- Facebook SAVA
Publik Korea Mulai Beri Julukan Baru untuk Megawati Hangestri, Bukan Lagi Megatron
tvOnenews.com - Kembalinya Megawati Hangestri Pertiwi ke Liga Voli Korea Selatan musim 2026-2027 langsung menjadi sorotan besar media dan publik Negeri Ginseng.
Tak hanya soal transfernya ke Hyundai Hillstate, Megawati kini juga mendapat julukan baru yang menggambarkan statusnya sebagai salah satu pemain asing Asia paling berpengaruh di V-League.
Jika sebelumnya publik lebih akrab dengan julukan “Megatron”, kini media Korea mulai menyebut Megawati sebagai “penyerang elit kuota Asia” atau “penyerang super kuota Asia”.
Julukan tersebut muncul setelah performa impresifnya selama dua musim bersama Daejeon JungKwanJang Red Sparks dianggap sukses mengubah peta persaingan liga voli putri Korea Selatan.
Transfer Megawati ke Hyundai Hillstate sendiri sudah diumumkan resmi melalui akun Instagram klub, @hdecvolleyballteam.
- Instagram Hyundai HIllstate
Kepindahan itu sekaligus menandai comeback Megawati ke V-League setelah sebelumnya sempat diragukan akibat kondisi lututnya.
Namun, kondisi fisik Megawati kini dikabarkan semakin membaik setelah menjalani pemantauan medis dan program pemulihan intensif.
Media Korea, Yonhap News, bahkan memberikan perhatian khusus terhadap kembalinya pevoli asal Jember tersebut.
"Seorang ‘penyerang super kuota Asia’ Indonesia yang bermain untuk Jung Kwan Jang di musim voli profesional wanita 2024-2025, telah mengumumkan kembalinya ke panggung Korea," tulis Yonhap News.
Media tersebut juga menyoroti alasan Megawati memilih kembali bermain di Korea Selatan.
Menurut laporan itu, Megawati merasa atmosfer kompetitif V-League membantu perkembangan kualitas permainannya secara signifikan.
"Mega menerima banyak cinta saat bermain di Korea selama dua tahun, dan ia percaya liga ini lebih kompetitif daripada liga lainnya dan bahwa ia telah berkembang sebagai pemain," lanjut media tersebut.
Selain faktor perkembangan karier, rasa percaya diri Megawati untuk kembali ke Korea juga dipengaruhi pencapaian yang pernah ia raih bersama Red Sparks.
"Sepertinya ia memutuskan untuk kembali ke V-League karena ia yakin dapat menunjukkan keterampilan yang telah ia tunjukkan di masa lalu," kata Yonhap News lagi.
Selama membela Red Sparks, Megawati memang tampil luar biasa. Ia sukses membantu klub menembus babak playoff untuk pertama kalinya dalam tujuh tahun.
Pada musim berikutnya, Megawati bahkan membawa Red Sparks mencapai final liga, meski akhirnya gagal meraih gelar juara.
Secara individu, pemain berusia 26 tahun itu juga berhasil meraih dua penghargaan MVP yang semakin mengukuhkan statusnya sebagai salah satu pemain asing Asia terbaik di V-League.
Performa Megawati semakin menonjol berkat chemistry apik bersama sejumlah pemain asing dan lokal seperti Giovanna Milana, Vanja Bukilic, serta setter senior Yeum Hye-seon.
Kini di Hyundai Hillstate, Megawati diproyeksikan menjadi andalan baru tim bersama outside hitter asal Amerika Serikat, Jordan Wilson.
Duet keduanya diprediksi akan menjadi salah satu kombinasi lini serang paling berbahaya di Liga Voli Korea Selatan musim depan.
Sementara itu, Megawati kemungkinan baru akan bergabung dengan Hyundai Hillstate pada akhir Juni atau awal Juli 2026.
Waktu tersebut diperkirakan akan dimanfaatkan untuk menyelesaikan proses pemulihan dan persiapan fisik sebelum kompetisi dimulai pada Oktober mendatang.
(tsy)