Tutup Menu
LIVESTREAM
Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim
Sulawesi Lainnya
Artikel
Polisi amankan 5 dari 20 pelaku pengeroyokan terhadap 3 orang pengendara di Semarang.
Sumber :
  • Tim tvOne - Didiet Cordiaz

Beralasan Mencari Musuh, Puluhan Remaja di Semarang Bacok Pengendara Motor

Jumat, 5 Agustus 2022 - 20:29 WIB

Semarang, Jawa Tengah - Puluhan orang nekat melakukan pengeroyokan dan pembacokan menggunakan senjata clurit terhadap tiga pengendara motor yang sedang melintas di Jalan Gajahmada atau dekat dengan Hotel Tentrem, Kota Semarang, Jawa Tengah.

Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar mengatakan, ada 20 orang yang terlibat pada kasus kekerasan secara bersama-sama ini. Namun, kepolisian dari Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Semarang masih berhasil menangkap lima orang dan kini sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Para tersangka yang diamankan ini, masing-masing bernama Ramadhan Wibi Saputra, Muhammad Amirul Adli Zakka, Aziz Saputra Nugroho, Danniel Chritianto, Arief Widi Wicaksono. Dalam melakukan aksinya, motif para pelaku nekat mengeroyok hingga membacok korban lantaran ingin mencari musuh.

“Alasannya mencari musuh dan secara kebetulan berpapasan dengan para korban kemudian para pelaku meneriaki dan mengeroyok dan membacok ketiga korban,” ujar Kombes Irwan saat rilis kasus di Mapolrestabes Semarang, Jumat (5/8/2022).

Irwan menerangkan, kasus ini terjadi pada Minggu (31/7/2022) sekira pukul 02.30 WIB. Aksi sadis tersebut bermula ketika puluhan pelaku nongkrong dan minum miras di salah satu tempat di Kota Semarang.

Selang beberapa waktu, para pelaku ini bersepakat untuk berkeliling kota Semarang menaiki sepeda motor untuk mencari musuh. Pada saat di lokasi kejadian, korban yang kebetulan melintas diteriaki oleh para pelaku.

Karena pada saat diteriaki korban merasa dipanggil oleh temannya, kemudian ketiga korban menghampiri pelaku. Namun, saat tiba di hadapan para pelaku, korban malah dipukuli secara bersama-sama dan dibacok menggunakan celurit.

“Karena korban merasa dipanggil oleh kawannya kemudian singgah dan terjadilah pengeroyokan. Bahkan dibacok menggunakan celurit dipukul menggunakan alat-alat yang sudah mereka (para pelaku) siapkan sebelumnya,” terangnya.

Korban atas nama Yulius Agung (19) warga Kalimantan Barat kini dalam kondisi kritis dan belum sadarkan diri sejak dirinya dikeroyok. Sedangkan dua korban lainnya, yaitu Kori Andika (21) warga Jambi dan Bayu Wahana (19) warga Lampung berhasil menyelamatkan diri pada saat dikeroyok.

Secara rinci, korban Yulius mengalami luka bacok di kepala bagian belakang, luka lebam di bagian dahi dan luka lecet di badan. Korban Kori mengalami luka lebam di kelopak mata sebelah kanan, gigi patah, luka lecet di tangan kanan dan kiri, luka lecet di lutut kiri, luka lecet di punggung, lecet pada kaki kanan dan kiri.

Sedangkan korban Bayu mengalami luka lebam di telinga kiri, luka lecet di lengan kiri dan lengan kanan, luka lecet di kaki kanan dan kiri.

“Secara berkelompok mereka melakukan kejahatan ini sehingga korban kemudian yang satu (Yulius) tidak sempat menyelamatkan diri yang sekarang dirawat di RSUD KRMT Wongsonegoro. Yulius sekarang masih kritis belum sadarkan diri sudah hari ke 5,” jelasnya.

“Sedangkan keduanya walaupun terluka masih sempat melarikan diri ke gorong-gorong dan bersembunyi di bawah jembatan. Jadi mereka masih sempat mengamankan diri tidak terkena bacokan senjata tajam yang telah disiapkan para pelaku,” tambahnya.

