news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi 14.
Sumber :
  • Istimewa

Munas Perdana Srikandi Jaga Desa Rumuskan Arah Pemberdayaan Perempuan di Desa

Forum tersebut menjadi momentum konsolidasi bagi calon pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP), Dewan Pimpinan Daerah (DPD), dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC).
Kamis, 2 Juli 2026 - 17:09 WIB
Editor :

Munas perdana tersebut juga dihadiri sejumlah tokoh nasional yang memberikan arahan kepada peserta mengenai arah gerak organisasi ke depan.

Ketua Dewan Pengawas ABPEDNAS, Prof. Dr. Reda Manthovani, menilai keterlibatan perempuan memiliki peran penting dalam memperkuat fungsi pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan desa.

"Kehadiran Srikandi Jaga Desa bukan sekadar pelengkap organisasi, melainkan pilar pengawasan yang rasional dan humanis di tingkat akar rumput. Ketika kaum perempuan dilibatkan secara aktif untuk mengawal arah kebijakan desa, maka potensi penyimpangan dapat ditekan dan perlindungan terhadap ruang hidup masyarakat menjadi jauh lebih terukur," kata Reda.

Sementara itu, Ketua Umum DPP ABPEDNAS, Ir. H. Indra Utama, M.PWK., menegaskan bahwa pembangunan desa tidak dapat dipisahkan dari kontribusi perempuan sebagai bagian dari penguatan struktur sosial masyarakat.

"Membangun desa yang mandiri dan kuat tidak bisa dilakukan secara parsial, apalagi meninggalkan peran perempuan. Srikandi hadir sebagai sayap strategis ABPEDNAS untuk menyentuh fondasi sosial yang paling vital. Sinergi antara BPD dan inisiatif kaum perempuan inilah yang akan menciptakan ekosistem desa yang berdaya tahan tinggi menghadapi berbagai tantangan zaman," ujar Indra.

Pada kesempatan terpisah, Dewan Pembina Srikandi Jaga Desa, Sherly Tjoanda Laos, dijadwalkan menghadiri prosesi pelantikan pengurus yang berlangsung di Ballroom The Djakarta Theater, Jakarta, Jumat (3/7/2026). Meski belum hadir dalam Munas, Sherly menyampaikan pesan kepada seluruh calon pengurus agar menjadikan keluarga sebagai titik awal pemberdayaan masyarakat.

"Kemandirian ekonomi dan ketahanan mental generasi muda bermula dari kekuatan di dalam keluarga. Oleh karena itu, Srikandi Jaga Desa harus berani mengambil panggung kepemimpinan; menggerakkan roda ekonomi melalui UMKM, sekaligus menjadi tameng pelindung bagi anak-anak kita. Perempuan yang berdaya secara ekonomi otomatis akan memiliki suara yang lebih lantang dalam menentukan masa depan desanya," tutur Sherly dalam pesannya.

Melalui Munas perdana tersebut, Srikandi Jaga Desa merumuskan sejumlah agenda strategis sebagai pedoman organisasi setelah pelantikan. Organisasi itu mengusung semangat memperkuat pemberdayaan perempuan demi mewujudkan desa yang tangguh dan berdaya saing, sejalan dengan slogan, **"Perempuan Berdaya, Desa Berjaya, Indonesia Maju."

Berita Terkait

1
2
3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:26
02:49
12:28
12:21
24:37
02:03

Viral