- Tangkapan laylar X
Detik-detik Tangan Penumpang KRL Terjepit Pintu Sambil Pegang Segelas Kopi, Kereta Tetap Berjalan Meski Petugas Beri Kode Darurat
tvOnenews.com - Sebuah video yang memperlihatkan tangan seorang penumpang KRL Commuter Line terjepit pintu kereta mendadak ramai diperbincangkan di media sosial.
Momen tersebut semakin menarik perhatian publik karena penumpang itu masih menggenggam segelas es kopi susu ketika tangannya terjepit di sela pintu yang sudah menutup.
Rekaman itu memicu berbagai reaksi, mulai dari rasa khawatir hingga kritik terhadap aspek keselamatan operasional kereta.
Melansir unggahan akun X Mindos, petugas di peron disebut telah berusaha memberikan kode darurat ketika mengetahui ada penumpang yang tangannya masih tersangkut di pintu.
Namun, kereta disebut tetap berangkat sesuai jadwal sehingga rangkaian terus melaju sebelum penumpang berhasil melepaskan tangannya.
Video tersebut pun dengan cepat menyebar luas dan menjadi perbincangan di berbagai platform media sosial.
Kronologi Penumpang Terjepit Pintu KRL di Stasiun Duri
Dalam video yang beredar, terlihat seorang perempuan berada di dalam rangkaian kereta, sementara salah satu tangannya masih berada di luar pintu dan memegang gelas plastik berisi kopi.
Beberapa penumpang di sekitar lokasi tampak berusaha membantu menarik tangan korban sekaligus merenggangkan pintu agar jepitan dapat terlepas.
Di sisi lain, petugas yang berada di peron juga terlihat memberikan isyarat ke arah petugas operasional sebagai tanda bahwa kondisi belum aman.
Meski demikian, dalam rekaman video, kereta tampak tetap bergerak meninggalkan peron sehingga memunculkan berbagai spekulasi dari warganet mengenai prosedur keselamatan yang dijalankan saat itu.
Video tersebut kemudian viral dan memunculkan banyak komentar. Sebagian pengguna media sosial mempertanyakan mengapa kereta tetap diberangkatkan ketika masih ada penumpang yang mengalami kondisi berbahaya.
Penjelasan Resmi KAI Commuter
Menanggapi viralnya video tersebut, Public Relations Manager KAI Commuter, Leza Arlan, memberikan penjelasan resmi mengenai kronologi kejadian.
Menurut Leza, insiden itu terjadi pada Commuter Line Nomor 5150 relasi Kampung Bandan–Bekasi di Peron 2 Stasiun Duri pada Rabu (22/7/2026).
Berdasarkan laporan petugas di lapangan, peristiwa bermula ketika seorang pengguna berupaya masuk ke dalam kereta saat proses penutupan pintu sedang berlangsung.