- tvOnenews/AR Safira.
Diperiksa Penyidik Berjam-jam, Ini Pengakuan Lengkap Thariq Halilintar soal Hanania Group
Jakarta, tvOnenews.com - Thariq Halilintar bersama istrinya, Aaliyah Massaid selesai menjalani pemeriksaan terkait promosi travel umrah Hanania Group, di Polda Metro Jaya, pada Rabu (10/6/2026) sore.
Kuasa Hukum Thariq dan Aaliyah, Sangun Ragahdo mengatakan, kliennya telah menjawab sekitar 20 sampai dengan 30 pertanyaan.
“Tadi (klien) kami sudah diperiksa oleh para penyidik dari Subdit Kamneg Unit 2 Ditreskrimum Polda Metro Jaya terkait laporan polisi terhadap dugaan tindak pidana penggelapan sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam ketentuan Pasal 372 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. Jadi kami menerima panggilan ini ternyata tersangka yang sudah ada, itu atas nama Ahmad Syah Farhan yang merupakan direktur utama dari PT Hazanah Tama Internasional kalau enggak salah, atau Hanania Group,” kata Ragahdo, di Polda Metro Jaya, Rabu (10/6/2026).
Lebih lanjut, Ragahdo menerangkan bahwa kliennya yakni Thariq terlebih dahulu ditawarkan kerja sama dengan Hanania Group dalam bentuk endorse sejak tahun 2023, sebelum menikah dengan Aaliyah.
Kemudian, Thariq dan Aaliyah tertarik menerima tawaran tersebut dengan sistem barter, yaitu keduanya diberangkatkan umrah dan timbal baliknya mempromosikan travel Hanania Group melalui akun media sosialnya.
“Endorse ini ada berbagai macam. Ada timbal baliknya adalah uang, dari pemberi pekerja memberi uang dan mungkin dari Thariq dan Aaliyah ini mengiklankan entah itu produk atau itu brand, atau yang namanya barter. Kalau dalam Hanania ini adalah benefit-nya diberangkatkan umrah,” ujar Ragahdo.
Selanjutnya, setelah mencari tahu informasi mengenai Travel Umrah Hanania Group, Thariq menerima pekerjaan ini dan mengajak istrinya, Aaliyah, anaknya, Arash, dan membawa rombongan sebanyak 8 orang.
“Thariq dan Aaliyah mendapatkan benefit itu adalah untuk diberangkatkan untuk Thariq, Aaliyah, dan Arash. Di sisi lain, mereka ini mengajak rombongan. Ada delapan orang yang berangkat, itu malah kita yang bayar,” ujarnya.
Sementara itu, Ragahdo mengungkapkan, kliennya tidak menerima uang dari Hanania Group, melainkan mengeluarkan hampir mencapai Rp200 juta.
“Akhirnya pada saat itu mereka mendapatkan benefit untuk gratis berangkat Thariq, Aaliyah, dan anaknya, tapi di sisi lain mereka juga melakukan pembayaran hampir Rp200 juta gitu,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Aaliyah Massaid turut prihatin terhadap para jemaah yang terkena musibah akibat Hanania Group.
“Jadi kita sangat turut prihatin, turut prihatin banget sama jemaah-jemaah yang tidak jadi berangkat, kita harap juga cepat selesai. Karena kita juga kan tadi sempat dibilang ya sempat approach kita beberapa kali, tapi enggak mau karena kita waktu itu memang maunya berangkat dengan travel lain dan kita juga bayar,” terang Aaliyah.
Kemudian, Thariq Halilintar mengaku kaget usai mendengar kasus Hanania Group, terlebih dirinya turut dipanggil untuk memberikan keterangan terhadap pihak kepolisian. Dirinya berharap dengan keterangan yang disampaikan, kasus ini menjadi terang dan korban dapat segera menemukan jalan keluarnya.
“Oh iya kaget, kaget banget dengan berita yang terjadi berseliweran dan lain-lain. Terus ketika dapat panggilan dari polisi kita juga langsung kita balas, kita siap membantu apa pun itu yang bisa kita kasih. Semoga bisa membuat kasus ini menjadi terang benderang, terus jalan keluarnya cepat untuk para korban. Pokoknya kita lakukan yang terbaik,” ungkap Thariq. (Ars/cmi)