Tutup Menu
LIVESTREAM
Artikel
foto ilustrasi
Sumber :
  • Internet

Orangtua dan Keluarga Wajib Diedukasi Soal Kesehatan Mental Anak Sumbing

Sabtu, 11 September 2021 - 07:54 WIB

Jakarta - Penolakan dan perundungan terhadap anak dengan bibir sumbing atau celah langit-langit mulut tak jarang dilakukan oleh keluarga terdekat, oleh karenanya sangat penting untuk memberikan edukasi kepada orangtua bahwa masalah ini dapat diperbaiki.

Hanlie Muliani, M.Psi, Psikolog Klinis, Sahabat Orang Tua & Anak (SOA) Parenting & Education Support Center, mengatakan sangat normal jika orangtua merasa kaget dan sedih saat mengetahui anaknya mengalami bibir sumbing dan atau celah langit-langit mulut.

Yang harus disadari adalah bibir sumbing dan atau celah langit-langit mulut bukanlah sebuah kutukan, mitos yang sering beredar di masyarakat. Sebab, bibir sumbing dapat diperbaiki sedini mungkin.

"Kaget itu normal dan manusiawi. Ini adalah sesuatu yang bisa terjadi dalam proses kehamilan. Ingat tidak ada satu orang pun yang ingin lahir dengan kondisi sumbing dan sumbing langit-langit," ujar Hanlie dalam webinar "Stop Bullying Bibir Sumbing!".

"Tahap berikutnya menerima apa adanya, menerima dengan tulus, kita memang tidak bisa merencanakan kelahiran, tapi kita bisa merencanakan masa depan," lanjut Hanlie.

Hanlie menjelaskan ketika seorang anak memiliki bentuk bibir yang berbeda dengan teman-temannya, secara otomatis ia akan merasa tidak percaya dini. Pada akhirnya hal ini akan mempengaruhi psikologis dan berpengaruh pada masa depannya, belum lagi jika anak tersebut mendapat penolakan dari keluarga.

Orangtua pun diharapkan bisa bertugas melindungi anak, khususnya dari perundungan keluarga besar. Pemberian kasih sayang pun tidak boleh berubah meski anak memiliki perbedaan fisik.

"Support dari keluarga ini yang paling dibutuhkan sehingga anak bisa dapat penerimaan, orangtua tidak ikut merundung, diumpetin, si anak jadi tidak mau dibawa keluar. Anak harus merasa dicintai, mendapat perlakuan yang sama, kalau ada perundungan orangtua bisa melindung," kata Hanlie.

Lebih lanjut Hanlie mengatakan sangat penting untuk menggugah dan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan mental anak yang mengalami bibir sumbing dan atau celah langit-langit mulut agar kedepannya tidak ada masalah depresi. (ant/afr)

Berita Terkait :
Topik Terkait
Saksikan Juga
Jangan Lewatkan
Api PON akan Dikirab Keliling Papua Dari Sorong

Api PON akan Dikirab Keliling Papua Dari Sorong

Ketua Harian Pengurus Besar PON XX Papua Yunus Wonda pada Rabu di Timikia mengatakan api abadi PON akan diambil dari Sorong pada 26 September nanti.
MA Batalkan Vonis Bebas Terdakwa Pemerkosa Anak di Aceh

MA Batalkan Vonis Bebas Terdakwa Pemerkosa Anak di Aceh

Mahkamah Agung membatalkan vonis bebas DP, terdakwa pemerkosa anak yang juga merupakan paman korban.
Banjir dan Longsor Landa Kabupaten Jembrana Bali

Banjir dan Longsor Landa Kabupaten Jembrana Bali

Bencana banjir dan tanah longsor melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Jembrana, Bali, akibat hujan lebat sejak Senin (20/9) sore hingga malam hari.
Propam Periksa Kepala Rutan Bareskrim Terkait Penganiayaan M. Kece

