- Istimewa.
Ibunda Vega Darwanti Meninggal, Merinding! Sempat Merasa Ada yang Mencium saat Terbangun
Jakarta, tvOnenews.com - Kepergian ibunda presenter sekaligus komedian Vega Darwanti, RA Dian Arunda Dewanthy, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga. Di tengah suasana berkabung, Vega membagikan kisah menyentuh mengenai perjuangan sang ibu melawan penyakit hingga momen terakhir sebelum mengembuskan napas terakhir.
Vega mengungkapkan bahwa selama kurang lebih dua bulan terakhir, ibundanya menjalani perawatan intensif di rumah setelah sempat dirawat di rumah sakit. Seluruh proses perawatan dilakukan secara bergantian oleh Vega bersama kedua saudaranya sebagai bentuk bakti kepada sang ibu.
Vega menceritakan kondisi kesehatan ibundanya yang memang terus menurun dalam beberapa waktu terakhir. Menurutnya, sang ibu memiliki riwayat hipertensi dan belakangan diketahui juga mengidap diabetes setelah menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
"Iya sudah dua bulan kan memang menjalani perawatan. Sebelumnya, pernah masuk rumah sakit juga dan akhirnya kita yang rawat di rumah. Kita semua yang ngerawat mama bergantian," buka Vega Darwanti di rumah ibundanya di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (13/7/2026).
Vega menjelaskan, penyakit gula yang diderita ibundanya memperburuk kondisi kesehatan. Ditambah tekanan darah yang tinggi, kondisi tersebut kemudian berdampak pada sistem saraf sehingga membutuhkan perhatian khusus selama masa perawatan.
"Hipertensi sudah lama memang dan ternyata ada gula juga. Penyebabnya karena gula tinggi, tensi juga tinggi kan kena ke syaraf. Gak ada suster atau tenaga medis ke rumah, pokoknya kita anak-anaknya bertiga full ngurus mama secara bergantian. Kecuali ketika mama harus pakai kateter ya jadi harus ada tenaga medis," sambungnya.
Vega mengatakan, keluarga memilih merawat sang ibu sendiri di rumah. Ia bersama saudara-saudaranya bergantian menjaga dan memenuhi kebutuhan ibunda setiap hari. Hanya pada kondisi tertentu, seperti saat pemasangan kateter, keluarga meminta bantuan tenaga medis.
Di balik perjuangan merawat sang ibu, Vega juga mengalami momen yang tak akan pernah dilupakannya. Ia mengaku mendapat giliran menjaga ibundanya pada malam sebelum sang ibu meninggal dunia.
Malam itu, Vega masih sempat menyuapi makanan kepada ibundanya sekitar pukul 19.00 WIB. Tidak ada firasat apa pun yang ia rasakan. Namun, dini hari ia terbangun karena merasakan sesuatu yang menurutnya sulit dijelaskan.