news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Menteri ESDM Saat Pidato Menteri di Indo-Pacific Energy Security Ministerial and Business Forum (IPEM) di Tokyo (15/03)..
Sumber :
  • Istimewa

Di Hadapan Menteri Energi Dunia, Menteri ESDM Tunjukkan Bukti Pembangunan Energi Inklusif

Di tengah menguatnya dorongan global untuk mempercepat peralihan ke energi bersih, isu kedaulatan energi kembali mengemuka dalam forum kawasan Indo-Pacific Energy Security Ministerial and Business Forum (IPEM) di Tokyo.
Minggu, 15 Maret 2026 - 15:34 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Di tengah menguatnya dorongan global untuk mempercepat peralihan ke energi bersih, isu kedaulatan energi kembali mengemuka dalam forum kawasan Indo-Pacific Energy Security Ministerial and Business Forum (IPEM) di Tokyo, Jepang pada Minggu (15/3) waktu setempat. 

Pertemuan para menteri dan pelaku industri energi dari negara-negara Indo-Pasifik itu menjadi ruang diskusi tentang bagaimana transisi energi dijalankan tanpa mengganggu stabilitas pasokan maupun kepentingan energi nasional masing-masing negara.

“Forum ini saya sangat mengapresiasi sebagai bentuk dari keberadaan kita semua untuk saling menguatkan, tidak saling melemahkan. Bagaimana negara-negara Indo-Pasifik itu bisa melakukan kerjasama yang saling menguntungkan,” kata Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia di hadapan para delegasi. 

Bahlil menyinggung kondisi global yang semakin kompleks sehingga mengharuskan adanya kolaborasi antarnegara. “Ketika kondisi (konflik) ini kita tidak mampu melakukan kolaborasi yang baik, maka kita juga tidak bisa menyalahkan setiap negara memprioritaskan dengan kebijakan-kebijakan internalnya,” jelasnya. 
   
Bagi Indonesia, percepatan transisi energi harus tetap menghormati hak tiap negara untuk menentukan kebijakan energinya sendiri. Pemerintah Indonesia menegaskan bahwa kondisi ekonomi, struktur energi, dan kebutuhan masyarakat berbeda-beda, sehingga jalur transisi tidak bisa diseragamkan.

Meski demikian, kerja sama internasional tetap diperlukan untuk menjawab tantangan perubahan iklim dan menjaga ketahanan energi, asalkan dibangun atas dasar saling menghormati kebijakan nasional. “Kerja sama dan kolaborasi yang dilakukan harus menguntungkan semua pihak tanpa mengorbankan kepentingan dan tujuan nasional setiap negara,” ujar Bahlil di hadapan para delegasi.

Perluas Akses
Sebagai negara kepulauan dengan kebutuhan energi yang terus meningkat, Indonesia juga menghadapi tantangan menjaga keseimbangan antara upaya menurunkan emisi dan memastikan pasokan energi tetap andal. Pemerintah menekankan bahwa proses transisi harus dilakukan secara bertahap agar tidak mengganggu stabilitas ekonomi maupun aktivitas industri.

“Jangan sampai pergeseran (transisi) ini menimbulkan lonjakan harga energi sehingga malah memperberat beban masyarakat,” ungkapnya. 

Ia menegaskan bahwa strategi transisi energi Indonesia dilakukan secara realistis dengan memanfaatkan potensi sumber daya domestik, seperti pemanfaatan biodiesel. Salah satu langkah yang ditempuh adalah memperkuat program biodiesel dengan memanfaatkan produksi minyak kelapa sawit mentah (CPO) yang selama ini diekspor sekitar 26 sampai 30 juta ton per tahun. 

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:55
01:48
03:02
04:57
01:21
02:42

Viral