- Istimewa
Dua Peneliti Masuk Nominasi Ilmuwan Muda Terbaik 2026 Berkat Olahan Kemiri dan Tempe
Tangerang, tvOnenews.com - Swiss German University (SGU) menorehkan pencapaian gemilang dengan terpilih sebagai kandidat Perguruan Tinggi Swasta Terproduktif di Bidang STEM Tahun 2026 oleh LLDIKTI Wilayah IV.
Selain prestasi institusi, dua penelitinya, Hery Sutanto dan Maria Dewi P.T Gunawan Puteri, juga dinominasikan sebagai Ilmuwan Muda Terbaik di Bidang STEM berkat inovasi riset yang berdampak luas.
Hery Sutanto mengembangkan Kemirich Gold, minyak nabati berbahan dasar kemiri yang kaya nutrisi untuk kesehatan jantung dan pencegahan stunting.
"Indonesia memiliki kekayaan hayati luar biasa. Kemiri adalah salah satu tanaman lokal yang murah, melimpah, dan selama ini hanya dianggap pelengkap dapur. Padahal, jika diolah dengan benar, kandungan nutrisinya bisa menyaingi minyak nabati impor," ujar Hery.
Produk ini pun telah mulai digunakan oleh BAPPEDA Kabupaten Tangerang dalam program penurunan angka stunting.
Di sisi lain, Dr. Maria Dewi memperkenalkan inovasi teknologi pangan berbasis fermentasi melalui Tempe Semangit dan Rhisoya.
Rhisoya merupakan bumbu tabur tinggi protein (70 persen) yang menjadi solusi pangan bergizi praktis bagi anak-anak. Melalui riset ini, ia juga aktif memberdayakan masyarakat desa untuk berwirausaha secara mandiri.
Rektor Swiss German University, Samuel P. Kusumocahyo, menegaskan bahwa pencapaian ini adalah buah dari ekosistem riset yang kuat.
"Masuknya SGU sebagai kandidat Perguruan Tinggi Swasta Terproduktif di Bidang STEM sekaligus terpilihnya dua peneliti kami sebagai kandidat Ilmuwan Muda Terbaik merupakan pengakuan atas budaya riset yang terus kami bangun di Swiss German University. Kami percaya bahwa riset yang berkualitas harus mampu memberikan solusi nyata bagi masyarakat," ujarnya.
"Karena itu, SGU akan terus mendorong kolaborasi lintas disiplin, memperkuat kemitraan dengan industri, serta menghasilkan inovasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Indonesia dan masyarakat global," tambahnya. (dpi)