- istimewa
Pengakuan Seorang Siswi Terkait Dampak Beasiswa Mind Id, Sempat Memandang Pendidikan Tinggi Sulit Dijangkau
Jakarta, tvOnenews.com - Presiden Prabowo Subianto begitu gencar mewujudkan asta cita-nya, terutama mencerdaskan anak bangsa melalui pendidikan gratis hingga beasiswa buat anak yang berprestasi. Hal ini juga didukung oleh Mind Id bersama seluruh anggota grup yang konsisten mendukung terwujudnya Generasi Emas Indonesia melalui investasi sosial di bidang pendidikan di wilayah operasional perusahaan.
Sepanjang 2025, Grup Mind Id merealisasikan pemberian 5.322 beasiswa, pendampingan belajar bagi 13.388 siswa, pelatihan kepada 408 guru, pelatihan vokasi dan keterampilan bagi 1.944 orang, serta peningkatan 389 unit sarana dan prasarana pendidikan.
Program-program tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam membangun sumber daya manusia unggul yang siap mendukung pembangunan peradaban masa depan Indonesia.
Salah satu program unggulan yang dijalankan adalah MINDucation: Empowering Coastal Students.
Program ini menjadi bagian dari upaya Mind Id bersama PT Timah, dalam memperluas kesempatan pendidikan bagi siswa-siswi di wilayah pesisir dan pulau terpencil.
Satu di antara siswi yang terkena dampak beasiswa tersebut, yakni siswi Pemali Boarding School Andara Vista. Ia mengaku, sebelumnya sempat memandang pendidikan tinggi sebagai sesuatu yang sulit dijangkau karena keterbatasan ekonomi keluarga.
Namun, MINDucation membuatnya lebih percaya diri untuk melanjutkan pendidikan dan meraih cita-cita.
"Sekarang saya mendapatkan bimbingan belajar tambahan melalui MINDucation, dan tinggal di lingkungan asrama yang sangat mendukung pertumbuhan saya. Kini, beban orang tua saya menjadi sangat ringan, dan saya merasa jauh lebih percaya diri serta siap untuk mengejar cita-cita melanjutkan pendidikan untuk membanggakan keluarga dan desa saya," ujar Andara.
Keberadaan program tersebut tidak hanya membantu meringankan beban orang tua dalam memenuhi kebutuhan pendidikan anak. Program ini juga menjadi katalisator inklusi sosial dan kemandirian ekonomi masyarakat di sekitar wilayah operasional tambang.
Melalui sinergi dengan Dinas Pendidikan, Mind Id turut mendukung target SDGs Indonesia 2030 dalam menuntaskan wajib belajar 12 tahun.
Dukungan fasilitas asrama dan pendampingan yang berkelanjutan dinilai mampu memperkuat peluang siswa dari daerah terpencil untuk memutus rantai kemiskinan dan berkontribusi bagi pembangunan daerah asalnya.