news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Wawancara Karni Ilyas dengan Bakal Calon Presiden Anies Baswedan dan Bakal Calon Wakil Presiden Muhaimin Iskandar (Cak Imin).
Sumber :
  • Tangkapan Layar/tvOne

Anies Baswedan dan Cak Imin Sepakat Jawab Begini ke Karni Ilyas: Cocok dan Cinta Terpendam yang Akhirnya Kesampaian

Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (Cak Imin) sepakat menjawab pertanyaan Karni Ilyas soal jodoh. Anies jawab cocok sementara Cak Imin cinta terpendam.
Kamis, 7 September 2023 - 02:10 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (Cak Imin) sepakat menjawab pertanyaan Karni Ilyas soal jodoh.

Anies Baswedan mengatakan pemilihan Cak Imin sebagai pendampingnya karena faktor kecocokan.

Sementara Cak Imin mengatakan ini merupakan cinta lama yang terpendam akhirnya kesampaian.

Bagaimanakah kisah pasangan ini secara lengkap?

Berikut kisahnya yang dibagikan oleh keduanya dalam program Karni Ilyas dengan judul Anies-Imin, Benar Dijodohkan atau Kawin Paksa.

“Ini bukan berarti dipaksakan tapi karena ada kecocokan,” ujar Anies.

Sementara Cak Imin mengaku ini merupakan cinta terpendam.

“Bukan kawin paksa, ada cinta yang terpendam ternyata sampai,” kata Cak Imin dengan gaya khas guyonnya.

Sebagaimana diketahui, pada Sabtu (2/9/2023), Partai Nasional Demokrat (NasDem) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mendeklarasikan pasangan bakal calon presiden (bacapres) Anies Baswedan dan bakal calon wakil presiden (bacawapres) Cak Imin untuk maju di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Deklarasi ini sontak mengejutkan banyak pihak.

Pasalnya, selama ini keduanya berada di koalisi berbeda.

Anies diusung sebagai capres oleh Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP), sementara Cak Imin dan PKB berada di koalisi pendukung Prabowo atau yang kini disebut Koalisi Indonesia Maju (KIM).

Lantas apakah pasangan Anies-Cak Imin benar dijodohkan atau kawin paksa?


Pasangan Bakal capres-cawapres, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar atau Cak Imin (twitter@cakimiNOW)

Dalam awal wawancaranya, Karni Ilyas langsung menembak keduanya dengan pertanyaan yang menohok.

“Dijodohkan atau kawin paksa, kawin paksa tidak suka tapi harus kawin,” ujar Karni Ilyas dalam pertanyaan pembukanya.

Anies kemudian membeberkan apa yang selama ini terjadi di koalisi perubahan.

Anies mengungkap bahwa selama ini di koalisi perubahan selalu mentok dengan lekas dideklarasikan.

“Nasdem tidak menolak tapi tak mau diputuskan,” ujar Anies.


Anies Baswedan dan Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY (dok Demokrat)

“Di sisi demokrat jika sudah AHY kenapa tidak diputuskan, PKS tak memutuskan kapan,” sambung Anies.

Sementara pilihan baru satu yakni Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Kemudian datanglah tawaran dari Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh.

Anies mengatakan bahwa itu opsi yang sangat bagus.

Kemudian ia dihadapkan dengan dua pilihan.

“Risiko Gus Imin diambil partai lain atau atau sepakat dulu baru bicara,” tandas Anies.

Kemudian Anies mengungkap pemilihan Cak Imin sebagai bacawapres bukanlah tanpa sebab.

“Kalau ini opsi memenuhi kriteria yang disepakati,” kata Anies.

Diketahui Koalisi Perubahan memiliki lima kriteria sebagai bacawapres Anies.

Berikut lima kriteria cawapres Anies


Baliho Anies-Cak Imin (tim tvOnenews/Goldi)

“Pertama, berkontribusi pada pemenangan sehingga memiliki kontribusi signifikan,” jelas Anies.

Kriteria kedua kemudian dikatakan Anies cawapresnya harus dapat membantu mensolidkan dukungan koalisi partai-partai yang mendukungnya.

“Ketiga, bisa membantu efektivitas di pemerintahan,” katanya.

Kriteria keempat kemudian Anies melanjutkan bahwa cawapresnya harus memiliki pemahaman tentang misinya untuk melakukan perubahan dan keberlanjutan.

