- Kolase tim tvOnenews
Terungkap! 7 Fakta Terbaru Kasus Mutilasi Depok: Motif Motor Honda PCX, Kenalan di Aplikasi hingga Pelaku Kabur ke Pandeglang
Setelah pembunuhan, motor korban dibawa ke Pandeglang dan dijual.
3. Korban tewas setelah terjadi cekcok
Di dalam kontrakan, polisi menyebut terjadi pertengkaran antara Saepul dan Kunaefi. Menurut keterangan penyidik, Saepul kemudian mengambil pisau dari dapur.
"Kemudian pelaku mengambil pisau dari dapur dan melakukan penusukan ke bagian perut korban," kata Iman.
Keterangan lain dari penyidik menyebut korban juga mengalami luka pada bagian leher. Setelah korban meninggal, jasadnya dipotong sebelum dibuang.
Polisi menduga kedua kaki korban dipotong dan sebagian potongan tubuh kemudian dibuang di lokasi berbeda. Jasad korban dimasukkan ke dalam karung dan ditinggalkan di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas.
- Istimewa
4. Jasad ditemukan dalam karung
Warga menemukan karung berisi jasad manusia pada 4 Agustus 2026. Polisi kemudian melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi korban dan menelusuri pelaku.
Hasil penyelidikan mengarah kepada Saepul. Polisi kemudian menangkapnya pada Rabu, 5 Agustus 2026 sekitar pukul 04.15 WIB di wilayah Pandeglang, Banten, ketika tersangka diduga tengah melarikan diri.
Penangkapan itu mengakhiri pelarian Saepul setelah jasad Kunaefi ditemukan.
5. Saepul disebut pernah menjadi guru dan peserta ajang TV
Sebelum kasus ini mencuat, Saepul ternyata memiliki sejumlah aktivitas lain. Polisi menyebut pria tersebut pernah bekerja sebagai guru matematika di sebuah SMP di Pandeglang, Banten.
Ia juga diketahui pernah mengikuti ajang pencarian bakat dangdut di televisi. Dalam rekaman lama, Saepul menjelaskan bahwa dirinya mengikuti kompetisi tersebut dengan harapan dapat membantu kondisi ekonomi ibunya yang berjualan sayuran.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto juga membenarkan bahwa Saepul saat ini berdagang pisang cokelat di Stasiun Pondok Cina, Depok.
"Yang bersangkutan benar berdagang," kata Budi.
6. Polisi menyebut aksi dilakukan seorang diri
Dalam perkembangan penyidikan, polisi menegaskan bahwa kekasih Saepul yang disebut bernama Jeje tidak ikut melakukan pembunuhan maupun mutilasi.
Kombes Pol Iman Imanuddin menyatakan proses pembunuhan dilakukan Saepul seorang diri. Saepul sendiri juga membantah kekasihnya ikut dalam aksi tersebut.
"Adapun temannya yang lain itu hanya sebatas teman yang memiliki hubungan khusus dengan pelaku. Namun dalam proses pembunuhan pelaku melakukannya sendirian," kata Iman.