news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Masyarakat Tunggul Pandean Jepara Antusias Dukung GI Nalumsari 150 kV.
Sumber :
  • istimewa

Masyarakat Tunggul Pandean Jepara Antusias Dukung GI Nalumsari 150 kV: Yang Demo Matikan Saja Listriknya

Pemerintah berupaya berikan pelayanan sistem kelistrikan secara maksimal di tengah masyarakat. Belajar dari pengalaman seperti pemadaman listrik di Pulau Jawa
Rabu, 29 Juli 2026 - 18:16 WIB
Reporter:
Editor :

Setelah terjadi penolakan berdirinya GI yang dipimpin Suliyono dan Eko Rio, mereka lalu mengajak  warga untuk ikut menolak. Ada juga yang mau, tapi banyak yang tidak mau karena menduking GI. Dan yang tidak mau mereka sudah paham dengan niat dari yg menolak. Dikarenakan tidak jadinya tanah mereka dibeli.

Yang samgat disayangkannya, aksi mereka justru didukung oleh Jamaludin malik yang sekarang menjabat sebagai DPR RI. Karena bertepatan Suliyono adalah kakak ipar dari Jamaludin Malik

“Itu terjadi semenjak darii tidak adanya kesepakatan tanah mereka dengan pihak PLN kurang lebih tahun 2018-an. Mereka ngotott tidak mau dengan harga yang sudah sesuai appraisal dari pihak PLN. 

Kata Umam, mereka mintanya harga di atas appraisal. Tapi PLN tidak berani merealisasikannya karena semua harus sesuai dengan aturan pemerintah. Salah satunya berdasarkan penentuan harga tanah melalui appraisal.

“Semua itu terjadi mulai dari kepala desa sebelum saya yaitu ibu Ambar Zulaiko berlanjut hingga saya menjabat bahkan hampir selesai masa jabatan saya ini. Karena ada instruksi ke saya utk meneruskan dari pemerintah kabupaten pada awal2 saya menjabat. Saya sebagai petinggi mengikuti arahan tersebut dikarenakan dari pemerintah kabupaten melalui Bapak Asisten 1 pada waktu itu semua proses sudah dilalui nsudh sesuai semua. 

“Saya ingat pesan Pak Asisten I, panjenengan pak inggi baru, ini tadi sudah mendengarkan rapat dengan berbagai pihak, mohon bapak meneruskan pembangunan GI yang ada di desa Tunggul Pandean, karena sudah sesuai prosesnya dan sudah ditetapkan di situ (bengkok petinggi ),” urainya.

Lalu, tukar guling pun dilakukan terhadap Tanah Kas Desa (TKD) aset desa yang kini jadi pertapakan GI itu. Luas bengkong atau TKD untuk GI 18.585 meter kubik, tanah penggantinya 26.763 meter kubik.

Kata Umum. untuk masalah ini,  peranfkar desa tetap mengedepankan demokrasi. Dari satu RW dan 7 ketua RT yang ada di bawahnya saja, tidak semua mendukung, meski dominan yang mendukung.

"Di bawah saya itu ada 7 RT, 6 jelas mendukung dan siap di barisan depan mendukung proyek ini termasuk Ketua RW cuma 1 yang terpengaruh. Tapi tidak ada masalah, itu hak dia. Tapi harus diingat, proyek ini untuk kepentingan orang banyak, pastinya bakal mengangkat derajat desa ini dan terbuka peluang akan ada investasi yang masuk nantinya. Karena biasanya investor akan melihat bagaimana sistem kelistrikan, kalau didukung GI begini kan semakin besar peluangnya," ucap Umam.

Berita Terkait

1 2
3
4 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:17
05:14
01:59
01:57
01:21
16:31

Viral