- (ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana)
Profil PT MEG Milik Tomy Winata yang Datangkan Perusahaan China untuk Membangun Pabrik Kaca Terbesar di Rempang
Dalam pengembangan Rempang Eco City, PT MEG akan menerapkan konsep pembangunan berkelanjutan secara ekonomi, sosial, dan lingkungan.
Proyek tersebut juga akan melibatkan masyarakat setempat dalam semua kegiatan perencanaan dan perancangan untuk mengakomodir kebutuhan masyarakat.
Dalam proyek tersebut, PT MEG sendiri bekerja sama dengan pemerintah pusat, BP Batam, dan investor asing, seperti Xinyi Group dari China yang akan membangun pabrik kaca terbesar kedua di dunia di kawasan tersebut dengan nilai investasi yang sangat fantastis mencapai Rp174 triliun.
Namun, proyek Rempang Eco City ini mendapat penolakan dari masyarakat adat yang sudah menempati Pulau Rempang sejak tahun 1834.
Masyarakat adat menolak relokasi yang ditawarkan oleh pemerintah dan PT MEG karena nilai ganti rugi yang didapat tidak sebanding dengan hak-hak mereka sebagai masyarakat asli.
Masyarakat Pulau Rempang juga berpendapat bahwa kampung mereka memiliki makna historis dan kultural yang dalam. (mg14/muu)