Tutup Menu
LIVESTREAM

Oknum Polisi Ditangkap Atas Keterlibat Dalam Sindikat Penjualan Senapan Serbu | tvOne

Minggu, 25 Oktober 2020
Oleh :

Jayapura,- Tim gabungan TNI Polri menggagalkan penjualan senjata api jenis senapan serbu di kabupaten Nabire, Papua. Penjualan gelap senjata api ini melibatkan seorang oknum anggota polisi dari satuan Brimob.
Kasus jual beli senjata kepada Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) itu terbongkar pada kamis (22/10) lalu, setelah oknum polisi itu tiba di kabupaten Nabire. Oknum polisi dari Brimob itu sendiri telah ditahan di Polda Papua. Sjumlah saksi masih dimintai keterangan oleh polisi dalam kasus ini.
Kepala kepolisian daerah papua, Irjen Polisi Paulus Waterpauw mengatakan tim gabungan berhasil mengagalkan jual-beli senjata api tersebut.
"Tersangka JH ditahan di Markas Brimob Polda Papua di Kotaraja menyusul penangkapannya di Kabupaten Nabire pada Kamis (21/10)," kata Waterpauw.
Selain JH, penyidik polisi juga menangkap dua warga sipil, termasuk mantan anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI), di Provinsi Sulawesi Selatan, ujarnya.
JH ditangkap di Kabupaten Nabire bersama dengan senapan M16 dan karabin M4. Kedua senapan serbu tersebut kemungkinan besar akan dijual kepada kelompok kriminal bersenjata terkenal di Provinsi Papua, kata Waterpauw.
Kasus perdagangan bersenjata ini terungkap setelah tim gabungan penyidik Polri dan TNI melakukan penyidikan menyeluruh atas maraknya penembakan yang dilakukan kelompok kriminal bersenjata Papua belakangan ini di beberapa daerah.
“Awalnya kami kesulitan mengungkap kasus ini karena kegiatan perdagangan senjata berjalan cukup rapi, dan senjata dilengkapi dengan dokumen resmi dan dipasok oleh angkutan udara,” ujarnya.
Penduduk setempat yang direkrut sebagai kurir dalam aksi kejahatan tersebut mengatakan kepada penyidik gabungan bahwa operasi perdagangan senjata telah dilakukan sebanyak enam kali, katanya seraya menambahkan bahwa kasus perdagangan senjata terbaru ini telah diinformasikan kepada Kapolsek.
Waterpauw mengatakan kasus yang merusak citra lembaga tersebut harus diungkap secara komprehensif karena senjata api yang dijual kepada penjahat bersenjata akan mengancam nyawa warga sipil dan aparat keamanan.
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, senjata api tersebut dijual kepada kelompok kriminal bersenjata yang beroperasi di Kabupaten Intan Jaya, Provinsi Papua. Namun, proses penyelidikan tetap dilanjutkan, ujarnya. (ito/ant)

Berita Terkait :
Topik Terkait
Jangan Lewatkan
Napoleon Bonaparte Masuk Sel M Kece dengan “Gembok Milik Ketua RT”

Napoleon Bonaparte Masuk Sel M Kece dengan “Gembok Milik Ketua RT”

Andi mengatakan, gembok kamar sel yang ditempati oleh Kece ditukar dengan gembok milik tahanan lainnya yang disebut sebagai “Ketua RT”
LHKPN Belum Lengkap, 19 Ribu Pejabat Ditunggu KPK

LHKPN Belum Lengkap, 19 Ribu Pejabat Ditunggu KPK

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencatat 19.967 penyelenggara negara belum melengkapi kekurangan dokumen laporan harta kekayaan penyelenggara negara
IHSG dan Rupiah Kompak Melemah Selasa Pagi

IHSG dan Rupiah Kompak Melemah Selasa Pagi

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Selasa (21/9) dibuka melemah 26,52 poin atau 0,44 persen ke posisi 6.049,79.
Arteta Minta Pemain Arsenal  Jalani Vaksinasi

Arteta Minta Pemain Arsenal Jalani Vaksinasi

Manajer Arsenal, Mikel Arteta, meminta para  pemainnya untuk segera menjalani vaksinasi Covid-19.
Catat, Mulai November Turis Bebas Masuk AS Asalkan...

Catat, Mulai November Turis Bebas Masuk AS Asalkan...

Presiden Joe Biden pada Senin (20/9) mengumumkan akan menghapus larangan perjalanan terkait COVID-19 mulai November
Begini Kronologis Penganiayaan Kece oleh Napoleon Bonaparte

Begini Kronologis Penganiayaan Kece oleh Napoleon Bonaparte

Pada malam kejadian satu orang saksi tahanan lainnya disuruh mengambil plastik putih ke kamar Napoleon Bonaparte yang diketahui berisi tinja (kotoran manusia).
Viral Preman Pungli Pedagang  di Medan, Bawa Samurai dan Pistol

Viral Preman Pungli Pedagang  di Medan, Bawa Samurai dan Pistol

Aksi seorang preman melakukan pungutan liar di pasar Martubung,Kecamatan Medan Labuhan,Kota Medan,Sumatera Utara viral di media sosia.
Dor! Proyektil Bersarang di Paha Siswi SMK di Palangka Raya

Dor! Proyektil Bersarang di Paha Siswi SMK di Palangka Raya

Kepolisian Resor Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, tengah menyelidiki kasus peluru nyasar yang mengenai paha seorang siswi sekolah menengah kejuruan (SMK)
Ricuh Rapat Banggar Humbang Hasundutan, Ketua DPRD Disiram Air

Ricuh Rapat Banggar Humbang Hasundutan, Ketua DPRD Disiram Air

Peserta rapat menyiramkan air dalam gelas ke wajah Ketua DPRD Ramses Lumban Gaol yang dinilai mengabaikan pendapat.
Gibran yang Hilang Misterius saat Mendaki Gunung Guntur Belum Ditemukan

Gibran yang Hilang Misterius saat Mendaki Gunung Guntur Belum Ditemukan

Terakhir kali korban terlihat berada di tendanya pada hari Minggu (19/9).
Trending
Selengkapnya
Viral
Jadwal Hari Ini
Jam
Jadwal Acara
Hidup Sehat
10:00 - 10:30
Coffee Break
10:30 - 11:00
Sidik Jari
11:00 - 13:00
Kabar Siang
13:00 - 13:30
Spektakuler
13:30 - 14:00
Manusia Nusantara
Selengkapnya