Tutup Menu
LIVESTREAM

Kedok Jualan Nasi, Sepasang Suami Istri di Bekasi Ternyata Buka Praktik Aborsi Ilegal | tvOne

Kamis, 11 Februari 2021
Oleh :

Bekasi, Jawa Barat – Petugas kepolisian Polda Metro Jaya mengungkap kasus praktek aborsi ilegal di kota Bekasi, Jawa Barat. Pemilik tempat praktek aborsi ilegal ini diduga pasangan suami istri.

Rumah yang diduga sebagai tempat praktek aborsi ilegal berada di Kampung Cibitung, Mustika Jaya, Kota bekasi ini, Rabu (10/2) sore nampak sepi.

Menurut warga setempat, pasangan suami istri yang menampati rumah itu telah ditangkap anggota Polda Metro Jaya, Senin (9/2) siang lalu.

Pelaku yang ditangkap yakni ER dan ST sudah menempati rumah tersebut delapan tahun dan dikenal berperilaku baik dengan tetangganya.

Warga mengenal profesi pemilik rumah ini sebagai penjual makanan dan tidak mengetahui jika rumah itu telah dijadikan tempat praktek aborsi ilegal.

“Waktu ditangkap saya ga tau kasus apa. Selama ini mereka dagang nasi uduk,” kata warga, Bonim.

Sementara itu, menurut ketua RT setempat, saat penangkapan ia diminta oleh anggota polisi untuk menjadi saksi. “Saya dipanggil untuk menyaksikan, sekitar jam 2 siang. Selama ini warga itu baik baik saja,” kata Ketua RT, Kusnadi.

Sebelumnya anggota kepolisian Polda Metro Jaya sudah menangkap tiga tersangka dalam kasus praktek aborsi ilegal. Selain menangkap sepasang suami istri, polisi juga menangkap satu tersangka yang merupakan pelaku aborsi.

Polisi Tetapkan Tiga Tersangka

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus di Jakarta, Rabu (10/2), menjelaskan dalam pengungkapan praktek aborsi ilegal tersebut pihak kepolisian menangkap tiga orang, salah satunya adalah perempuan yang menjadi pasien klinik aborsi ilegal tersebut.

"Tiga tersangka yang sudah kita amankan. Pertama saudari IR, ini perannya pelaku tindakan aborsi. Kemudian ST, suaminya, bagian pemasaran, mencari pasien untuk dilakukan aborsi. Kemudian RS, pasien yang ingin dilakukan aborsi," kata Yusri.

Penangkapan terhadap ketiganya dilakukan pada 1 Februari 2021 di daerah Pedurenan, Mustika jaya, Bekasi. Lokasi tersebut adalah rumah pribadi IR dan ST yang juga dijadikan tempat untuk melakukan praktek aborsi ilegal.

Saat dilakukan pemeriksaan tersangka IR dan ST, mengaku baru lima kali melakukan praktek aborsi di rumahnya. Namun sebelum itu, IR mengaku juga pernah melakukan praktek serupa pada September 2020 di daerah Bekasi selama satu bulan.

"Pengakuannya buka di sana 15 korbannya, tapi yang berhasil dilakukan penindakan aborsi ada sebanyak 12. Kami masih dalami, apakah pengakuan itu betul atau tidak," kata Yusri.

Tersangka IR sebagai pihak yang melakukan proses aborsi diketahui tidak memiliki kompetensi sebagai tenaga medis. "Yang bersangkutan pernah bekerja di klinik aborsi juga pada 2000 selama kurang lebih hampir empat tahun, tugasnya bagian membersihkan," kata Yusri.

Akibat perbuatanya, para pelaku dikenakan Pasal 194 junto Pasal 75 UU Nomor 36 tentang Kesehatan, Pasal 77 UU Nomor 35 tentang perubahan atas UU Nomor 23 tentang perlindungan anak dengan ancaman penjara maksimal 10 tahun penjara. (ito)

(Lihat juga: Dinkes Pandeglang cabut izin praktek klinik aborsi)

 

Berita Terkait :
Topik Terkait
Jangan Lewatkan
Cegah Omicron Masuk, Indonesia Tunda International Youth Championship 2021

Cegah Omicron Masuk, Indonesia Tunda International Youth Championship 2021

Turnamen International Youth Championship 2021 resmi ditunda karena adanya kebijakan baru dari pemerintah Indonesia terkait pencegahan adanya varian baru Covid-19, yang dikenal dengan nama Omicron.
Cegah Banjir, Pengerukan Waduk Halim Perdanakusuma Jaktim Dilakukan Besok

