news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Calon Ketua Umum BPP HIPMI, Anthony Leong..
Sumber :
  • Istimewa

Dunia Usaha Rasakan Manfaat Diplomasi Ekonomi Presiden Prabowo di Tengah Ketidakpastian Global

Calon Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI), Anthony Leong menilai kunjungan kerja luar negeri Presiden Prabowo Subianto perlu dilihat dari perspektif manfaat ekonomi yang dihasilkan bagi Indonesia.
Senin, 8 Juni 2026 - 12:15 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Calon Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI), Anthony Leong menilai kunjungan kerja luar negeri Presiden Prabowo Subianto perlu dilihat dari perspektif manfaat ekonomi yang dihasilkan bagi Indonesia, terutama dalam menghadapi tantangan perlambatan ekonomi global dan meningkatnya persaingan investasi antarnegara.

Anthony Leong mengapresiasi penjelasan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengenai berbagai capaian yang dihasilkan dari kunjungan luar negeri Presiden Prabowo Subianto. Menurut Anthony, di tengah dinamika ekonomi global yang penuh tantangan, langkah aktif pemerintah dalam memperkuat hubungan internasional telah membuka peluang strategis bagi Indonesia, mulai dari peningkatan kerja sama ekonomi, perluasan akses pasar ekspor, hingga masuknya investasi yang berpotensi menciptakan lapangan kerja baru.

"Dari perspektif dunia usaha, yang terpenting adalah manfaat yang dihasilkan bagi perekonomian nasional. Diplomasi ekonomi yang mampu mendorong investasi, membuka lapangan kerja, memperluas akses pasar, dan menghadirkan peluang usaha baru tentu menjadi kabar positif bagi dunia usaha dan masyarakat luas," ujar Anthony dalam keterangannya, Senin (8/6).

Menurut Anthony, data pemerintah menunjukkan bahwa realisasi investasi Indonesia sepanjang 2025 mencapai Rp1.931,2 triliun atau melampaui target nasional sebesar Rp1.905,6 triliun. Capaian tersebut tumbuh 12,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya dan berhasil menyerap lebih dari 2,71 juta tenaga kerja.

Ia menilai capaian tersebut menunjukkan bahwa kepercayaan investor terhadap Indonesia tetap kuat di tengah ketidakpastian ekonomi global.

"Ketika banyak negara menghadapi perlambatan ekonomi, Indonesia justru mampu mencatat realisasi investasi hampir Rp2.000 triliun. Ini menjadi sinyal positif bahwa Indonesia masih menjadi tujuan investasi yang menarik di kawasan," kata Anthony.

Anthony juga mengapresiasi pernyataan Seskab Teddy yang menyebut bahwa dalam sekitar satu setengah tahun terakhir Indonesia berhasil menarik investasi senilai Rp2.430 triliun melalui berbagai kerja sama dan diplomasi internasional yang dilakukan pemerintah. Selain itu, kunjungan Presiden ke Jepang dan Korea Selatan disebut menghasilkan komitmen investasi baru senilai sekitar Rp575 triliun.

Menurut Anthony, angka tersebut bukan sekadar statistik, tetapi berpotensi menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru, memperkuat sektor industri nasional, dan menciptakan jutaan lapangan kerja.

Lebih lanjut, Anthony menilai manfaat diplomasi ekonomi juga terlihat dari berkembangnya program hilirisasi nasional. Sepanjang 2025, investasi di sektor hilirisasi mencapai Rp584,1 triliun atau sekitar 30,2 persen dari total investasi nasional, tumbuh 43,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

"Hilirisasi, investasi, dan pembukaan akses pasar global adalah fondasi penting menuju Indonesia Emas 2045. Karena itu, dunia usaha tentu mendukung setiap langkah diplomasi yang menghasilkan manfaat nyata bagi perekonomian nasional," tegasnya.

Sebagai organisasi pengusaha, HIPMI memandang bahwa hubungan internasional yang kuat akan membuka peluang lebih besar bagi pengusaha Indonesia untuk memperluas pasar ekspor, membangun kemitraan global, serta meningkatkan daya saing nasional di tengah kompetisi ekonomi dunia yang semakin ketat.

"Kalau dilihat ini outcome-nya kan sangat bagus. Dan ketika hasilnya berupa investasi triliunan rupiah, penciptaan lapangan kerja, hilirisasi industri, dan peningkatan kepercayaan investor, maka itu merupakan modal penting bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan. Kita dari dunia usaha selalu mendukung strategi geoekonomi yang luar biasa dari Bapak Presiden," pungkas Anthony.(chm)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:05
02:16
00:51
03:20
06:04
09:03

Viral