news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi Menonton Drama Korea atau Drama China.
Sumber :
  • Istimewa

Drama Korea Vertikal Mulai Naik Daun, Penonton Kini Lebih Suka Konten Singkat?

Jika sebelumnya penonton terbiasa menghabiskan waktu berjam-jam untuk menonton serial panjang, kini format drama vertikal berdurasi singkat mulai mencuri perhatian.
Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:38 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Tren menikmati hiburan digital tampaknya mulai berubah. Jika sebelumnya penonton terbiasa menghabiskan waktu berjam-jam untuk menonton serial panjang, kini format drama vertikal berdurasi singkat mulai mencuri perhatian, terutama di kalangan pengguna ponsel.

Fenomena tersebut terlihat dari mulai banyaknya platform streaming yang menghadirkan konten vertikal dengan tampilan layar penuh 9:16, mengikuti kebiasaan masyarakat yang semakin akrab dengan konsumsi video singkat di media sosial.

CEO CATCHPLAY Group, Daphne Yang, menilai perubahan format hiburan ini terjadi seiring berubahnya pola konsumsi masyarakat terhadap konten digital.

"Sepuluh tahun terakhir ini tak akan terwujud tanpa kepercayaan dan dukungan dari para mitra serta pelanggan kami di Indonesia. Saat melihat kembali perjalanan ini dengan rasa syukur, kami percaya bahwa masa depan dunia hiburan dan storytelling baru saja dimulai," ujar Daphne di Jakarta. 

"Kami tengah bertransformasi dari sekadar 'kurator butik' menjadi destinasi hiburan yang menyeluruh, menawarkan konten yang lebih beragam serta aksesibilitas yang lebih luas agar selaras dengan kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia," sambungnya.

Untuk tahap awal, platform tersebut menggandeng sejumlah perusahaan hiburan Korea Selatan seperti CJ ENM HK dan b.able guna menghadirkan serial vertikal premium yang menyasar generasi mobile-first.

Beberapa judul yang mulai hadir dalam format vertikal antara lain On Your Wedding Day yang dibintangi Park Bo-young serta Double Patty yang menampilkan Irene Red Velvet.

Format ini memungkinkan penonton menikmati cerita dengan durasi lebih singkat namun tetap dikemas sinematik dan cepat dipahami.

Menurut Daphne, perubahan perilaku penonton membuat industri hiburan mulai beradaptasi dengan ritme konsumsi konten yang semakin cepat.

"Format tayangan vertikal kini telah mengubah cara masyarakat menikmati konten," tambah Daphne.

"Perubahan format ini mungkin memengaruhi dinamika, namun kekuatan cerita tetap menjadi esensi utamanya. Kami sedang mengembangkan drama vertikal dengan proses produksi yang lebih dinamis dibandingkan dengan serial format panjang tradisional. Namun, jika dibandingkan dengan micro drama biasa, kami menyajikan cerita lebih baik dan nilai produksi lebih tinggi yang akan diapresiasi oleh audiens kami," lanjutnya.

Kemunculan drama vertikal juga dinilai sejalan dengan kebiasaan masyarakat modern yang lebih sering mengakses hiburan di sela aktivitas harian, seperti saat perjalanan, istirahat kerja, atau waktu luang singkat.

Tak hanya di Indonesia, tren konten vertikal juga mulai berkembang di sejumlah negara Asia, terutama Korea Selatan dan China, yang kini aktif memproduksi serial pendek khusus perangkat seluler.

Meski begitu, platform streaming tetap mempertahankan serial dan film panjang sebagai konten utama mereka.

Selain drama vertikal, CATCHPLAY+ juga menyiapkan berbagai film blockbuster Hollywood hingga serial premium internasional untuk paruh kedua 2026.

Di Indonesia sendiri, platform tersebut turut menghadirkan konten lokal seperti variety show Vakation serta film horor-aksi terbaru hasil kolaborasi dengan Infinite Studios. (cmi)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:28
05:01
01:45
01:26
02:49
12:28

Viral