news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Marshanda di film Saat Aku Bersuara..
Sumber :
  • Arjuna Mega Films.

Marshanda Jadi Korban Pemerkosaan, Perjuangannya Melawan Sistem Jadi Sorotan di 'Saat Aku Bersuara'

Dibintangi Marshanda sebagai tokoh utama bernama Nadia, film berdurasi 1 jam 25 menit tersebut mengajak penonton mengikuti perjalanan hidup seorang pengacara muda.
Rabu, 10 Juni 2026 - 15:38 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Industri perfilman Indonesia kembali menghadirkan drama emosional yang mengangkat isu sosial penting melalui film Saat Aku Bersuara. Film yang dijadwalkan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 18 Juni 2026 ini menghadirkan kisah perjuangan seorang perempuan penyintas kekerasan seksual yang berusaha bangkit dan memperjuangkan keadilan.

Dibintangi Marshanda sebagai tokoh utama bernama Nadia, film berdurasi 1 jam 25 menit tersebut mengajak penonton mengikuti perjalanan hidup seorang pengacara muda yang awalnya memiliki kehidupan nyaris sempurna. Kariernya tengah berada di puncak, sementara kisah cintanya dengan Reza, yang diperankan Nino Fernandez, berjalan mulus hingga keduanya merencanakan pernikahan.

Namun kehidupan Nadia berubah drastis setelah ia mulai mempertanyakan sistem hukum yang selama ini diyakininya. Kegelisahan itu muncul ketika firma hukum tempatnya bekerja memenangkan perkara pemerkosaan yang melibatkan putra seorang pengusaha berpengaruh. Dari sana, Nadia mulai melihat sisi lain dari perjuangan para korban yang kerap gagal memperoleh keadilan.

Sebelum menemukan jawaban atas kegelisahannya, Nadia justru mengalami tragedi yang mengubah seluruh hidupnya. Saat berusaha membantu sahabatnya, Andien, yang diperankan Rini Yulianti, Nadia menjadi korban kekerasan seksual yang nyaris merenggut nyawanya.

Peristiwa tersebut menghancurkan kehidupan yang selama ini dibangunnya. Trauma mendalam membuat Nadia kehilangan arah, sementara orang-orang terdekatnya menghadapi tragedi itu dengan cara berbeda. Hubungannya dengan Reza perlahan merenggang hingga pertunangan mereka berakhir. Di sisi lain, ayah Nadia yang diperankan Teuku Rifnu Wikana harus bergulat dengan kemarahan dan rasa malu atas peristiwa yang menimpa putrinya.

Alih-alih terus terpuruk, Nadia memilih bangkit. Ia mulai menyadari bahwa banyak perempuan mengalami pengalaman serupa dan terpaksa diam karena tekanan sosial, stigma, serta ketakutan terhadap penilaian masyarakat.

Keputusan Nadia untuk membagikan kisahnya melalui sebuah blog menjadi titik balik yang mengubah hidupnya. Cerita tersebut ternyata menginspirasi banyak penyintas lain untuk berbicara dan memperjuangkan hak mereka.

Bersama Andien dan Riana, karakter yang diperankan Hana Malasan, Nadia kemudian membangun gerakan sosial bernama #NoMoreSilence. Gerakan tersebut menjadi simbol perlawanan terhadap budaya yang selama ini dianggap lebih melindungi pelaku dibandingkan korban.

Perjuangan mereka mendapat dukungan dari Adrian, seorang jaksa yang diperankan Ibnu Jamil. Karakter Adrian memiliki luka masa lalu yang membuatnya bertekad membantu para korban memperoleh keadilan. Bersama-sama mereka mendampingi sejumlah penyintas, termasuk Aura yang diperankan Georgina Andrea, seorang DJ muda yang hidupnya berubah akibat kekerasan seksual yang dialaminya.

Seiring gerakan #NoMoreSilence mendapat perhatian publik yang semakin luas, Nadia dihadapkan pada perjuangan yang lebih besar. Ia tidak hanya harus melawan sistem yang dianggap tidak berpihak kepada korban, tetapi juga berdamai dengan trauma yang masih membekas dalam dirinya dan keluarganya.

Konflik semakin kompleks ketika Reza kembali hadir dalam kehidupannya, memunculkan pertanyaan tentang kesempatan kedua, penyembuhan, dan masa depan yang masih mungkin diperjuangkan.

Dengan mengangkat tema trauma, keberanian, persahabatan, serta perjuangan mencari keadilan, Saat Aku Bersuara menawarkan kisah yang relevan dengan realitas sosial yang masih banyak terjadi di sekitar masyarakat. Film ini juga menghadirkan jajaran pemain lintas generasi seperti Cut Mini Theo, Unique Priscilla, Lukman Sardi, Lydia Kandou, hingga Bara Valentino.

Melalui kisah Nadia dan para penyintas lainnya, Saat Aku Bersuara ingin menyampaikan pesan bahwa perubahan hanya bisa dimulai ketika korban berani memutus keheningan dan menyuarakan pengalaman mereka. Film ini siap menyapa penonton Indonesia mulai 18 Juni 2026 di bioskop seluruh Tanah Air. (cmi)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:48
14:55
05:24
01:08
07:01
04:10

Viral