Cegah Banjir, Pengerukan Waduk Halim Perdanakusuma Jaktim Dilakukan Besok

Pemerintah Kota Jakarta Timur (Pemkot Jaktim) memulai pengerukan Waduk Halim Perdanakusuma, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, pada 4 Desember 2021.
Lagi Cari Pekerjaan??? Yuk Cek Bursa Tenaga Kerja yang Digelar Pemkot Jakbar 13-14 Desember

Lagi Cari Pekerjaan??? Yuk Cek Bursa Tenaga Kerja yang Digelar Pemkot Jakbar 13-14 Desember

Pemerintah Kota Jakarta Barat melenggarakan bursa tenaga kerja (job fair) di Mall Taman Palem, Cengkareng, pada 13-14 Desember mendatang.
Waspadai Virus Omicron, Imigrasi Bandara Soekarno Hatta Tolak 19 WNA

Waspadai Virus Omicron, Imigrasi Bandara Soekarno Hatta Tolak 19 WNA

Pihak imigrasi Bandara Soekarno Hatta menolak 19 Warga Negara Asing (WNA) dari sejumlah negara yang masuk melalui Bandara Soetta, Tangerang, Banten pada Jumat (3/12/2021).
WHO:  Semua Negara Harus Bersiap Hadapi Lonjakan Kasus Baru Covid-19

WHO: Semua Negara Harus Bersiap Hadapi Lonjakan Kasus Baru Covid-19

Negara-negara Asia-Pasifik harus meningkatkan kapasitas layanan kesehatan mereka dan memvaksin populasi mereka secara penuh untuk bersiap menghadapi lonjakan kasus Covid-19 yang dipicu varian Omicron
Dua Orang Penambang Emas di Sukabumi Tewas Tertimbun Lubang Galian

Dua Orang Penambang Emas di Sukabumi Tewas Tertimbun Lubang Galian

Dua orang penambang tewas usai tertimbun lubang galian di Kampung Kiara Dua, Desa Kertajaya, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, tepatnya di Blok Kebon Kopi Perkebunan PT Tugu Cimenteng pada Jumat (3/12/2021).
Kecanduan Game Online Higgs Domino, Karyawan Hotel Curi Emas untuk Berjudi

Kecanduan Game Online Higgs Domino, Karyawan Hotel Curi Emas untuk Berjudi

Kecanduan main game online Higgs Domino (Scatter), seorang karyawan Hotel Perdana di Kota Tarutung
20 Calon Anggota Bawaslu 2022-2027 Lulus Tes Tertulis dan Psikologi

20 Calon Anggota Bawaslu 2022-2027 Lulus Tes Tertulis dan Psikologi

Tim Seleksi Calon Anggota KPU dan Calon Anggota Bawaslu Masa Jabatan Tahun 2022-2027 menyampaikan sebanyak 20 orang calon anggota Bawaslu dinyatakan lulus tahap seleksi tes tertulis, penulisan makalah dan tes psikologi.
Tak Terima Namanya Dicatut sebagai Penerima Bansos, Sejumlah Penyandang Disabilitas di Kota Surabaya Lapor Polisi

Tak Terima Namanya Dicatut sebagai Penerima Bansos, Sejumlah Penyandang Disabilitas di Kota Surabaya Lapor Polisi

Surabaya, Jawa Timur - Merasa namanya dicatut untuk pengajuan bantuan dari berbagai instansi, sejumlah penyandang disabilitas mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Surabaya, Kamis (2/12/2021).
Lolos dari Grup A, Greysia Polii/Apriyani Maju ke Semifinal WTF 2021

Lolos dari Grup A, Greysia Polii/Apriyani Maju ke Semifinal WTF 2021

Greysia Polii/Apriyani Rahayu lolos ke babak semifinal World Tour Finals setelah mengantongi kemenangan kedua pada pertandingan melawan Pearly Tan/Thinaah Muralitharan dari Malaysia, Jumat.
Trending
Selengkapnya
Viral
Jadwal Hari Ini
Jam
Jadwal Acara
Ragam Perkara
20:00 - 21:00
Perempuan Bicara
21:00 - 22:00
Kabar Utama
22:00 - 22:30
Telusur
22:30 - 23:30
Kabar Hari Ini
23:30 - 00:00
Kabar Arena
Selengkapnya