- Freepik/Magnific.
Mengenal Vitiligo, Penyakit Kulit yang Tak Menular tetapi Berdampak pada Mental
"Di Indonesia, komunitas penyandang vitiligo terus berkembang seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kondisi ini. Saat ini, komunitas digital vitiligo yang dibangun Regenesis di Digital site di Indonesia telah menjangkau lebih dari 3.000 follower, menunjukkan besarnya kebutuhan akan ruang edukasi, dukungan emosional, dan penerimaan sosial," ujar Emmy dalam keterangannya, dikutip Sabtu (25/7/2026).
- Regenesis.
Menurutnya, selain akses terhadap informasi, penyandang vitiligo juga membutuhkan lingkungan yang mampu memberikan penerimaan sosial sehingga mereka dapat menjalani kehidupan dengan lebih percaya diri.
Melalui berbagai kegiatan edukasi yang digelar bertepatan dengan peringatan Hari Vitiligo Sedunia, Regenesis Indonesia menghadirkan forum diskusi bersama penyandang vitiligo untuk berbagi pengalaman mengenai tantangan yang dihadapi, mulai dari rasa minder hingga proses menerima kondisi diri.
Corporate Brand Manager Regenesis Indonesia, Apt. Gita Yohanna Thomdean, S.Farm, menjelaskan salah satu kegiatan tahun ini berupa pertemuan dalam suasana yang lebih personal antara penyandang vitiligo dan berbagai pihak yang selama ini terlibat dalam gerakan edukasi.
Dalam kegiatan tersebut, sepuluh penyandang vitiligo dipilih sebagai Selflove Warriors Regenesis 2026. Mereka dinilai mampu menginspirasi melalui kisah perjuangan menerima kondisi kulit yang dimiliki dan tetap menjalani aktivitas secara produktif.
Kisah-kisah tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi penyandang vitiligo lainnya yang masih menghadapi tantangan dalam membangun rasa percaya diri.
Emmy Noviawati menilai penerimaan diri menjadi salah satu fondasi penting dalam mendampingi penyandang vitiligo.
"Kami percaya bahwa kecantikan bukanlah tentang kesempurnaan, tetapi tentang keberanian untuk menerima diri sendiri. Melalui Selflove Warriors, kami ingin menghadirkan harapan bahwa setiap cerita mampu menjadi cahaya bagi orang lain. Di tahun mendatang kami berharap akan menjangkau banyak vitiligan di Indonesia dalam Selflove Movement Regenesis yang telah di gagas dari tahun 2023,” ujar Emmy Noviawati.
Selain aspek psikologis, edukasi mengenai vitiligo juga terus dikembangkan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak di bidang dermatologi. Salah satunya bersama ISISPHARMA.
Head Marketing Skincare Regenesis Indonesia, Dini Ika, menjelaskan bahwa kolaborasi tersebut tidak hanya berfokus pada penyediaan solusi dermatologi, tetapi juga mendukung berbagai kegiatan edukasi bagi komunitas penyandang vitiligo.