news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi: Penuaan dini.
Sumber :
  • Freepik

Dokter Ungkap Penyebab Kulit Cepat Menua di Indonesia

Sebagai negara beriklim tropis, masyarakat harus berhadapan dengan paparan sinar matahari, polusi udara, hingga gaya hidup perkotaan yang dapat memengaruhi kualitas kulit dalam jangka panjang.
Minggu, 14 Juni 2026 - 23:48 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Kesadaran masyarakat Indonesia terhadap kesehatan kulit terus mengalami peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Tidak hanya perempuan, semakin banyak masyarakat yang mulai memerhatikan kondisi kulit sebagai bagian dari kesehatan secara menyeluruh.

Dokter menilai meningkatnya perhatian terhadap kesehatan dan penuaan kulit tidak terlepas dari berbagai faktor lingkungan yang dihadapi masyarakat Indonesia setiap hari. Sebagai negara beriklim tropis, masyarakat harus berhadapan dengan paparan sinar matahari, polusi udara, hingga gaya hidup perkotaan yang dapat memengaruhi kualitas kulit dalam jangka panjang.

Dokter Farrah Erman, Head of Clinical Division PT Regenesis Indonesia, mengatakan bahwa fenomena tersebut menjadi salah satu alasan meningkatnya minat masyarakat terhadap perawatan kulit dan teknologi anti-aging.

"Perhatian masyarakat terhadap penuaan kulit saat ini semakin meningkat. Ini bukan sekadar tren kecantikan, tetapi respons yang sangat logis terhadap kombinasi iklim tropis, paparan UV, polusi, dan gaya hidup modern yang dapat mempercepat penurunan kualitas kulit," ujar dr. Farrah Erman, dalam keterangannya, dikutip Minggu (14/6/2026).

Menurutnya, proses penuaan kulit merupakan hal yang alami. Namun, berbagai faktor eksternal seperti paparan sinar ultraviolet secara berlebihan, polusi, stres, kurang tidur, hingga pola hidup yang tidak sehat dapat mempercepat munculnya tanda-tanda penuaan seperti kulit kendur, garis halus, dan berkurangnya elastisitas kulit.

Karena itu, masyarakat kini semakin mencari solusi perawatan yang tidak hanya berfokus pada hasil estetika, tetapi juga mempertimbangkan aspek keamanan, kenyamanan, dan minim risiko.

Dalam beberapa tahun terakhir, perkembangan teknologi estetika non-bedah menjadi salah satu tren yang berkembang pesat di berbagai negara. Berbeda dengan prosedur invasif, teknologi ini menawarkan pendekatan yang lebih minim tindakan dengan waktu pemulihan yang relatif singkat.

Salah satu teknologi yang saat ini menjadi perhatian di dunia estetika adalah pemanfaatan gelombang ultrasound untuk membantu merangsang produksi kolagen pada lapisan kulit tertentu. Teknologi tersebut dinilai sejalan dengan kebutuhan masyarakat modern yang menginginkan hasil lebih natural tanpa perubahan yang berlebihan pada wajah.

Menurut dr. Farrah, tren perawatan estetika saat ini memang telah bergeser.

Berita Terkait

1
2 3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

00:56
01:32
01:41
01:29
06:21
01:48

Viral