Malam Jumat, Waktunya bagi Suami-Istri Lakukan 'Ritual' Hubungan Intim karena Sunnah Rasul? Ternyata Ustaz Adi Hidayat Bilang Kalau...
- Kolase Tim tvOnenews
Artinya: Dihalalkan bagimu pada malam puasa bercampur dengan istrimu. Mereka adalah pakaian bagimu dan kamu adalah pakaian bagi mereka. Allah mengetahui bahwa kamu tidak dapat menahan dirimu sendiri, tetapi Dia menerima tobatmu dan memaafkanmu. Maka, sekarang campurilah mereka dan carilah apa yang telah ditetapkan Allah bagimu. Makan dan minumlah hingga jelas bagimu (perbedaan) antara benang putih dan benang hitam, yaitu fajar. Kemudian, sempurnakanlah puasa sampai (datang) malam. Akan tetapi, jangan campuri mereka ketika kamu (dalam keadaan) beriktikaf di masjid. Itulah batas-batas (ketentuan) Allah. Maka, janganlah kamu mendekatinya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada manusia agar mereka bertakwa.
Menurut Ustaz Adi Hidayat, ayat ini menerangkan bahwa silahkan suami istri berhubungan intim di waktu yang baik dan cara yang baik.
"Jadi tidak ada waktu-waktu yang spesial. Adapun mungkin tafsiran ini terkait dengan keterangan Nabi SAW dalam hadis riwayat At Tirmidzi," papar Ustaz Adi Hidayat.
Hadis riwayat At Tirmidzi nomor 496, 'Siapa yang mandi di hari Jumat, mandinya sempurna tapi di hari Jumat, dibasuh awal sampai akhirnya seperti mandi junub.'
Menurut Ustaz Adi Hidayat, hadis ini sebagian orang memahami karena ada kata mandi seperti mandi junub. Atau boleh juga ada seseorang datang hasrat di hari Jumat ingin berhubungan suami istri.
Maka hadis ini memberikan keterangan bahwa boleh berhubungan intim suami istri bahkan menjelang shalat Jumat.
(udn)
Baca artikel tvOnenews.com terkini dan lebih lengkap, klik google news.
Load more