“Jadi korban waktu itu memang masih menggunakan helm namun tembus menggunakan kepala korban bahkan informasinya sampai ke otak korban,” lanjutnya.

Disisi lain, Kombes Irwan meminta kepada seluruh pelaku yang belum tertangkap untuk segera menyerahkan diri. Jika tidak pihaknya akan melakukan tindakan tegas.

“Ancaman hukumannya dijerat dengan Pasal 170 KUHPidana Tentang Pengeroyokan ancaman penjara 9 tahun,” terangnya.

Sementara itu, Kasatreskrim Polrestabes Semarang, AKBP Donny Lumbantoruan pengungkapan kasus ini setelah pihaknya mendapatkan laporan adanya kejadian pengeroyokan. Mendapat informasi tersebut, kemudian dirinya memerintahkan anggotanya untuk melakukan penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi.

“Petugas mengamankan tersangka Daniel dan Aziz di Gayamsari. Kemudian dilakukan pengembangan didapat tersangka yang melakukan pembacokan atas nama Ramadhani, Arief dan Muhammad,” imbuhnya. (Dcz/Buz)

Berita Terkait :
Topik Terkait
Saksikan Juga
Jangan Lewatkan
Satgas Yonif Raider 321/GT Bersama Warga Bersihkan Material Longsor Yang Tutupi Akses Jalan

Satgas Yonif Raider 321/GT Bersama Warga Bersihkan Material Longsor Yang Tutupi Akses Jalan

Pasca bencana longsor yang terjadi di Nduga Papua, Satgas Yonif Raider 321/GT bersama warga gotong royong membersihkan material longsor yang menutupi jalan
Masalah Air Tanah, Pengamat: DKI Perlu Percepat Pembangunan Jaringan Pipa Air Minum

Masalah Air Tanah, Pengamat: DKI Perlu Percepat Pembangunan Jaringan Pipa Air Minum

Pengamat tata kota dari Universitas Trisakti, Nirwono Joga mengungkapkan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) perlu mempercepat pembangunan jaringan perpipaan air minum  untuk menghentikan eksploitasi air tanah yang berdampak terhadap penurunan permukaan tanah.
Rombongan Pencak Silat Bentrok dengan Warga di Malang

Rombongan Pencak Silat Bentrok dengan Warga di Malang

Rombongan perguruan pencak silat bentrok dengan warga. Peristiwa itu terjadi di Jalan Sudanco Supriadi Sukun, Kota Malang. Kejadian ini viral di media sosial
Teriakan 'Kami Dukung Ganjar' Bergema saat Jokowi Susuri Ruas Jalan Surakarta

Teriakan 'Kami Dukung Ganjar' Bergema saat Jokowi Susuri Ruas Jalan Surakarta

Saat melakukan lari pagi, Jokowi bertemu Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan sang istri Siti Atiqoh Supriyanti di rumah dinas Wali Kota Solo, Loji Gandrung, sekitar pukul 07.45 WIB.
Gerindra-PKB 'Teman Tapi Mesra', Cak Imin Bacakan Pantun untuk Prabowo

Gerindra-PKB 'Teman Tapi Mesra', Cak Imin Bacakan Pantun untuk Prabowo

Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin membacakan pantun di depan Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto.
Presiden Minta Kasus Kematian Brigadir J Segera Terungkap, Agar Citra Polri Tidak Babak Belur 

Presiden Minta Kasus Kematian Brigadir J Segera Terungkap, Agar Citra Polri Tidak Babak Belur 

"Presiden mengharapkan untuk ini bisa terselesaikan supaya citra polisi tidak babak belur seperti saat ini," kata Pramono Anung di Kompleks Istana Kepresidenan.
Trending
Jadi Tersangka Pembunuhan Brigadir J, Brigadir RR Ajudan Putri Candrawathi Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana

Jadi Tersangka Pembunuhan Brigadir J, Brigadir RR Ajudan Putri Candrawathi Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana

Brigadir Ricky Rizal atau Brigadir RR yang merupakan ajudan dari Istri mantan Kadiv Porpam Irjen Pol Ferdy Sambo, ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan.
Terungkap, Insiden Adu Tembak Bharada E dan Brigadir J Hanya Rekayasa

