- kolase tvOnenews.com
Dua Jenderal Bintang Empat 'Terbelah' Gara-gara Hercules, Hendropriyono Puji Jasa Sang Preman, Eks Panglima TNI ini Malah Bilang...
Hendropriyono mengingatkan publik tentang jasa Hercules di medan tempur saat berperang bersama TNI melawan Fretilin di Timor Timur. Bahkan, ia menyebut Hercules kehilangan kaki dalam pertempuran tersebut.
“Dalam kebersamaannya dengan kita di medan pertempuran, sampai kakinya buntung,” ujar Hendropriyono dalam pernyataan terpisah.
Menurutnya, kehidupan keras Hercules setelah perang adalah konsekuensi dari kondisi fisik dan sosial yang terbatas.
“Kalau dia bisa milih, dia tidak akan menjadi preman. Tapi dia menjadi preman karena tidak ada orang yang mau terima dia kerja dengan kaki buntung, tangan buntung dan mata satu yang sehat. Mungkin tidak ada jalan lain kecuali jalan preman. Itu yang harus kita lihat,” kata Hendropriyono seperti dikutip dari pernyataan resminya.
Pilihannya menjadi preman, kata Hendro, adalah bentuk bertahan hidup, bukan pilihan sukarela.
Perbedaan sikap ini mencerminkan polarisasi tajam di kalangan purnawirawan.
Gatot menilai ucapan Hercules sebagai penghinaan serius terhadap institusi dan kehormatan militer.
Sementara Hendropriyono menekankan pentingnya memahami latar belakang dan penderitaan masa lalu Hercules.
Pertikaian ini sekaligus menunjukkan bahwa para tokoh besar militer Indonesia pun bisa memiliki pandangan yang tak sejalan terkait figur sipil yang kontroversial. (udn/asl)