- Istimewa
Pemerintah, Dunia Usaha, dan Mitra Internasional Bersinergi Perkuat Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah
tvOnenews.com - Pengembangan ekosistem ekonomi Haji dan Umrah membutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, dunia usaha, asosiasi, dan mitra internasional. Semangat tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Business Matching Indonesia–Saudi Arabia Partnership Forum 2026 yang diselenggarakan oleh Asosiasi Amanah Haji dan Umrah Republik Indonesia (ASHURI) di Ballroom 3 & 5, The Ritz-Carlton Jakarta.
Dengan mengusung tema "Building Strategic Partnerships for a Sustainable Pilgrim Supply Chain", forum ini menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat hubungan bilateral Indonesia dan Kerajaan Arab Saudi melalui pengembangan rantai pasok yang mendukung penyelenggaraan ibadah Haji dan Umrah secara berkelanjutan.
Kegiatan ini mendapat kehormatan dengan kehadiran Direktur Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah, Prof. Dr. H. Jaenal Effendi, S.Ag., M. A yang menunjukkan dukungan pemerintah terhadap upaya memperkuat ekosistem ekonomi Haji dan Umrah melalui kemitraan lintas sektor.
Forum ini juga dihadiri oleh pimpinan asosiasi, pelaku industri halal, eksportir Indonesia, perusahaan logistik, importir Arab Saudi, penyedia layanan Haji dan Umrah (Syarikah), investor, serta berbagai pemangku kepentingan dari kedua negara yang memiliki visi bersama dalam memperkuat hubungan perdagangan dan investasi.
Rangkaian kegiatan meliputi seminar, forum diskusi, business matching, presentasi peluang investasi, penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU), hingga pertemuan bisnis secara langsung antara perusahaan Indonesia dan Arab Saudi.
Seluruh agenda tersebut dirancang untuk mendorong terbentuknya kerja sama yang berorientasi pada keberlanjutan serta memberikan dampak nyata bagi pengembangan industri Haji dan Umrah.
Ketua Umum ASHURI, H. Nur Faidzin, menyampaikan bahwa penyelenggaraan forum ini merupakan bentuk nyata kontribusi dunia usaha dalam mendukung visi pemerintah membangun ekosistem ekonomi Haji dan Umrah yang lebih terintegrasi.
"Kami meyakini bahwa keberhasilan penyelenggaraan Haji dan Umrah tidak hanya ditentukan oleh kualitas pelayanan ibadah, tetapi juga oleh kekuatan ekosistem pendukungnya. Oleh karena itu, ASHURI hadir untuk menjembatani kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha Indonesia, importir Arab Saudi, perusahaan logistik, serta penyedia layanan Haji dan Umrah agar tercipta sinergi yang saling menguatkan."
Menurut H. Nur Faidzin, Indonesia memiliki peluang besar untuk meningkatkan kontribusinya dalam penyediaan berbagai kebutuhan Haji dan Umrah, mulai dari produk pangan halal, bahan baku makanan, logistik, hingga layanan pendukung lainnya.
"Kami ingin menjadikan Indonesia bukan hanya sebagai negara pengirim jamaah Haji dan Umrah terbesar di dunia, tetapi juga sebagai mitra strategis Arab Saudi dalam penyediaan produk dan layanan yang mendukung penyelenggaraan ibadah Haji dan Umrah. Melalui kemitraan yang kuat, kita dapat menciptakan nilai tambah ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha di kedua negara."
Forum ini juga menjadi wadah bagi para importir Arab Saudi untuk bertemu langsung dengan produsen Indonesia guna membangun kerja sama perdagangan jangka panjang. Para peserta melakukan pembahasan mengenai peluang peningkatan ekspor produk pangan Indonesia, penguatan sistem distribusi, efisiensi logistik, serta pengembangan model kemitraan yang mampu menjamin kesinambungan pasokan.
ASHURI memandang bahwa kolaborasi tersebut tidak hanya akan memperkuat hubungan perdagangan bilateral Indonesia–Arab Saudi, tetapi juga mendukung agenda pengembangan industri halal nasional, memperluas akses pasar produk Indonesia, serta menciptakan rantai pasok Haji dan Umrah yang lebih tangguh, efisien, dan berkelanjutan.
Sebagai tindak lanjut dari forum ini, ASHURI akan terus memfasilitasi komunikasi antara pelaku usaha Indonesia dan Arab Saudi melalui program business matching berkelanjutan, pendampingan ekspor, promosi dagang, serta pengembangan jejaring kemitraan strategis guna memastikan setiap peluang kerja sama dapat diwujudkan menjadi kolaborasi yang konkret.
Melalui Business Matching Indonesia–Saudi Arabia Partnership Forum 2026, diharapkan lahir lebih banyak kemitraan strategis yang mampu memperkuat ekosistem ekonomi Haji dan Umrah, meningkatkan daya saing produk Indonesia di pasar global, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, dunia usaha, dan hubungan persahabatan antara Republik Indonesia dan Kerajaan Arab Saudi.(chm)