Tutup Menu
LIVESTREAM
Penelitian Unair Masih Perlu Uji Klinis Global?

Penelitian Unair Masih Perlu Uji Klinis Global?

Selasa, 18 Agustus 2020

Ahli epidemiologi dari Griffith University, Brisbane, Australia Dicky Budiman mengapresiasi upaya yang dilakukan Pemerintah bersama Universitas Airlangga (Unair) dalam rangka mencari solusi atas pandemi COVID-19. Namun ia mengingatkan kepada para peneliti terutama Unair untuk transparan dalam penelitiannya serta menggunakan standar uji klinis global.

 

Ia mengingatkan, dikarenakan pengalaman buruk terkait obat saat flu burung dan flu babi berlangsung, akhirnya WHO membuat solidarity clinical trial untuk vaksin maupun obat.

 

Perlu diketahui bahwa akibat ketidaktransparansi secara utuh terhadap riset obat anti flu babi dan flu burung waktu itu, belakangan diketahui ternyata ada dampak yang membahayakan kepada pasien yang mengkonsumsi obat tersebut.

 

Untuk itu, menurut dokter yang sudah berkecimpung di dunia medis selama 20 tahun ini, sebelum menetapkan vaksin atau obat tertentu efektif alangkah baiknya jika melakukan uji klinis dengan standar global terlebih dahulu.

 

Untuk menjelaskan argumennya, Dicky mengatakan, bahkan obat hydroxychloroquine yang bahkan sudah teruji secara ilmiah dan sempat digembar-gemborkan sebagai obat anti corona, ternyata dinilai tidak efektif saat diuji oleh WHO melalui proses uji klinis berstandar global.

 

Menanggapi hal tersebut Profesor Djoko Santoso selaku Ketua Senat Akademik Universitas Airlangga (Unair) mengungkapkan efektivitas vaksin yang dikembangkan Unair sudah sesuai dengan regulasi dan etika yang berlaku di skala nasional. "Jadi tentunya itu kita kontrol dengan randomisasi, kerangka penelitian, kita kontrol dengan analisis statistik. Jadi kita sudah meminimalisir bias," ujarnya.

 

Djoko mengungkapkan bahwa penelitian awal vaksin COVID-19 ini sudah dimulai sejak pengumuman kasus 01 oleh Presiden Joko Widodo. Pada awal Maret tersebut, ujar Djoko, komunikasi intens sudah dilakukan pihak Unair dengan para penyandang dana penelitian.

 

"Ketika sudah menerima dana kemudian dikerjakan uji pra klinik. Peneliti menyelesaikan tugasnya mulai dari sel. Kemudian hasil itu diberikan kepada ke pemberi dana lalu mereka bersama tim peneliti memberikan kepada BPOM," sebutnya.

 

Sebelumnya Unair mengaku telah berhasil mengembangkan obat untuk pasien corona yang diklaim memiliki kesembuhan hingga 98 persen. Penelitian Universitas Airlangga ini dilakukan dan dikembangkan oleh tim peneliti Unair yang disponsori oleh Badan Intelijen Negara (BIN) dan TNI.

 

Belakangan pihak Unair mengungkapkan kepada media bahwa pihaknya memang tak prioritaskan publikasi internasional di jurnal medis seperti lazimnya penelitian akademis lainnya. Bagi Unair, yang terpenting adalah agar obat COVID-19 segera ditemukan dan digunakan masyarakat. Walaupun begitu, Unair tetap mempersiapkan langkah-langkah yang diperlukan agar temuan medis ini segera dapat masuk tahap publikasi internasional dan ditelaah oleh tim independen.

Berita Terkait :
Saksikan Juga
Trending
Jokowi Cek Obat Covid-19,  Epidemiolog UI: Itu Obat Keras, Petugas Bilang Ada Bisa Bermasalah

Jokowi Cek Obat Covid-19,  Epidemiolog UI: Itu Obat Keras, Petugas Bilang Ada Bisa Bermasalah

Pandu mengatakan paket obat yg disediakan pemerintah itu kontra-produktif & tidak mendidik rakyat agar hindari konsumsi obat keras.
Presiden Cari Obat Covid-19 di Apotek di Bogor, Hasilnya Nihil

Presiden Cari Obat Covid-19 di Apotek di Bogor, Hasilnya Nihil

Presiden kemudian langsung menelepon Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin.
Sabtu Pagi Harga Emas Jatuh 3,6 dolar AS

Sabtu Pagi Harga Emas Jatuh 3,6 dolar AS

Harga emas turun atau melemah pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu, 24 Juli 2021 pagi WIB).
Ini Jadwal Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020

Ini Jadwal Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020

Sejumlah atlet Indonesia dari beberapa cabang olahraga akan memulai perjalanan tim Merah Putih dalam Olimpiade 2020 Tokyo, Sabtu.
Filipina Diguncang Gempa Magnitudo 6,7

Filipina Diguncang Gempa Magnitudo 6,7

Lembaga Survei Geologi Amerika Serikat (United States Geological Survey/USGS) mengeluarkan informasi terjadinya gempa bumi magnitudo 6,7 di Filipina, Sabtu dini hari, pukul 03.48 WIB.
Red Bull Alami Kerugian 26 miliar rupiah Akibatkan Tabrakan Max Verstappen vs Lewis Hamilton

Red Bull Alami Kerugian 26 miliar rupiah Akibatkan Tabrakan Max Verstappen vs Lewis Hamilton

Tabrakan antara mobil Max Verstappen dan Lewis Hamilton di Grand Prix Inggris telah mengakibatkan Red Bull mengalami kerugian sebesar 1,8 juta dolar AS.
Sejumlah Wilayah Indonesia Diprakirakan Alami Hujan Disertai Petir

Sejumlah Wilayah Indonesia Diprakirakan Alami Hujan Disertai Petir

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BKMG) memprakirakan terjadinya hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai kilat, petir, dan angin kencang di sejumlah wilayah Indonesia.
Selengkapnya
Viral
Jadwal Hari Ini
Jam
Jadwal Acara
Best World Boxing
11:00 - 11:30
Pesona Nusantara
11:30 - 12:30
Kabar Siang
14:00 - 14:30
OnePrix
14:30 - 15:00
Football Vaganza
15:00 - 15:30
Buru Sergap
Selengkapnya