- Istimewa
Luka Berat di Area Wajah, Korban Dugaan Penyekapan di Bandung Harus Mendapatkan Perawatan Rekonstruksi Wajah
Jakarta, tvOnenews.com- YTR sebagai terduga korban penyekapan di Bandung kini mendapatkan perawatan intensif. Sampai-sampai harus dapat perawatan area wajah.
Hal tersebut disampaikan Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin yang menyebut YTR akan mendapatkan perawatan rekonstruksi wajah.
Lebih lanjut kata Budi, korban saat ini tengah dirawat di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung (RSHS). Dia memastikan perawatan korban akan dilakukan dengan maksimal.
- Kolase tvOnenews.com / Instagram @dedimulyadi71 / YouTube MAIA ALELDUL TV
"Kami akan merawat sampai rekonstruksi karena ini kan terjadi juga wajahnya harus direkonstruksi," kata Budi dalam antara, Rabu (24/6).
Secara umum pengertian dari Rekonstruksi wajah bermaksud pada prosedur medis atau forensik untuk mengembalikan ulang struktur, bentuk, dan fungsi wajah.
Tindakan itu mencakup dua bidang utama: medis (bedah rekonstruktif akibat trauma atau kelainan) dan forensik (reka ulang wajah dari tengkorak). Hal ini masih menunggu keterangan RSHS soal rekontruksi wajah YTR.
Sehubungan dengan kabar ini, RSHS juga membentuk tim khusus untuk lebih jauh memberikan pelayanan terbaik untuk YTR.
Kondisinya sangat menyayat hati karena perlu perhatian khusus. Disebutkan mengalami luka pada area kepala dan wajah bahkan masih perlu belajar jalan.
Menurut Direktur SDM, Pendidikan dan Penelitian RSHS Bandung dr. Fitra Hergyana bahwa pihaknya berkomitmen memberikan pelayanan terbaik, mendukung pemulihan kondisi korban YTR (29) yang mengalami sejumlah luka berat.
“Rumah Sakit Hasan Sadikin memberikan pelayanan yang terbaik dan juga tim yang terbaik. Jadi kita membuat tim mulai dari bedah plastik, penyakit dalam, mata, dan yang lainnya,” kata Fitra dalam Antara, Rabu (24/6).
- Instagram @rozakabdul_cililin
Pengakuan DPRD Bandung Atalia Praratya soal Kondisi YTR
Kasus ini juga mendapat sorotan dari anggota DPRD Bandung, Atalia Praratya menjelaskan kondisi korban mengalami luka berat. Bikin hati teriris, inilah menjadi perhatian bersama.
"Bukan tiga hari.Bukan tiga minggu.Bukan tiga bulan.Tiga tahun seorang perempuan diduga hidup dalam penyekapan dan penderitaan," katanya dikutip dari Instagram pribadinya, Minggu (21/6).
"Kepala penuh luka dan nanah, wajah hancur, bibir hilang, mata buta, sekujur tubuh penuh sundutan rokok, kaki dibacok," pesan Atalia yang mengejutkan publik.(klw)