- Istimewa
Keberhasilan Obligasi Danantara Dinilai Perkuat Posisi Indonesia di Mata Investor Dunia
Jakarta, tvOnenews.com - Keberhasilan Danantara Investment Management menerbitkan obligasi global (global bond) senilai US$1,5 miliar dinilai menjadi indikator kuat bahwa investor internasional masih menaruh kepercayaan besar terhadap prospek ekonomi Indonesia di tengah ketidakpastian global.
Akademisi Universitas Esa Unggul, Iswadi, mengatakan tingginya minat investor terhadap obligasi perdana yang diterbitkan anak usaha Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) tersebut membantah pandangan pesimistis yang berkembang mengenai daya tarik investasi Indonesia.
"Keberhasilan penerbitan obligasi global Danantara menunjukkan bahwa kepercayaan investor global terhadap Indonesia tetap kuat. Ini sekaligus membantah narasi 'Sell Indonesia'. Yang terjadi justru sebaliknya, dunia sedang menunjukkan sikap 'Buy Indonesia'," kata Iswadi dalam keterangannya, Rabu (17/6/2026).
Danantara Investment Management menerbitkan obligasi dalam dua tenor, yakni lima tahun dan 10 tahun, dengan total nilai mencapai US$1,5 miliar. Instrumen tersebut mendapat respons positif dari pasar internasional dengan permintaan yang mencapai US$4,6 miliar atau lebih dari tiga kali lipat nilai penerbitan.
Menurut Iswadi, tingginya minat investor menjadi sinyal bahwa pasar global melihat Indonesia tetap memiliki fundamental ekonomi yang menarik. Terlebih, mayoritas pembeli obligasi berasal dari investor institusional seperti fund manager, perusahaan asuransi, dan dana pensiun yang dikenal memiliki standar analisis investasi yang ketat.
Ia menilai keberhasilan tersebut memiliki arti penting karena terjadi di tengah kondisi pasar keuangan global yang masih dibayangi ketidakpastian suku bunga, perlambatan ekonomi sejumlah negara, hingga tensi geopolitik internasional.
"Investor institusi global tidak mengambil keputusan berdasarkan sentimen sesaat. Mereka melakukan due diligence yang mendalam. Ketika mereka berani menempatkan dana dalam jumlah besar pada instrumen Danantara, itu berarti mereka melihat prospek ekonomi Indonesia sangat menjanjikan," ujarnya.
Selain menjadi indikator kepercayaan pasar, penerbitan obligasi tersebut juga dinilai dapat memperluas sumber pembiayaan bagi proyek-proyek strategis nasional. Dana yang diperoleh berpotensi digunakan untuk mendukung pembangunan infrastruktur, energi, kesehatan, hingga sektor digital yang menjadi prioritas pemerintah.
Iswadi menambahkan, tantangan berikutnya bagi Danantara adalah memastikan dana yang berhasil dihimpun dapat dialokasikan ke investasi produktif yang memberikan dampak ekonomi nyata.