Tutup Menu
LIVESTREAM

KPK Percepat Pemberhentian 57 Pegawai KPK yang Tak Lolos TWK

Jumat, 17 September 2021
Oleh :
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberhentikan 57 pegawai yang gagal dalam tes wawasan kebangsaan (TWK) pada 30 September 2021. Padahal sesuai ketentuan di dalam undang-undang baru KPK nomor 19 tahun 2019, mereka baru dapat dihentikan pada 1 November 2021. Sementara itu para pegawai komisi antirasuah yang diberhentikan menyatakan akan terus berjuang dan melawan pemecatan sepihak

Polemik status 75 orang pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dinyatakan tidak lolos TWK berujung pada pemecatan pegawai KPK. Dari 75 pegawai itu, pimpinan KPK secara resmi memecat 50 pegawai yang tidak lolos TWK. KPK juga memperhatikan enam orang pegawainya yang menolak mendapatkan pembinaan bela negara.

Sementara satu orang pegawai telah memasuki masa pensiun. Sementara 18 orang pegawai yang bersedia mengikuti pelatihan bela negara sudah dilantik menjadi aparatur sipil negara (ASN).

Terhadap pegawai KPK yang dinyatakan tidak memenuhi syarat, mereka diberi kesempatan mengikuti pendidikan dan pelatihan bela negara dan wawasan kebangsaan, namun jika tidak mengikutinya maka tidak bisa diangkat menjadi aparatur sipil negara dan akan diberhentikan dengan hormat pertanggal 30 September 2021.

Ketua Wadah Pegawai KPK nonaktif Yudi Purnomo menyebut para pegawai KPK yang tidak lulus dalam TWK dan dipecat akan tetap melawan dengan menempuh jalur hukum.

"Menurut kami ini adalah upaya untuk melemahkan pemberantasan korupsi. Oleh karena itu, walaupun sampai sekarang kami belum mendapatkan SK pemberhentian, tapi setelah nanti mendapatkan kami akan melakukan perlawanan hukum," tegas Yudi.

Yudi juga berharap Presiden Joko Widodo dapat segera mengambil sikap mengenai permasalahan pegawai KPK yang diberhentikan karena proses TWK. Skandal status kepegawaian KPK bergulir sejak diadakannya TWK sebagai syarat menjadi ASN pada Maret hingga April 2021 lalu. 75 pegawai KPK dinyatakan tak lolos tes wawasan kebangsaan termasuk diantaranya adalah sejumlah penyidik senior yang berperan mengungkap kasus-kasus korupsi kakap di negeri ini.
Berita Terkait :
Topik Terkait
Saksikan Juga
img_title
01:29

Menuju Normalisasi, Petugas Masjid Masjidil Haram Lepas Stiker Jaga Jarak

Pemerintah Kerajaan Arab Saudi mulai melonggarkan aturan pembatasan sosial dengan melepas stiker tan
img_title
01:55

BNPB Kab. Bangli Terus Berikan Bantuan Logistik untuk Para Korban Gempa Bali

Hingga saat ini, akses jalan menuju Desa Trunyan di Kabupaten Bangli Bali masih tertutup tanah longs
img_title
05:52

Karangasem Daerah Rawan Gempa, Ini Penjelasan dari PVMBG

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi menyebut, gempa bumi di Bangli dan Karangasem, Bali d
img_title
02:06

Ngeri, Video Detik-detik Pengendara Motor Terjepit Diantara Dua Bus

Video sebuah bus menabrak bus di depannya dan ibu pengendara motor, terekam kamera penumpang.
img_title
07:21

Pohon Tumbang Timpa Mobil Akibat Hujan Lebat Disertai Angin Kencang di Bogor

Hujan deras yang terjadi di kota Bogor, Jawa Barat sore ini mengakibatkan Pohon tumbang dan menimpa
img_title
01:25

Jasad Dokter Ditemukan di Rusun Tebet, Diduga Sudah 3 Hari

Jasad seorang dokter ditemukan di rumah susun Harum, Tebet, Jakarta Selatan.
img_title
02:30

Aplikasi Quran Majeed Hilang dari App Store China

Salah satu aplikasi Alquran mendadak hilang dari ponsel iPhone dan gawai lainnya yang merupakan prod
img_title
07:31

Pasca-Gempa Bali, Puluhan Rumah Tertimbun Longsor

Hingga saat ini, akses jalan menuju Desa Trunyan di Kabupaten Bangli, Bali masih tertutup tanah long
img_title
04:13

Ridwan Kamil Melarang Kegiatan Susur Sungai Sampai Ada SOP yang Jelas

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil melarang kegiatan alam susur sungai sampai ada standar prosedur op
img_title
01:05

Jasad Wanita Ditemukan Dalam Kondisi Mengenaskan di Ruas Tol

Sesosok mayat wanita ditemukan di ruas Tol Sedyatmo arah Bandara Soekarno-Hatta.
img_title
01:18

Serangan Bom di Masjid Afghanistan, Puluhan Orang Dikabarkan Tewas

Ledakan bom bunuh diri menghantam sebuah masjid bernama Fatimiyah di Kandahar,Afghanistan.
img_title
02:36

Eks Kasatgas Raja OTT, Kini Jual Minuman Kemasan dan Bumbu Dapur

Mantan Kasatgas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Harun Al-rasyid kini memilih berdagang dan mengur
img_title
02:09

Tak Cukup Bukti Kuat, Puluhan Karyawan Pinjol Dipulangkan

Sebanyak 77 orang karyawan perusahaan pinjaman online di Sleman, Yogyakarta dipulangkan dari Mapolda
img_title
09:34

