Tutup Menu
LIVESTREAM
Artikel
Pekerja mengoperasikan alat berat menyelesaikan lintasan pada proyek kereta api cepat Jakarta-Bandung
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi

Membengkak Rp 4.1 Triliun, DPR Minta Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Diaudit

Minggu, 26 September 2021 - 16:13 WIB

Jakarta - Terkait dengan adanya laporan pembengkakan biaya konstruksi (cost overrun) sebesar Rp4,1 triliun, Anggota Komisi VI DPR RI, Herman Khaeron, menginginkan adanya audit investigasi terkait proyek kereta cepat Jakarta-Bandung,

Herman Khaeron dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (26/9), menyatakan bahwa hingga saat ini belum dilakukan pendalaman terkait penyebab pembengkakan biaya proyek kereta cepat tersebut.

Untuk itu, ujar dia, perlu agar proyek tersebut segera diaudit oleh BPK RI dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), sehingga usulan Penyertaan Modal Negara (PMN) yang akan diberikan memiliki landasan hukum yang kuat.

"Kami belum memutuskan untuk memberikan Penyertaan Modal Negara melalui PT Kereta Api. Syarat utama adalah adanya hasil pemeriksaan BPK dan BPKP," katanya.

Dengan syarat utama tersebut, lanjutnya, maka ke depannya juga agar dapat clear and clean serta memenuhi unsur Good Corporate Governance.

Namun, Herman menilai proyek kereta cepat Jakarta-Bandung perlu tetap dilanjutkan meski target pembangunannya harus mundur.

Untuk itu, ia mengutarakan harapannya agar proyek kereta cepat yang diproyeksikan dapat beroperasi pada 2023 itu ke depannya tidak membebani keuangan negara secara berkelanjutan.

"Yang penting adalah proyek kereta cepat Jakarta-Bandung ini harus betul-betul memiliki nilai manfaat bagi masyarakat," katanya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan proses pengerjaan konstruksi kereta cepat Jakarta-Bandung telah mencapai 73 persen dan moda transportasi mutakhir itu akan menjalani uji coba pada akhir 2022.

Jokowi mengharapkan proyek strategis itu dapat terintegrasi dengan moda transportasi lainnya seperti kereta cepat ringan (Light Rapid Train/LRT) dan Moda Raya Terpadu (MRT) di DKI Jakarta agar menciptakan efisiensi waktu dan jarak tempuh untuk meningkatkan daya saing kegiatan ekonomi.

Pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung juga diharapkan Presiden Jokowi untuk menyertakan transfer teknologi ke tenaga kerja domestik. (ant/mii)

Berita Terkait :
Topik Terkait
Saksikan Juga
Jangan Lewatkan
Fenomena Alam Air Soda Hanya Ada Dua di Dunia, Venezuela dan Sumatera Utara

Fenomena Alam Air Soda Hanya Ada Dua di Dunia, Venezuela dan Sumatera Utara

Berwisata dan berendam di pemandian air panas mungkin sudah biasa, tapi cobalah berendam di pemandian alam air soda.
Kabar Gembira, Menkes: Vaksinasi Usia 5-11 Tahun Dimulai Awal 2022

Kabar Gembira, Menkes: Vaksinasi Usia 5-11 Tahun Dimulai Awal 2022

"Sudah dikaji mengenai pemberian vaksin untuk usia anak-anak. Saat ini sudah ada tiga vaksin yang melakukan uji klinis," kata Budi Gunadi Sadikin.
Salut! Rogoh Kocek Sendiri, Anggota Polisi di Polres Kupang Buka Pelatihan Taekwondow Gratis

Salut! Rogoh Kocek Sendiri, Anggota Polisi di Polres Kupang Buka Pelatihan Taekwondow Gratis

Seorang anggota polisi di Polres Kupang Kota, Bripka Ibnu Sanda, membuka pelatihan Taekowondo gratis bagi anak-anak dan remaja di Kota Kupang.
Polri Ungkap Komplotan Judi dan Pornografi

