- Wikimedia
Sebelum Nonton Filmnya, Kenalan Dulu dengan Kisah The Odyssey karya Homer
Ditahan Calypso selama tujuh tahun
Setelah kapalnya hancur, Odysseus terdampar di pulau Ogygia dan ditahan oleh nimfa Calypso selama tujuh tahun.
Calypso bahkan menawarkan keabadian apabila Odysseus bersedia tinggal bersamanya. Namun Odysseus menolak karena hanya memiliki satu tujuan yaitu kembali kepada istrinya, Penelope, dan putranya, Telemachus.
Atas campur tangan para dewa, Calypso akhirnya melepaskan Odysseus sehingga ia dapat melanjutkan perjalanan pulang.
Bukan pahlawan terkuat, tetapi paling cerdik
Berbeda dengan banyak tokoh dalam mitologi Yunani, Odysseus tidak dikenal karena kekuatan fisiknya. Jika Achilles merupakan simbol keberanian dan kemampuan bertarung, maka Odysseus dikenang sebagai sosok yang mengandalkan kecerdikan.
Dalam bahasa Yunani, Homer menyebutnya sebagai polymetis, yang berarti memiliki banyak akal atau penuh siasat. Kecerdikan itulah yang membuat Odysseus berhasil menyusun strategi Kuda Troya, memperdaya Cyclops Polyphemus, hingga berkali-kali lolos dari berbagai ancaman yang tidak mungkin dihadapi hanya dengan kekuatan.
Karena itulah banyak akademisi menganggap The Odyssey bukan sekadar kisah tentang perjalanan pulang, tetapi juga tentang bagaimana kecerdasan, kesabaran, dan kemampuan beradaptasi mampu mengalahkan kekuatan semata.
Akhir perjalanan Odysseus
Setelah dua puluh tahun meninggalkan Ithaca, sepuluh tahun berperang dan sepuluh tahun mengembara, Odysseus akhirnya berhasil pulang.
Namun rumahnya telah dikuasai para bangsawan yang berusaha mempersunting Penelope karena mengira Odysseus telah meninggal dunia.
Dengan bantuan dewi Athena, Odysseus menyamar sebagai pengemis untuk mengamati keadaan istananya. Saat Penelope mengadakan sayembara memanah menggunakan busur milik Odysseus, tidak ada satu pun pelamar yang berhasil melakukannya.
Odysseus kemudian membuka penyamarannya, memasang busurnya sendiri, dan bersama putranya membunuh seluruh pelamar yang telah menguasai istana.
Kisah ditutup dengan pertemuan kembali Odysseus dan Penelope, menandai akhir perjalanan panjang yang telah berlangsung selama dua dekade.
Mengapa The Odyssey masih relevan?
Selama hampir tiga ribu tahun, The Odyssey terus diadaptasi dalam berbagai bentuk, mulai dari novel, teater, opera, hingga film.
Meski dipenuhi dengan kisah monster, dewa, dan makhluk mitologi, inti cerita ini tetap terasa dekat dengan kehidupan manusia.