news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Indonesia for Circular Economy and Sustainability Transformation (ICEST) Institute kembali meluncurkan agenda Indonesian Circular Economy Award (ICEA) dan International Conference on Circular Economy and Sustainability (ICCES) 2026..
Sumber :
  • Istimewa

ICEST Institute Launching ICEA dan ICCES 2026 untuk Wujudkan Ekonomi Sirkular

Indonesia for Circular Economy and Sustainability Transformation (ICEST) Institute kembali meluncurkan agenda Indonesian Circular Economy Award (ICEA) dan International Conference on Circular Economy and Sustainability (ICCES) 2026.
Jumat, 30 Januari 2026 - 21:24 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Indonesia for Circular Economy and Sustainability Transformation (ICEST) Institute kembali meluncurkan agenda Indonesian Circular Economy Award (ICEA) dan International Conference on Circular Economy and Sustainability (ICCES) 2026. Bertemakan "Empowering Leadership, Creating Impact on Sustainable Future Through Circular Economy" atau "Memberdayakan Kepemimpinan, Menciptakan Dampak pada Masa Depan yang Berkelanjutan Melalui Ekonomi Sirkuler", launching tersebut digelar secara hybrid pada Kamis (29/1).

Menurut Chairman ICEST Institute, Suharman Noerman yang turut didampingi oleh Wakil Ketua Dewan Pakar ICEST Institute DR. Edi Iswanto Wiloso gelaran konferensi internasional mengenai ekonomi sirkuler dan keberlanjutan serta pemberian penghargaan bagi pelaku ekonomi sirkular di Indonesia tersebut digelar sebagai tindak lanjut dari Deklarasi Bali 2025 yang dihasilkan pada penutupan ICCES perdana pada 18 November 2025 lalu.

"Deklarasi Bali memberi arti penting bagi penguatan pelaksanaan tata jalan ekonomi sirkular di Indonesia yang sejalan dengan komitmen para pihak terutama pihak dunia usaha dan regulator/pemerintah. ISO 59000 merupakan kerangka kerja internasional dan memandu agar berbagai organisasi bertransisi dari ekonomi linier (habis pakai) menjadi ekonomi sirkular (pemanfaatan limbah tetap menjadi produk berguna)," ungkap Suharman Noerman.

ICEA dan ICCES 2026 yang turut didukung oleh Badan Standardisasi Nasional (BSN), Kementerian PPN/BAPPENAS, Kementerian Perindustrian dan kementerian lainnya sebagai Stakeholder Advisory Group (SAG) lanjut Suharman berkomitmen atas gelaran perdana ICCES di Bali. 

"ICEST Institute akan mempercepat proses transformasi linier menjadi sirkular model dalam proses bisnis dan percepatan pembangunan serta mempertimbangkan azas-azas keberlanjutan sebagai model pembangunan ekonomi hijau terutama di Indonesia," lanjut Suharman menambahkan.

Turut memberikan  dukungan dan partisipasi pada gelaran launching antara lain Donny Purnomo, Sekjend BSN, Leonardo Teguh Sambodo, Kementerian PPN/Bappenas serta Catherine Chevauche (Chair ISO TC CE 323, Perancis) dan Raul Carlson, PhD (Chairman of CEN TC 473 CE, Swedia). Beberapa perusahaan juga diberi kesempatan menjelaskan praktik terbaiknya dalam sirkular ekonomi dalam dialog yaitu PT Pupuk Indonesia (Persero), JOE Green Pte Ltd (Singapura) serta PT PLN (Persero).

Keselarasan kebijakan yang terintegrasi dalam keseimbangan atau harmoni lanjut Suharman menjadi langkah penting agar eksploitasi Sumber Daya Alam (SDA) diminimalisir dan proses industri betul-betul memberikan dampak optimal bagi kemaslahatan umat manusia dimana hal ini sejalan dengan komitmen pencapaian tujuan/target Sustainable Development Goals (SDGs) atau tujuan pembangunan berkelanjutan.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:20
02:24
03:50
01:11
01:32
00:45

Viral