Terungkap, Insiden Adu Tembak Bharada E dan Brigadir J Hanya Rekayasa

Dalam pengakuan Bharada E, tidak ada kejadian adu tembak antara dirinya dan Brigadir J. Hal tersebut disampaikan oleh kuasa hukum baru Bharada E, Deolipa Yumara
Akui Trek Danau Toba Rally 2022 Menantang, Bupati Pakpak Bharat Pastikan Dirinya Ikut APRC

Akui Trek Danau Toba Rally 2022 Menantang, Bupati Pakpak Bharat Pastikan Dirinya Ikut APRC

Danau Toba Rally 2022 seri Kejuaraan Nasional (Kejurnas) sudah berakhir. Namun, pegelaran itu sangat membekas dan berkesan bagi sebagian masyarakat Sumut
Pengikisan Capai 9 Meter Per Tahun, Abrasi di Wilayah Pesisir Penajam Paser Utara Butuh Penanganan Serius

Pengikisan Capai 9 Meter Per Tahun, Abrasi di Wilayah Pesisir Penajam Paser Utara Butuh Penanganan Serius

Abrasi atau pengikisan pantai yang terjadi di wilayah pesisir Desa Api-Api, Kecamatan Waru, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, semakin parah sehingga membutuhkan penanganan serius.
Terbongkar! Sandiwara Brigadir RR Ngakunya Ngumpet di Balik Kulkas Saat Baku Tembak Brigadir J di Rumah Ferdy Sambo, Kini Si Ajudan Putri Candrawathi Jadi Tersangka

Terbongkar! Sandiwara Brigadir RR Ngakunya Ngumpet di Balik Kulkas Saat Baku Tembak Brigadir J di Rumah Ferdy Sambo, Kini Si Ajudan Putri Candrawathi Jadi Tersangka

Jakarta – Perlahan sandiwara kasus penembakan Brigadir J di rumah dinas mantan Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo mulai terbongkar. Bharada E yang sudah ditetapkan menjadi tersangka pada Kamis (4/8/2022), kini mengungkapkan fakta baru yakni pelaku lain yang diketahui adalah ajudan Putri Candrawathi bernama Brigadir RR atau Ricky Rizal.
Bharada E Ngaku ´Tekanan Batin´ Akhirnya Ungkap Pelaku Baru Kasus Brigadir J, Si Brigadir RR Ajudan Istri Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi

Bharada E Ngaku ´Tekanan Batin´ Akhirnya Ungkap Pelaku Baru Kasus Brigadir J, Si Brigadir RR Ajudan Istri Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi

Jakarta – Terungkap tersangka baru ajudan istri Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi dalam kasus Brigadir J. Sebelumnya pengacara Bharada E, Deolipa Yumara menyampaikan bahwa kliennya merasa ´tekanan batin´ hadapi kasus ini, hingga akhirnya siap ajukan diri sebagai justice collaborator dengan tetap meminta perlindungan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).
Duh! Rara Pawang Hujan Langsung Ketar-Ketir, Pesulap Merah Blak-Blakan Bongkar Trik ´Rahasia´ Pawang Hujan, Apa Itu?

Duh! Rara Pawang Hujan Langsung Ketar-Ketir, Pesulap Merah Blak-Blakan Bongkar Trik ´Rahasia´ Pawang Hujan, Apa Itu?

Jakarta – Marcel Radhival atau pesulap merah belum lama ini bongkar-bongkaran soal trik Rara pawang hujan ketika diundang menjadi bintang tamu dalam podcast Arie Untung. Diketahui, Rara pawang hujan alias Rara Istiati kerap kali menuai sensasi setelah pertama kali tampil dalam event bergengsi MotoGP.
Selengkapnya
Viral
Jadwal Hari Ini
Jam
Jadwal Acara
Kabar Petang
18:30 - 20:00
Apa Kabar Indonesia Malam
20:00 - 21:00
Fakta
21:00 - 22:00
Kabar Utama
22:00 - 22:30
Menyingkap Tabir
22:30 - 23:30
Kabar Hari Ini
Selengkapnya