Polisi Lakukan Olah TKP di Sungai Ciamis yang Memakan 11 Korban Siswa Tewas

Tim SAR gabungan hari ini menghentikan proses pencarian terhadap siswa Madrasah Tsanawiyah yang teng
img_title
05:09

11 Jenazah Siswa Susur Sungai di Ciamis Sudah Berhasil Dievakuasi

Diduga karena tak dapat berenang, dua belas orang anggota pramuka di Ciamis ini tenggelam saat menye
img_title
03:26

Sejumlah Rumah dan Tempat Ibadah di Bali Hancur Lebur Akibat Gempa Magnitudo 4,8

Menurut penuturan Kepala Pelaksana BPBD Karangasem, Ida Bagus Arimbawa kerusakan terparah akibat gem
img_title
03:29

Pasca Tenggelamnya 11 Siswa di Ciamis, Sekolah Gelar Doa Bersama

Sejumlah siswa MTS Harapan Baru yang mengikuti kegiatan halang rintang di Ciamis Jawa Barat tenggela
img_title
01:03

Kim Jong-Un Puji Penerjun Pasukan Khusus Korea Utara

Seorang penerjun payung Korea Utara menarik perhatian pengguna media sosial setelah terlihat berfoto
img_title
01:40

Langgar Aturan PPKM Level Tiga, Holywings Digerebek Polisi Akibat Buka Hingga Tengah Malam

Nekat buka di atas ketentuan jam operasional selama PPKM Level 3, tempat hiburan malam Holywings di
img_title
05:13

[BREAKING NEWS] Karangasem Wilayah yang Terparah Terdampak Guncangan Gempa, 1 Orang Tewas

Telah terjadi gempa di Bali persisnya di Karangasem dimana gempa terjadi pada pukul 03.18 pagi tadi
Jangan Lewatkan
Update Kasus  Rudapaksa Lutim, Ayah Korban Lapor Balik

Update Kasus Rudapaksa Lutim, Ayah Korban Lapor Balik

SF mantan suami SR, ibu para anak korban rudapaksa di Luwu Timur, Sulawesi Selatan, melaporkan mantan istrinya atas dugaan pencemaran nama baik.
Wagub DKI: Tokoh Turki Ataturk Akan Jadi Nama Jalan di Jakarta

Wagub DKI: Tokoh Turki Ataturk Akan Jadi Nama Jalan di Jakarta

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan rencana penamaan salah satu ruas jalan di Ibu Kota dengan nama tokoh Turki, Mustafa Kemal Ataturk merupakan bagian dari kerja sama Indonesia dan Turki.
Piala Thomas Kembali ke Tanah Air, Penantian 19 Tahun Berakhir

Piala Thomas Kembali ke Tanah Air, Penantian 19 Tahun Berakhir

Tim merah putih berhasil merebut piala Thomas 2020 usai mengalahkan China dengan skor 3-0.
Cemburu Buta, Ayah di Indramayu Tega Bunuh Anak Tiri

Cemburu Buta, Ayah di Indramayu Tega Bunuh Anak Tiri

Karena cemburu mantan istri menikah lagi, seorang ayah di kabupaten Indramayu, Jawa Barat, tega membununuh anak tiri
10 Pemain Arema Kalahkan Persija 0-1

10 Pemain Arema Kalahkan Persija 0-1

Tim Persija Jakarta gagal memenuhi ambisinya meraih poin penuh setelah dikalahkan Arema FC Malang dengan skor 1-0.
Hujan Es dan Angin Kencang Terjang Madiun

Hujan Es dan Angin Kencang Terjang Madiun

Rumah dan warung rusak serta jaringan listrik terputus.
Opsi Pilpres 2024 Ridwan Kamil Dengan PPP, RK:

Opsi Pilpres 2024 Ridwan Kamil Dengan PPP, RK: "Istikharah"

Kang Emil ini mengungkapkan keinginannya untuk bergabung di partai berlambang Ka'bah, sebagai kendaraan partai untuk maju Pilpres 2024.
Kerugian Material Gempa Magnitudo 4,8 di Karangasem Hampir Rp1 Miliar

Kerugian Material Gempa Magnitudo 4,8 di Karangasem Hampir Rp1 Miliar

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Bali I Made Rentin menyampaikan kerugian material akibat gempa m 4,8 di Kabupaten Karangasem.
Ini Kunci Kemenangan Ganda putra Fajar/Rian Kalahkan China

Ini Kunci Kemenangan Ganda putra Fajar/Rian Kalahkan China

Ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto mengungkapkan kunci kemenangan mereka saat menghadapi pasangan China He Ji Ting/Zhou Hao Dong.
Sadis! Pria ODGJ Tebas Kepala Ayah dan Aniaya Ibu Hingga Kritis

Sadis! Pria ODGJ Tebas Kepala Ayah dan Aniaya Ibu Hingga Kritis

Seorang pria BS (41 tahun) yang diduga Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) menebas kepala ayahnya dengan parang dan menaniaya ibu hingga sekarat.
Trending
Selengkapnya
Viral
Jadwal Hari Ini
Jam
Jadwal Acara
Apa Kabar Indonesia Malam
02:30 - 03:00
-
03:00 - 03:30
Kabar Utama
03:30 - 04:00
Sidik Jari
04:00 - 04:30
Assalamualaikum Nusantara
04:30 - 06:00
Kabar Pagi
Selengkapnya