- Kolase tvOne/Instagram @dedimulyadi71 dan @sundalandmedia
Tidak Terima Ditertibkan Dedi Mulyadi, Kades Ini sampaikan Permintaan Khusus untuk 40 Relawan
Jakarta, tvOnenews.com- Lagi ramai dimedia sosial video seorang Kepala Desa (Kades) yang memberikan sinyal menolak ditertibkan oleh Dedi Mulyadi.
Muncul video Kades Margaluyu, Kecamatan Manonjaya, Dian Cahyadinata yang menunjukan ketidaksetujuan atas kebijakan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Dengan jelas, Dedi Mulyadi disapa KDM itu mengingatkan persoalan penertiban di Jembatan Cirahong menjadi OR bersama dengan aparat dan pemerintah provinsi Jawa Barat.
- YouTube LEMBUR PAKUAN CHANNEL
Namun menurut Kades Dian, pemerintah juga perlu memerhatikan nasib para 'relawan' yang kurang lebih ada 40 orang.
Menurutnya para relawan sudah berada lama untuk ikut menjaga Jembatan Cirahong itu. Dia meminta lowongan pekerjaan.
"40 orang ini harus bagaimana? Ya, minimal kita harus perhatikan untuk pekerjaannya seperti apa?" ujarnya melansir dari Instagram @sundalandmedia.
"Adanya petugas relawan yang bertugas berjaga di situ, ini mah muklis keinginan dorongan hati nurani dari petugas relawan yang ingin agar lalu lintas dari arah Ciamis ke Tasik atau sebaliknya supaya tidak terjadi kecelakaan, supaya lalu lintasnya lancar," kata Dian.
- Kolase tvOne/Instagram @dedimulyadi71 dan @sundalandmedia
Setelah melihat video tersebut, Dedi Mulyadi merespons ucapan Kepala Desa menyinggung nasib para relawan Jembatan Cirahong, Jawa Barat.
KDM itu menyampaikan pesan tegas, jika Pemerintah Jabar akan mengurus bersama masyarakat sekitar.
"Sedangkan untuk keamanan, alam menurut saya keamanan adalah tanggung jawab kita bersama, tanggung jawab aparat, tanggung jawab warga di lingkungan untuk menjaga keamanan di lingkungannya masing-masing," katanya.
"untuk itu yuk mari kita bersama-sama mewujudkan tata lingkungan di provinsi Jawa Barat yang aman nyaman bagi seluruh warga dan bebas dari pungutan ataupun sumbangan apapun (Pungli)," tegas KDM dalam Instagramnya, Minggu (12/4).
Isu Jembatan Cirahong ramai, karena sebelumnya, KDM menyampaikan akan menindak tegas pihak manapun yang melakukan pungutan liar (Pungli) di Jembatan Cirahong.
"Apabila masih terus dilakukan pungutan, maka kami akan melakukan tindakan, bahwa saudara telah melakukan pungutan liar terhadap masyarakat. Saya ucapkan terima kasih dan pasti ujung-ujungnya adalah pidana," tegas Bapa Aing itu.