syariah Nasional Dalam Pendanaan dan Integrasi Layanan Digital, Perkokoh Sinergi Ekosistem Syariah

Kolaborasi Pegadaian dan Bank Syariah Nasional Dalam Pendanaan dan Integrasi Layanan Digital, Perkokoh Sinergi Ekosistem Syariah

PT Pegadaian dan Bank Syariah Nasional (BSN) resmi menjalin kemitraan strategis guna memperkuat ekosistem keuangan syariah di Indonesia. 
Update Ranking Dunia Timnas Voli Putri Indonesia Usai Bungkam Hong Kong Tiga Set Langsung di AVC Women Cup 2026

Update Ranking Dunia Timnas Voli Putri Indonesia Usai Bungkam Hong Kong Tiga Set Langsung di AVC Women Cup 2026

Update Ranking Dunia Timnas Voli Putri Indonesia setelah meraih kemenangan tiga set langsung atas Hong Kong pada laga keempat di fase grup AVC Women Cup 2026.
Gelar Konsolidasi, AMSI Jakarta Tekankan Hak Cipta Karya Jurnalistik

Gelar Konsolidasi, AMSI Jakarta Tekankan Hak Cipta Karya Jurnalistik

Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Jakarta menggelar kegiatan konsolidasi pada 6-7 Juni 2026 di Kepulauan Seribu, Jakarta.
Dapat Dukungan Amicus Curiae dari Puluhan Tokoh, Nadiem Makarim Kecewa Replik Jaksa Abaikan Fakta Persidangan

Dapat Dukungan Amicus Curiae dari Puluhan Tokoh, Nadiem Makarim Kecewa Replik Jaksa Abaikan Fakta Persidangan

Sidang lanjutan kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook di Kemendikbudristek dengan terdakwa Nadiem Makarim, kembali digelar. Agenda pembacaan replik oleh JPU
Momen Erick Thohir Tonton 2 Laga Timnas Indonesia Sehari, Dampingi Garuda Pertiwi di Bandung Tiba-tiba Sudah Selebrasi Gol Ole Romeny

Momen Erick Thohir Tonton 2 Laga Timnas Indonesia Sehari, Dampingi Garuda Pertiwi di Bandung Tiba-tiba Sudah Selebrasi Gol Ole Romeny

Baik Timnas Indonesia dan Timnas Indonesia Putri sama-sama bertanding pada Selasa (9/6/2026) di Jakarta dan Bandung. 
Rekap Hasil Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026, Selasa 9 Juni: Red Sparks Keok

Rekap Hasil Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026, Selasa 9 Juni: Red Sparks Keok

Rekap hasil Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026 pada Selasa (9/6/2026). Salah satunya Red Sparks menelan hasil buruk.

Trending

UU Polri Disahkan DPR Hari Ini, Sahroni: Langkah Bagus, Biar Polri Lebih Mengayomi Tanpa Pandang Bulu

UU Polri Disahkan DPR Hari Ini, Sahroni: Langkah Bagus, Biar Polri Lebih Mengayomi Tanpa Pandang Bulu

Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni dukung pengesahan RUU Polri menjadi UU. Bahkan, ia menilai aturan tersebut menjadi langkah baik untuk mendorong Polri
Tiga Cara Jitu Hadapi Tekanan Fiskal Menurut Chatib Basri, Ekonom Senior: Bisa Diperbaiki

Tiga Cara Jitu Hadapi Tekanan Fiskal Menurut Chatib Basri, Ekonom Senior: Bisa Diperbaiki

Nama Ekonom Senior sekaligus Eks Menkeu Chatib Basri saat ini sedang disorot publik & elite politik. Pasalnya, ia sebut tiga cara jitu hadapi tekanan fiskal.
5 Zodiak Paling Hoki 10 Juni 2026: Virgo Rezeki Nomplok, Taurus Dapat Kabar Gembira 

5 Zodiak Paling Hoki 10 Juni 2026: Virgo Rezeki Nomplok, Taurus Dapat Kabar Gembira 

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling hoki pada 10 Juni 2026, di antaranya Virgo mendapatkan rezeki nomplok dan Taurus dapat kabar gembira dari berbagai arah.
Polda NTT Gelar Seminar The Art of Smart Parenting, Wujudkan Keluarga yang Harmonis

Polda NTT Gelar Seminar The Art of Smart Parenting, Wujudkan Keluarga yang Harmonis

Untuk membangun keamanan tidak hanya dilakukan melalui penegakan hukum, tetapi juga dimulai dari keluarga. Berangkat dari keyakinan tersebut, Polda NTT gelar
DPRD Surabaya Soroti Banyak Jalan Gelap, Kebutuhan PJU Masih Capai 20 Ribu Titik

DPRD Surabaya Soroti Banyak Jalan Gelap, Kebutuhan PJU Masih Capai 20 Ribu Titik

Keluhan terkait PJU masih mendominasi aspirasi warga dalam reses anggota DPRD Surabaya. Wakil Ketua Komisi C DPRD Surabaya Aning Rahmawati menyebut lebih dari 70 persen keluhan yang diterimanya berasal dari persoalan minimnya penerangan jalan di berbagai wilayah.
Erick Thohir Klarifikasi Interaksi Bersama Elkan Baggot yang Viral, Bek Timnas Indonesia Disebut Ketinggian

Erick Thohir Klarifikasi Interaksi Bersama Elkan Baggot yang Viral, Bek Timnas Indonesia Disebut Ketinggian

Erick Thohir sempat menyapa para pemain Timnas Indonesia sebelum menghadapi Oman di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (5/6/2026) lalu dan mengunggahnya di akun Instagram pribadi. 
Prabowo Minta Maaf ke 8 Dubes Negara Sahabat Karena Tertunda Penyerahan Kredensial

Prabowo Minta Maaf ke 8 Dubes Negara Sahabat Karena Tertunda Penyerahan Kredensial

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan permintaan maaf secara langsung kepada delapan duta besar luar biasa dan berkuasa penuh (LBBP) negara sahabat yang baru menyerahkan surat kepercayaan di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Senin (8/6/2026).
Selengkapnya

Viral