- istimewa
MedisinLab Diluncurkan, Jawab Tantangan Digitalisasi Laboratorium Kesehatan Daerah
Jakarta, tvOnenews.com - Medisin secara resmi meluncurkan inovasi terbarunya, MedisinLab, dalam ajang Lab Indonesia Event yang diselenggarakan di ICE BSD pada 15–17 April 2026. Peluncuran ini dilakukan dalam rangkaian Seminar Ilmiah Peningkatan Mutu Pelayanan Laboratorium yang diselenggarakan oleh Akselerasi Laboratorium Kesehatan Daerah (ASLABKESDA).
MedisinLab merupakan sistem digital terintegrasi yang dirancang khusus untuk mendukung operasional Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) di Indonesia. Kehadiran sistem ini menjadi bagian dari upaya mendorong transformasi digital di sektor laboratorium kesehatan, sekaligus menjawab tantangan penggunaan sistem yang belum terintegrasi serta masih adanya proses layanan manual.
CEO dan Co-Founder Medisin, Mursyid Naufal, menyampaikan bahwa MedisinLab hadir sebagai solusi untuk menyatukan berbagai layanan laboratorium dalam satu platform terpadu.
“Sistem ini kami rancang untuk menjawab kebutuhan Labkesda yang masih menggunakan berbagai sistem terpisah, bahkan sebagian masih berjalan manual. MedisinLab menghadirkan konsep one system for all services, mencakup layanan laboratorium klinik, lingkungan, mikrobiologi, hingga kalibrasi,” ujar Mursyid.
MedisinLab dikembangkan dengan pendekatan full paperless, sehingga seluruh proses administrasi dan operasional dapat dilakukan secara digital. Layanan ini juga dilengkapi fitur, pendaftaran online dan tracking sampel secara real-time, sehingga pasien dapat dengan mudah melakukan pendaftaran serta memantau proses pemeriksaan hingga melihat hasil laboratorium langsung dari rumah.
Untuk menjamin keamanan dan keabsahan dokumen, MedisinLab telah mengimplementasikan Tanda Tangan Elektronik yang diakui oleh Komdigi dan bekerja sama dengan VIDA Sign, sehingga setiap hasil pemeriksaan memiliki validitas dan keamanan yang terjamin.
Lebih lanjut, MedisinLab dikembangkan dengan mengacu pada standar 'SATUSEHAT Kementerian Kesehatan', sehingga mendukung integrasi dan interoperabilitas data kesehatan secara nasional.
Ketua ASLABKESDA, Endra Muryanto menyampaikan bahwa pemanfaatan teknologi merupakan langkah penting dalam meningkatkan mutu pelayanan laboratorium.
“Dengan dukungan teknologi, proses pelayanan laboratorium akan menjadi lebih mudah, cepat, dan terstandar. Hal ini tentu akan sangat membantu dalam upaya peningkatan mutu pelayanan kepada masyarakat,” ungkapnya.
Dalam kesempatan yang sama, dr. Weni Muniarti, MPH selaku perwakilan Direktorat Tata Kelola Pelayanan Kesehatan Primer, menyampaikan bahwa pengembangan Sistem Informasi Laboratorium Nasional (SILNAS) saat ini masih dalam tahap uji coba di 10 Labkesmas di bawah Kementerian Kesehatan. Ia menambahkan bahwa Labkesda yang telah memiliki sistem laboratorium dapat mengajukan interoperabilitas data dengan SILNAS.
Hal ini membuka peluang besar bagi sistem seperti MedisinLab untuk terintegrasi dalam ekosistem digital kesehatan nasional, khususnya dalam mendukung harmonisasi data laboratorium.
Bahkan medisin id menargetkan MedisinLab dapat diimplementasikan secara luas di seluruh laboratorium kesehatan di Indonesia guna meningkatkan efisiensi, transparansi, dan kualitas pelayanan.
Dengan peluncuran MedisinLab, Medisin menegaskan komitmennya dalam mendorong digitalisasi layanan kesehatan di Indonesia, khususnya pada sektor laboratorium, guna menghadirkan layanan yang lebih cepat, akurat, dan terintegrasi. (aag)