- Antara
Pengemudi Ojek Ditembak Saat Gagalkan Curanmor di Jaktim, Polisi Buru Pelaku Bersenjata
tvOnenews.com - Aksi keberanian seorang pengemudi ojek di kawasan Matraman, Jakarta Timur, berakhir tragis. Niatnya membantu menggagalkan aksi pencurian sepeda motor justru membuat dirinya menjadi korban penembakan oleh pelaku yang diduga membawa senjata api.
Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Jalan Palmeriam, Matraman, Jakarta Timur, Sabtu (18/7/2026). Saat itu, korban yang sedang menunggu penumpang berusaha menghadang dua pelaku curanmor yang melarikan diri setelah gagal membawa kabur sepeda motor warga.
Namun, salah satu pelaku diduga langsung melepaskan tembakan hingga mengenai bagian paha korban.
Polisi kini bergerak melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan para pelaku. Petugas telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan barang bukti, serta meminta keterangan sejumlah saksi yang mengetahui kejadian tersebut.
Korban Hadang Pelaku Curanmor, Tiba-Tiba Terdengar Suara Tembakan
Kapolsek Matraman AKP Suripno mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait kasus penembakan tersebut. Polisi juga telah menerima laporan mengenai percobaan pencurian sepeda motor yang berujung pada aksi kekerasan terhadap warga.
"Sementara proses masih dalam penyelidikan terkait kasus penembakan," kata AKP Suripno saat dikonfirmasi ANTARA di Jakarta.
Menurutnya, korban menjadi sasaran tembakan ketika berusaha menghalangi aksi pencurian kendaraan bermotor.
"Penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku. Yang jelas, warga yang menghalangi percobaan curanmor kena tembak," ujar Suripno.
Berdasarkan keterangan saksi mata bernama Evi (57), kejadian bermula ketika terdengar teriakan warga yang menyebut adanya maling di sekitar Pasar Palmeriam. Saat itu, sejumlah warga langsung mengejar dua orang yang diduga sebagai pelaku pencurian.
Korban yang berada tidak jauh dari lokasi kemudian mencoba menghadang motor pelaku.
"Jadi, (korban) ngalang-ngalangin itu motor malingnya. Pas sudah dihalangi, langsung bunyi, 'dor' tembakan tuh. Saya langsung bilang, lah, ditembak, ditembak," kata Evi.
Akibat tembakan tersebut, korban mengalami luka pada bagian paha. Ia sempat terjatuh setelah warga melihat darah keluar dari tubuhnya.
"Tadinya tidak jatuh tuh. Pas saya teriak, 'berdarah itu, darah, darah, darah' saya gitu, langsung jatuh itu orang (tidak mati), langsung dibawa puskesmas dulu tapi tidak diterima, dibawa ke rumah sakit," jelas Evi.