- Disney Studios
The Devil Wears Prada 2 Resmi Tayang, Mampukah Se-Ikonik Film Pertamanya?
Film ini kembali disutradarai oleh David Frankel, yang juga menggarap film pertamanya. Sementara naskah ditulis oleh Lauren Weisberger bersama Aline Brosh McKenna, memberi pendekatan yang lebih segar karena tidak lagi sekadar adaptasi novel, melainkan cerita original.
Selain trio utama, film ini juga menghadirkan beberapa wajah baru yang memperkaya dinamika cerita.
Salah satunya adalah Simone Ashley yang berperan sebagai asisten baru Miranda, menghadirkan energi segar sekaligus perspektif generasi baru di tengah kerasnya industri fashion.
Tidak hanya Simone Ashley, hadirnya wajah baru seperti Justin Theroux, Lucy Liu, Patrick Brammall, Caleb Hearon, Helen J. Shen, Pauline Chalamet, B. J. Novak, serta Rachel Bloom juga ikut memperkaya dinamika cerita dan memperluas semesta Runway agar terasa lebih relevan dengan perkembangan zaman.
Atmosfer film ini jelas berhasil menghadirkan kembali pesona dunia fashion yang glamor sekaligus brutal.
Visualnya lebih polished, ritmenya cepat, dan dialognya tetap dipenuhi sindiran tajam khas film pertama.
Performa Meryl Streep pun masih menjadi tulang punggung, dengan karakter yang tetap dominan tanpa kehilangan kompleksitas.
Namun, jika dibandingkan dengan film pertama, sekuel ini terasa lebih berisik secara naratif.
Film ini terlihat terlalu memaksa dan mencoba lebih relevan dengan isu modern seperti media digital dan budaya influencer hingga kehilangan fokus emosional yang dulu sangat kuat dan juga ikonik.
Meskipun begitu, chemistry antara karakter lama juga masih sangat layak mendapatkan pujian tertinggi.
Namun, banyak para kritikus film yang merasa film ini bermain aman dan juga hanya disajikan bagi fans fashion dan juga fans film pertamanya.
Kelemahan paling terasa ada pada perkembangan karakter Andy. Transformasinya memang logis, tetapi Andy terlihat seperti kehilangan pencarian jati diri yang dulu menjadi inti cerita. Sebaliknya, Emily justru mencuri perhatian dengan pengembangan karakter yang lebih berani dan relevan.
Secara keseluruhan, film The Devil Wears Prada 2 bukan sekuel yang gagal, tetapi juga masih tidak bisa melampaui film pertamanya.
Film ini cukup jika dinobatkan sebagai fan service yang ingin nostalgia dengan konteks lebih modern tanpa adanya sudut pandang baru.