- Ist
Debut di New York, Resital Beatrice Gobang Gaungkan Musik Lintas Tradisi ke Panggung Dunia
Perjalanan Musikal
Bagi Beatrice, malam tersebut menandai langkah penting dalam perjalanan belajar dan artistiknya. Remaja kelahiran Jakarta ini tampil pertama kali di panggung internasional Weill Recital Hall, Carnegie Hall New York pada Desember 2022, setelah meraih penghargaan dalam American Protégé International Competition dan Golden Classical Music Awards. Pada Maret 2026 ini ia kembali tampil di Carnegie Hall sebagai First Prize Winner kategori vokal klasik dalam Golden Classical Music Awards Winners’ Concert.
Perjalanan musik pelajar Kolese Gonzaga Jakarta ini dimulai sejak masa kecil melalui biola dan piano dengan metode Suzuki, dan kemudian menekuni studi vokal di The Resonanz Music Studio Jakarta bersama mezzo-soprano Valentina Nova. Sejak 2021, ia melanjutkan pembinaan vokal bersama soprano dan pedagog Aning Katamsi, serta aktif sebagai anggota The Resonanz Children’s Choir sejak 2018. Ia juga mengikuti sejumlah masterclass dari empu dan maestra vokal.
Sementara Ayunia adalah pianis dan pendidik musik kelahiran Surabaya yang telah tampil di berbagai festival internasional termasuk Chan Centre for the Performing Arts. Ia juga memenangkan beberapa kompetisi, termasuk Ananda Sukarlan Award International Piano Competition, Silverman Piano Concerto Competition, dan Indonesia International Piano Competition. Ayunia aktif mengajar, mempresentasikan karya, dan menjadi anggota dewan organisasi guru musik seperti MTNA. Saat ini ia sedang menempuh studi doktoral bidang pedagogi dan pertunjukan piano di Universitas Michigan, Amerika Serikat.
Resital ini diselenggarakan sebagai bagian dari kerja-kolaboratif HeartSongGift, sebuah gerakan budaya yang diinisiasi oleh Avanti Fontana untuk menumbuhkan warisan budaya melalui musik sekaligus mendukung perkembangan talenta-talenta muda.
Melalui program ini, HeartSongGift juga menjalin kemitraan dengan Pondok Baca Kampung Kabor di Maumere, Flores, sebagai bagian dari upaya berbagi dan berkolaborasi dalam kegiatan literasi serta pendidikan musik bagi anak-anak.
Kolaborasi musikal dalam “Poetry, Roots, Resonance” ini menghadirkan lebih dari sekadar konser. Ia menjadi pengingat bahwa musik—yang lahir dari puisi dan ingatan budaya dapat menjadi bahasa bersama yang membawa kenangan, rasa syukur, dan harapan akan keterhubungan antarmanusia dan generasi. Sekaligus menjadi pelengkap malam yang hangat di Manhattan.