news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Klarifikasi Mata Elang Productions soal Konser Dua Lipa di Jakarta Batal Mendadak.
Sumber :
  • Instagram @dualipa

Pesta Pernikahan Mewah Dua Lipa yang Digelar 3 Hari Nonstop Tuai Protes, Warga Merasa Kotanya Dikuasai Selebritas

Perayaan cinta penyanyi internasional Dua Lipa dan aktor Callum Turner memicu polemik di Italia setelah rangkaian pesta mewah mereka dituding mengganggu kehidupan warga setempat.
Senin, 8 Juni 2026 - 02:05 WIB
Reporter:
Editor :

Italia, tvOnenews.com - Pernikahan seharusnya menjadi momen penuh kebahagiaan bagi pasangan yang menjalaninya. Namun, perayaan cinta penyanyi internasional Dua Lipa dan aktor Callum Turner justru memicu polemik di Italia setelah rangkaian pesta mewah mereka dituding mengganggu kehidupan warga setempat.

Pasangan yang sebelumnya diketahui telah resmi menikah dalam sebuah upacara sipil tertutup di London itu memilih Sicilia sebagai lokasi resepsi megah mereka. Selama tiga hari, sejumlah acara eksklusif digelar di Palermo dengan pengamanan ketat dan pengaturan khusus yang membuat sebagian masyarakat merasa tersisihkan dari ruang publik mereka sendiri.

Perayaan tersebut menarik perhatian tidak hanya karena kemewahannya, tetapi juga karena berbagai pembatasan yang diterapkan selama acara berlangsung. Beberapa titik ikonik di Palermo, termasuk Piazza Sant'Anna dan Piazza Croce dei Vespri, dilaporkan tidak dapat diakses masyarakat umum selama akhir pekan. Kondisi itu memicu keluhan dari warga yang sehari-hari menggunakan kawasan tersebut untuk beraktivitas.

Di sekitar Palazzo Valguarnera-Gangi yang disebut menjadi salah satu lokasi utama resepsi, aparat keamanan terlihat berjaga ketat. Sejumlah ruas jalan juga ditutup sementara untuk mendukung kelancaran acara yang dihadiri tamu-tamu VIP dari berbagai negara.

Tak hanya itu, otoritas setempat turut menerapkan zona larangan terbang drone demi menjaga privasi para tamu undangan. Beberapa laporan bahkan menyebutkan adanya permintaan kepada warga tertentu untuk menandatangani perjanjian kerahasiaan terkait jalannya acara.

Situasi tersebut memicu reaksi keras dari sebagian masyarakat Palermo. Bentuk protes mulai bermunculan di berbagai sudut kota. Puluhan poster berisi kritik terhadap penggunaan ruang publik untuk kepentingan pesta pribadi ditempel di sejumlah lokasi strategis.

"Palermo bukan untuk disewa. Alun-alun kami bukan ruang tamu kalian. Palermo bukan untuk orang kaya," bunyi sejumlah spanduk protes warga, dikutip Senin (8/6/2026).

Pesan tersebut ditulis dalam bahasa Italia dan Inggris sebagai bentuk sindiran terhadap penyelenggaraan pesta yang dianggap terlalu eksklusif. Meski beberapa poster sempat dicopot dan dibersihkan, aksi penolakan terus berlanjut.

Sejumlah warga kemudian menuliskan pesan serupa dalam bentuk grafiti di beberapa dinding kota. Aksi tersebut menunjukkan bahwa kemarahan sebagian masyarakat tidak mereda meski acara tetap berjalan sesuai rencana.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:03
01:30
01:38
04:38
05:50
03:19

Viral