news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ketua Umum BPP HIPMI Ade Jona Prasetyo menghadiri jamuan santap siang kenegaraan yang diselenggarakan Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Republik Federal Jerman..
Sumber :
  • Istimewa

HIPMI Dorong Penguatan Kerja Sama Indonesia-Jerman di Bidang Investasi, Industri dan Pengembangan Wirausaha

Ketua Umum BPP HIPMI Ade Jona Prasetyo menghadiri jamuan santap siang kenegaraan yang diselenggarakan Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Republik Federal Jerman.
Selasa, 16 Juni 2026 - 08:06 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Ketua Umum BPP HIPMI Ade Jona Prasetyo menghadiri jamuan santap siang kenegaraan yang diselenggarakan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto sebagai bagian dari rangkaian kunjungan kenegaraan Presiden Republik Federal Jerman Frank-Walter Steinmeier di Istana Negara, Jakarta (15/6).

Momentum tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat hubungan bilateral Indonesia dan Jerman, sekaligus membuka peluang kolaborasi yang lebih luas antara pelaku usaha kedua negara.

Ade Jona menyampaikan bahwa  Jerman merupakan salah satu mitra strategis Indonesia di Eropa, khususnya dalam bidang investasi, teknologi, manufaktur, pendidikan vokasi, dan pengembangan industri berkelanjutan.

“Hubungan Indonesia dan Jerman memiliki fondasi yang sangat kuat. Kami melihat banyak peluang untuk meningkatkan kerja sama yang lebih konkret, terutama dalam bidang investasi, transfer teknologi, pengembangan industri bernilai tambah, energi terbarukan, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia,” ujar Ade Jona.

Menurutnya, HIPMI sebagai organisasi pengusaha terbesar di Indonesia siap menjadi jembatan yang menghubungkan pengusaha Indonesia dengan dunia usaha Jerman.

Ade Jona menegaskan bahwa pengusaha muda Indonesia memiliki semangat besar untuk berkolaborasi dengan mitra internasional guna memperkuat daya saing nasional dan memperluas akses pasar global.

“HIPMI siap menjadi mitra strategis dalam mempertemukan pelaku usaha kedua negara. Kami ingin mendorong lebih banyak kolaborasi bisnis, investasi, inovasi teknologi, hingga program pengembangan kewirausahaan yang dapat memberikan manfaat bagi Indonesia dan Jerman,” katanya.

Lebih lanjut, Ade Jona menilai pengalaman Jerman dalam membangun industri manufaktur modern dan sistem pendidikan vokasi dapat menjadi referensi penting bagi pengembangan ekosistem usaha dan industri di Indonesia.

Ia juga berharap hubungan yang semakin erat antara kedua negara dapat membuka peluang bagi UMKM dan pengusaha muda Indonesia untuk masuk ke rantai pasok global dan pasar Eropa.

“Kami percaya kerja sama ekonomi yang kuat akan menjadi fondasi penting dalam mempererat hubungan kedua negara. Pengusaha muda Indonesia siap menjadi bagian dari kemitraan strategis Indonesia-Jerman di masa depan,” tutup Ade Jona.(chm)
 

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:23
07:34
03:21
02:35
05:15
07:32

Viral