- PBSI
Debut Sensasional, Raymond/Joaquin Tak Mau Terbebani Status Wakil Terakhir Indonesia di All England 2026
Jakarta, tvOnenews.com - Pasangan ganda putra Indonesia Raymond Indra / Nikolaus Joaquin memilih tetap fokus menghadapi semifinal All England 2026 tanpa terbebani status sebagai satu-satunya wakil Indonesia yang tersisa di turnamen tersebut.
Kepastian melaju ke semifinal diraih setelah Raymond/Joaquin menyingkirkan pasangan China Liang Wei Keng/Wang Chang pada babak perempat final yang berlangsung di Utilita Arena Birmingham, Sabtu pagi WIB.
- PBSI
Dalam pertandingan tersebut, pasangan Indonesia tampil meyakinkan dengan menang dua gim langsung 21-18 dan 21-12.
Raymond mengakui tekanan sebagai wakil terakhir Indonesia memang ada, namun ia menegaskan hal itu tidak ingin dijadikan beban oleh mereka.
“Tekanan jadi satu-satunya wakil Indonesia di semifinal All England pasti ada tapi kami tidak mau menjadikan itu sebuah beban,” kata Raymond seperti dikutip dari PBSI.
Langkah Raymond/Joaquin ke semifinal membuat mereka menjadi satu-satunya harapan Merah Putih di turnamen BWF Super 1000 itu.
Sebelumnya, wakil Indonesia dari sektor tunggal putra, tunggal putri, ganda putri, serta ganda campuran telah tersingkir di perempat final.
Bagi Raymond/Joaquin, hasil ini terasa istimewa karena mereka baru pertama kali tampil di All England namun mampu langsung menembus empat besar.
Pasangan yang juga merupakan juara Australia Open 2025 tersebut menilai kepercayaan diri tinggi menjadi faktor utama kemenangan atas pasangan China yang berstatus unggulan ketiga.
“Kami tadi lebih percaya sama diri sendiri dan menjalankan instruksi pelatih untuk lebih banyak mencari dan melakukan serangan,” ujar Raymond.
Sementara itu, Joaquin menambahkan bahwa pola pikir untuk selalu percaya diri menghadapi siapa pun juga membantu mereka tampil maksimal.
“Hari ini kami bertanding dengan pola pikir sama-sama mempunyai kesempatan untuk menang. Jadi kami tanamkan pola pikir itu, dan juga kami targetnya memang ingin melawan senior yang berada di atas kami,” kata Joaquin.
(aes)