Terakhir kriteria yang harus dimiliki cawapresnya, Anies mengatakan bahwa secara pribadi harus memiliki chemistry.

“Chemistry nyambung itu sesuatu yang harus terjadi sehingga bisa bekerja sebagai pasangan,” kata Anies.

Kata Anies kepada Karni Ilyas, kriteria itu ada di sosok Cak Imin.

“Kalau itu jika nasdem mengusulkan nama yang tidak memenuhi kriteria itu maka tidak baik. Ini baik,” jelas Anies.

Anies mengatakan opsi ini membuat ada dukungan tambahan dari PKB maka perluasan basis.

“Kalaupun proposal ini datangnya dari PKS atau yang lain ini proposal yang baik,” ujar Anies.

“ini bukan berarti dipaksakan tapi karena ada kecocokan,” sambung Anies.

Kemudian Anies menegaskan bahwa Partai Nasdem bukanlah menolak AHY sebagai bacawapres.

“Tapi tidak mau segera dideklarasikan,” tegas Anies.

Saat Haji Ditawari Orang NasDem, Cak Imin: Saya Masih Punya Pacar


Dok. Prabowo Subianto dan Cak Imin saat Menghadiri Pidato Kenegaraan di Gedung MPR/DPR (tim tvOnenews/Julio)

Dalam dialognya dengan Karni Ilyas, Cak Imin mengatakan bahwa dirinya pernah mendengar bahwa dari PKB menginginkan cawapres Anies dari orang NU.

“Dengar pinginnya cawapresnya anies orang NU,” kata Cak Imin kepada Karni Ilyas.

Kemudian Cak Imin juga mengatakan bahwa saat haji teman-teman dari Partai NasDem sempat menawari. 

“Gimana-gimana? Saya punya pacar saya tak bisa meninggali pacar saya,” kata Cak Imin.

Kemudian Cak Imin menjelaskan bahwa perjalanan PKB di koalisi pendukung Prabowo ibarat melihat aliran air.

“Jika aliran air masih jalan maka lanjut, tapi kalau stagnan ya mandek,” kata Cak Imin.

Kemudian Cak Imin juga mengatakan meski intens melakukan pembicaraan, namun ia sering guyon dengan Partai Gerindra.

“Tapi ingat jika kamu tidak jelas kita lepas,” kata Cak Imin.


Dok. Saat Cak Imin Masih di Koalisi Pendukung Prabowo (tim tvOnenews/Bagas)

Kemudian kata Cak Imin tibalah di satu malam.

“Suatu malam saya tanya, cawapresnya siapa bos, mereka menyebut nama,” kata Cak Imin.

“Siapa yang disebut?” tanya Karni Ilyas.

“Ada salah satu ketua umum partai pendukung,” jawab Cak Imin.

Mendengar hal tersebut, Cak min lantas berpikir cukup jika PKB cabut dari koalisi.

“Saya bilang kalau gitu cukup tanpa PKB, Saya bisa pamit PKB pamit,” kata Cak Imin.

Kemudian, pada 29 Agustus 2023, Surya Paloh mengajaknya makan malam.

“29 pagi bang surya ajak makan malam,” cerita Cak Imin.

Itulah saat dirinya ditawari menjadi bacawapres Anies.

Cak Imin kemudian mengambil dua pesan dari perjodohan dirinya dan Anies.

“Tiba-tiba kamu pacaran lama-lama, tidak jodoh ya mau apa,” katanya.

“Kalau pacaran jangan lama-lama bisa ketinggalan,” tambahnya.

Sebagai informasi, setelah melakukan rapat pleno gabungan di kantor DPW PKB Jawa Timur, PKB akhirnya menerima pinangan Partai NasDem dengan mengusung Muhaimin sebagai bacawapres mendampingi capres Anies Baswedan.

Deklarasi Anies-Cak Imin diselenggarakan di Hotel Yamato pada karena terinspirasi oleh perjuangan arek Surabaya yang merobek bendera Belanda bagian warna biru, sehingga menjadi Bendera Merah Putih, pada 19 September 1945.

Anies dan Cak Imin menawarkan perubahan untuk Indonesia lebih baik lewat Pilpres 2024. 

Untuk diketahui, pendaftaran bacapres dan bacawapres dijadwalkan pada 19 Oktober hingga 25 November 2023. (put)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:41
01:15
01:16
01:29
10:52
04:13

Viral