news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Gubernur Malut Sherly Tjoanda Laos.
Sumber :
  • Instagram/@s_tjo

Target Besar Gubernur Sherly Tjoanda Ingin UMKM Malut Naik Kelas, Sebut Perempuan Punya Peran Besar

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos menginginkan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) naik kelas di mana perempuan sebagai tulang punggungnya.
Selasa, 21 April 2026 - 17:01 WIB
Reporter:
Editor :

Ternate, tvOnenews.com - Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos menyoroti Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Ia menginginkan pelaku UMKM di Malut naik kelas.

Sherly Tjoanda membicarakan hal ini saat hadir di kegiatan penguatan kapasitas UMKM. Gelaran ini diinisiasi oleh Perwakilan Maluku Utara Bank Indonesia (BI) sekaligus untuk perayaan Hari Kartini 2026 di Bela Hotel, Senin (20/4/2026).

Sherly memberikan penilaian terhadap UMKM. Melalui pelatihan tersebut, ia menyebut hal ini sebagai langkah strategis semakin memperkokoh kapasitas UMKM berbasis digital.

Menurutnya, tujuan UMKM harus bertransformasi ke ekosistem digital sebagai akses perluasan akses pasar hingga terus mengembangkan daya saing. Di momen Hari Kartini, Sherly melihat perempuan sebagai motor penggerak utamanya.

"Perempuan yang berdaya itu tidak hanya soal bertahan hidup, tapi memiliki keberanian, kapasitas dalam mengambil suatu keputusan," ujar Sherly Tjoanda dalam keterangan resminya dikutip, Selasa (21/4/2026).

Kenapa Sherly Tjoanda Nilai Perempuan Berperan di Sektor UMKM?

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda dalam sambutannya di kegiatan penguatan kapasitas UMKM
Sumber :
  • Pemprov Malut

Gubernur Malut tersebut menjelaskan, perayaan Hari Kartini sebagai momentum terbaik bagi seorang perempuan, terutama dari Maluku Utara.

Istri mendiang Benny Laos itu mengenang cara berpikir seorang perempuan. Baginya, perempuan memiliki upaya yang berbeda.

Selain itu, kata dia, seorang perempuan kerap memperjuangkan ruangnya bagaimana selalu bisa belajar. Dalam hal ini,perempuan Malut diyakini semakin berdaya terutama pada sektor ekonomi.

Ia menambahkan, salah satu faktor ekonomi di daerah bergerak ditandai dengan kelancaran UMKM. Sebab, UMKM dapat memberikan kontribusi sekitar 60 persen ekonomi daerah.

"Karena tulang punggung dari UMKM itu adalah perempuan," terangnya.

Lebih lanjut, wanita berusia 43 tahun ini memberikan penilaian tentang pelatihan penguatan kapasitas UMKM tersebut. Baginya, agenda ini sebagai peluang membuka kolaborasi.

Ia mencontohkan agenda pelatihan tersebut mendorong Pemprov, kabupaten/kota, lembaga hingga kementerian dapat mendorong ekonomi daerah. Biasanya mereka memberikan kapasitas hingga akses modal menjadi bagian dari fasilitatornya.

Apa Saja Tantangan bagi UMKM Malut?

Ia memaparkan, salah satu tantangan UMKM di Malut yang kerap terjadi. Contoh sederhananya market.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:15
05:13
01:54
02:04
01:04
05:37

Viral