- Kolase tvOnenews.com / Instagram @amkei.ind / istimewa
Tak Langsung Baku Hantam ala Preman, Keiland Refra Sudah Diajarkan John Kei Cara Mengatasi Masalah: Katanya Aku Disuruh Langsung...
tvOnenews.com - Dua sosok preman legendaris, John Kei dan Hercules namanya sudah banyak dikenal di Indonesia, dengan reputasinya di masa lalu yang identik dengan premanisme.
Terkhusus belakangan ini nama Hercules sedang menjadi sorotan tajam atas ketegangannya dengan Mantan Panglima TNI, Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo
Hal ini berawal setelah Hercules dengan lantang menghina Letjen (Purn) Sutiyoso dengan sebutan "sudah bau tanah".
- Tangkapan Layar
Mantan preman Tanah Abang itu membela Wapres Gibran Rakabuming Raka soal usulan pemakzulan yang dituntut oleh Forum Purnawirawan TNI.
Adapun salah satu tokoh yang mendukung pemakzulan tersebut adalah mantan Gubernur DKI, Sutiyoso dan pernah menjadi Wadanjen Kopassus tahun 1992.
Sontak saja pernyataan Hercules soal 'bau tanah' itu menjadi perbincangan hangat publik dan memicu reaksi keras dari kalangan Purnawirawan TNI.
Salah satu tokoh yang cukup keras memberikan reaksi adalah Gatot Nurmantyo.
Gatot mengecam keras sikap Hercules yang dianggap tidak menghargai tokoh Militer Indonesia, Sutiyoso.
Di samping itu, bila berbicara soal premanisme, nama John Kei tak luput. Publik mungkin banyak yang belum mengetahui soal keluarga dari preman legendaris yang sangat disegani yakni John Kei atau John Refra.
Ia memiliki seorang putra yang kini terjun di dunia tinju.
Sepak terjang, sosok John Refra alias John Kei dikenal sebagai mantan preman yang dijuluki 'Godfather Jakarta', karena jejak kriminalitasnya sudah tak asing lagi di Indonesia.
John Kei bahkan tercatat pernah terlibat kasus pembunuhan, dan pamornya sebagai preman saat itu banyak ditakuti orang.
Reputasi John kei di dunia kriminal bukan kaleng-kaleng, dia tergolong preman yang urusan kriminal kelas berat.
Bahkan kebanyakan orang justru cenderung menghindari berurusan dengan John Refra alias John Kei.
Saking dianggap menakutkan, John Kei sang preman itu pun dijuluki sebagai The Godfather.
Meski begitu, saat di Lapas Nusakambangan, ada yang menarik terlihat dari sosok John Kei saat itu.
John Kei sang preman yang menakutkan dan dikenal kejam telah berubah menjadi sosok yang lebih baik setelah mendekam di penjara Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah. Dia mengaku lebih religius.
Hal itu diungkapkan dalam wawancara bersama Andy F Noya pada acara Kick Andy, John Kei memberikan kesaksian tentang perjalanan hidupnya.
Kata-kata John untuk Putranya jika mempunyai masalah
Keiland Refra merupakan putra bungsu John Kei dari lima bersaudara.
Ia memilih menjadi seorang petinju, dan bahkan pada suatu kesempatan mengungkap keinginnya ntuk menjadi tentara.
Prestasi Keiland di dunia boxing adalah pernah meraih medali emas pada kejuaraan Tinju Piala Kapolda Metro Jaya.
Keiland mengungkap soal kegiatannya terjun di dunia tinju saat bincang di Laurend Hutagalung TV, tayang 11 juni 2022.
Tapi ia kesulitan mencari lawan untuk kelas berat, lantaran ia memiliki berat badan mencapai 91 kg.
"Kalau gua sih untuk entertain, bukan karena gua sering ribut di jalan ya, andaikan ada orang kita ribut di jalan," tuturnya dilansir Youtube.
"Kalau gau udah mendalami boxing, bokap gua selalu berpesan,'misalnya kamu ribut dipukul sama orang, kamu harus pukul orang itu jangan lebih dari tiga kali, pukul satu kali kalau udah jatuh, udah selesai," ungkapnya.
Kemudian, Keiland Refra juga mengungkapkan bahwa dirinya sangat dekat dengan ayahnya, John Kei.
"Bokap lu terkenal banget, lu takut nggak sama bokap?" tanya Laurend Hutagalung.
"Takut lah," jawab Keiland Refra.
"Takut kan orang tua, yang gue takutin di bumi ini pertama Tuhan, kedua orang tua," sambung Keiland.
Meski dikenal sebagai preman atau gangster yang garang dan menakutkan, Keiland mengaku tidak pernah dipukul oleh John Kei.
- Kolase tvOnenews
Hanya sebatas membentak, dan tidak pernah dalam waktu yang lama marah kepada anak-anaknya.
"Kalu Bokap sama gua, gak pernah main tangan. Dia paling pernah bentak gua, pukul gua aja gak pernah, paling pakai alat," ujarnya.
"Bokap kan sifatnya keras, terlahir dari dunia keras lah, tapi papa nggak pernah tangannya melayang ke gua," tuturnya.
"Abis marah, besoknya udah nggak, ditanya lagi baik-baik, ngobrol baik-baik, marah siang, sorenya udah nggak, bokap kalau ke anak-anak tipe penyayang," tambahnya. (ind)