Propam Periksa Kepala Rutan Bareskrim Terkait Penganiayaan M. Kece

Div Propam Polri memeriksa kepala rumah tahanan negara (Rutan) Bareskrim dalam kasus dugaan penganiayaan Muhammad Kosman alias Muhammad Kece.
Ekshibisi e-sport PON XX Papua Resmi Dibuka

Ekshibisi e-sport PON XX Papua Resmi Dibuka

Penyelenggaraan cabang olahraga ekshibisi e-sport PON XX/2021 di Papua resmi dibuka di lapangan dalam ruangan hoki, arena hoki dan kriket di Doyo Baru, Jayapura, Papua
Kebakaran Toko Cahaya, Petugas: Api Tak Merambat ke Permukiman

Kebakaran Toko Cahaya, Petugas: Api Tak Merambat ke Permukiman

epala Dinas Penanggulangan Kebakaran DKI Jakarta Satriadi Gunawan memastikan kobaran api yang melalap Swalayan Cahaya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan,  tidak merambat ke permukiman warga yang tepat berada di belakangnya.
Trending
MA Batalkan Vonis Bebas Terdakwa Pemerkosa Anak di Aceh

MA Batalkan Vonis Bebas Terdakwa Pemerkosa Anak di Aceh

Mahkamah Agung membatalkan vonis bebas DP, terdakwa pemerkosa anak yang juga merupakan paman korban.
Api PON akan Dikirab Keliling Papua Dari Sorong

Api PON akan Dikirab Keliling Papua Dari Sorong

Ketua Harian Pengurus Besar PON XX Papua Yunus Wonda pada Rabu di Timikia mengatakan api abadi PON akan diambil dari Sorong pada 26 September nanti.
Pratu Ida Bagus, Prajurit TNI AD yang Gugur Saat Evakuasi Nakes Gabriela di Kiwirok

Pratu Ida Bagus, Prajurit TNI AD yang Gugur Saat Evakuasi Nakes Gabriela di Kiwirok

Pratu Ida Bagus Putu, anggota Yonif 403/WP, gugur dalam kontak senjata dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, Selasa pagi
Selama 1 Jam Napoleon Bonaparte dan 3 Tahanan Ada di Sel M Kece

Selama 1 Jam Napoleon Bonaparte dan 3 Tahanan Ada di Sel M Kece

Dalam aksinya NB ternyata tak sendiri, melainkan dibantu oleh tiga tahanan lain.
Anies Baswedan Diperiksa untuk Kasus Korupsi Pengadaan Lahan Hari Ini

Anies Baswedan Diperiksa untuk Kasus Korupsi Pengadaan Lahan Hari Ini

Pemanggilan Anies dan Prasetyo atas kebutuhan penyidik untuk melengkapi berkas tersangka.
M Kece Babak Belur Dianiaya, Ketua MUI Pangandaran : Perilaku Dia Membuat Resah

M Kece Babak Belur Dianiaya, Ketua MUI Pangandaran : Perilaku Dia Membuat Resah

Youtuber M Kece  kembali menjadi sorotan usai dianiaya Irjen Napoleon Bonaparte di tahanan.
Hujan Es Disertai Angin Kencang Terjang Depok dan Bogor

Hujan Es Disertai Angin Kencang Terjang Depok dan Bogor

Hujan es disertai angin kencang terjadi di wilayah Depok, Kota Bogor dan Kabupaten Bogor. Beberapa atap rumah warga hingga fasilitas umum roboh terbawa angin.
Selengkapnya
Viral
Jadwal Hari Ini
Jam
Jadwal Acara
Sidik Jari
04:00 - 04:30
Assalamualaikum Nusantara
04:30 - 06:00
Kabar Pagi
06:00 - 06:30
Kabar Arena Pagi
06:30 - 08:00
Apa Kabar Indonesia Pagi
08:00 - 09:00
Rumah Mamah Dedeh
Selengkapnya