news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ketua Harian Dekranas, Tri Tito Karnavian, menyatakan dukungannya terhadap pengembangan tenun khas Tana Toraja sebagai salah satu pilar ekonomi kreatif..
Sumber :
  • Kemendagri

Ketua Harian Dekranas Tri Tito Karnavian Dorong Tenun Tana Toraja Jadi Motor Ekonomi Kreatif

Ketua Harian Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas), Tri Tito Karnavian, menyatakan dukungannya terhadap pengembangan tenun khas Tana Toraja sebagai salah satu pilar ekonomi kreatif. 
Rabu, 8 Juli 2026 - 18:43 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Harian Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas), Tri Tito Karnavian, menyatakan dukungannya terhadap pengembangan tenun khas Tana Toraja sebagai salah satu pilar ekonomi kreatif. 

Ia optimis bahwa penguatan sektor kerajinan ini akan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat.

Menurut Tri Tito Karnavian, tenun Tana Toraja memiliki keunggulan karena nilai filosofis budayanya yang mendalam dan telah menyatu dengan kehidupan sehari-hari masyarakat. 

Hal inilah yang menjadi kunci utama kelestarian wastra tersebut, sehingga potensinya sangat besar untuk dikembangkan ke skala yang lebih luas tanpa meninggalkan akar tradisinya.

"Oleh sebab itu, tentu mengandung motif-motif ataupun filosofi yang berkaitan dengan kepercayaan, dan status sosial masyarakat di Tana Toraja ini. Sehingga ada motif-motif yang memang harus dijaga kelestariannya," kata Tri saat meresmikan kegiatan Dekranasda Tana Toraja “Pelatihan Pembuatan dan Pemanfaatan Pewarna Alami” di Pasar Seni Makale, Tana Toraja, Sulawesi Selatan (Sulsel), Senin (6/7).

Namun demikian, Tri mengatakan bahwa di tengah perkembangan dunia fesyen dan arus modernisasi, tenun Tana Toraja juga perlu beradaptasi dengan kebutuhan pasar. 

Menurutnya, wastra tidak hanya dilestarikan sebagai warisan budaya, tetapi juga dikembangkan sebagai sumber ekonomi kreatif yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 

Apalagi, sektor ini telah memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian daerah maupun nasional.

"Secara global menjadi sumbangan [ekonomi] dari UMKM khususnya kerajinan. Karena ini masuk ekonomi kreatif, pasti kita ingin ini menjadi suatu sumber ekonomi yang unggul," tambahnya.

Melalui pelatihan tersebut, Tri berharap muncul lebih banyak kreasi baru yang berangkat dari kekayaan wastra Tana Toraja.

Meski memiliki motif-motif khas yang harus dipertahankan, pengembangan variasi motif dan teknik produksi tetap diperlukan agar produk semakin diminati pasar.

Selain itu, Tri menekankan pentingnya perlindungan terhadap wastra daerah melalui indikasi geografis.

Menurutnya, identitas produk, termasuk motif-motif yang telah ada maupun yang akan dikembangkan, perlu didokumentasikan dan didaftarkan kepada pihak berwenang.

"Agar tidak diambil oleh produsen-produsen yang mungkin ingin memperbanyak produk ini, namun kemudian tidak memberikan nilai ekonomi kepada pemerintah daerah," ungkapnya.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:39
01:56
01:15
05:45
01:34
01:16

Viral