Polri Ungkap Komplotan Judi dan Pornografi "Online" Omzet Rp4,5 miliar

"Dalam pengungkapan ini, penyidik Dittipidum Bareskrim Polri telah menangkap empat orang," kata Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Rusdi Hartono,
Nabung 400 Juta, Simsalabim, Cek Saldo Tinggal 20 Ribu

Nabung 400 Juta, Simsalabim, Cek Saldo Tinggal 20 Ribu

Nasabah KSP-SB di Yogyakarta mengaku kaget saat mengecek saldo karena uang simpanan mereka yang mencapai ratusan juta Rupiah hanya tersisa Rp. 20 ribu.
Pengendara Sepeda Motor Tertabrak KRL Parungpanjang-Tanah Abang

Pengendara Sepeda Motor Tertabrak KRL Parungpanjang-Tanah Abang

Seorang pengendara sepeda motor tertabrak KRL jurusan Parungpanjang-Tanah Abang usai nekad menerobos perlintasan kereta di Jalan Tenaga Listrik, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa.
Trending
Brigadir Sony L, Polisi yang Dipukuli Kapolres Nunukan Minta Maaf

Brigadir Sony L, Polisi yang Dipukuli Kapolres Nunukan Minta Maaf

Brigadir Sony L, bintara polisi yang ditendang dan dipukuli Kapolres Nunukan, minta maaf karena mengunggah video penganiayaan.
Sukmawati Resmi Pindah Agama Hari ini

Sukmawati Resmi Pindah Agama Hari ini

Sosok sang Ibunda proklamator Sukarno, yakni Ida Ayu Nyoman Rai Srimben yang ditengarai Sukmawati untuk pindah keyakinan memeluk agama Hindu yang dianut leluhurnya.
PSI Bersedia Tanggung Perawatan Korban Keracunan Nasi Kotak di RS Koja

PSI Bersedia Tanggung Perawatan Korban Keracunan Nasi Kotak di RS Koja

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) bersedia menanggung seluruh perawatan korban diduga keracunan nasi kotak dibagikan PSI yang sedang dirawat di Rumah Sakit Koja.
Brigadir Sony Viralkan Video Dirinya Dipukuli Kapolres Nunukan

Brigadir Sony Viralkan Video Dirinya Dipukuli Kapolres Nunukan

Kepolisian Daerah Kalimantan Utara akan memeriksa anggota Polres Nunukan, Brigadir Sony Limbong yang menjadi korban penganiayaan diduga dilakukan oleh Kapolres Nunukan
Ciaat! Tendang

Ciaat! Tendang "Anunya" Bintara, Kapolres Nunukan Kena Sanksi Berat

Saiful tiba-tiba mendatangi Sony dan menendang kemaluan atau "anunya" korban. Gara-gara kejadian ini, Saiful mendapat sanksi berat.
Bersaing dengan Tenaga Asing,  Ratusan Tenaga Konstruksi Lokal Ikuti Uji Sertifikasi

Bersaing dengan Tenaga Asing, Ratusan Tenaga Konstruksi Lokal Ikuti Uji Sertifikasi

Tantangan serius di sektor Industri yang mulai di 'kuasai' tenaga kerja asing yang dianggap lebih trampil, membuat tenaga kerja lokal di Provinsi Jawa Timur dituntut memiliki keahlian dan keterampilan agar mampu bersaing
Wanita Muda Ditemukan Tewas setelah Cekcok dengan Suami, Tangannya Nyaris Putus

Wanita Muda Ditemukan Tewas setelah Cekcok dengan Suami, Tangannya Nyaris Putus

Suami korban juga mengalami luka sayatan di bagian badan dan mengalami pendarahan.
Selengkapnya
Viral
Jadwal Hari Ini
Jam
Jadwal Acara
Kabar Petang Pilihan
18:30 - 20:00
Apa Kabar Indonesia Malam
20:00 - 21:30
Catatan Demokrasi
21:30 - 22:00
Kabar Utama
22:00 - 22:30
Buru Sergap
22:30 - 23:30
Kabar Hari Ini
Selengkapnya