- Istimewa
Mengenal Sosok di Balik Program Ketua DPW B8C Jakarta Pusat
Jakarta, tvOnenews.com - Said Abdullah Abri didapuk menjadi Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Barisan 8 Center (DPW B8C) Jakarta Pusat.
Pria yang akrab disapa Kak Said ini memiliki segudang pengalaman dalam karorernya sebelum dipercayai memimpin Dewan Pimpinan B8C Jakarta Pusat.
Pria kelahiran Jakarta, 9 Juni 1992 ini merupakan Lulusan Teknik Geodesi dan Geomatika serta Magister Teknik Geofisika Institut Teknologi Bandung (ITB).
Ia memulai karirnya sebagai konsultan pemetaan pada 2014 hingga membawanya menjelajahi berbagai wilayah Indonesia hingga Timor Leste untuk mengerjakan proyek-proyek pemetaan sumber daya alam dan pertanahan.
Hingga profesinya itu menggaet sejumlah rekan bisnis kuliner, pertambangan, hingga pengurus organisasi.
Menurutnya perpindahan dari satu dunia ke dunia lain bukanlah beban. Ia justru melihatnya sebagai rangkaian peran yang saling melengkapi.
"Pada akhirnya semuanya bermuara pada satu tujuan, bagaimana pekerjaan yang kita lakukan bisa memberi manfaat," kata Said, Jakarta, Minggu (9/8/2026).
Said mengaku banyak mendapat pelajaran kala dirinya terjun langsung ke lapangan dalam karirnya di bidang konsultan.
Pekerjaan itu juga mempertemukannya dengan banyak wajah Indonesia dari kawasan pertambangan hingga desa-desa terpencil.
Dari pengalaman itu ia melihat potensi yang besar sekaligus tantangan yang belum selesai hingga membentuk cara pandangnya tentang pembangunan.
Menurutnya pembangunan tidak cukup hanya melalui kebijakan dari atas tetapi dibutuhkan keterlibatan masyarakat, dunia usaha, dan generasi muda agar perubahan benar-benar terasa.
Pandangan itu kemudian membawanya memasuki dunia kewirausahaan.
Bersama sejumlah mitra, Said mengembangkan usaha kuliner melalui Sakabe Buffet dan Loca House.
Di tengah persaingan bisnis yang ketat, ia menghadapi berbagai dinamika, termasuk ketika pandemi memukul industri makanan dan minuman.
Alih-alih mundur, pengalaman itu justru memperkuat keyakinannya bahwa kemampuan beradaptasi merupakan modal terpenting seorang pengusaha.
"Bertahan ketika situasi sulit sering kali lebih berat daripada memulai usaha," katanya.
Dari dunia profesional dan bisnis, langkah Said berlanjut ke ruang pengabdian yang lebih luas dengan memimpin Dewan Pimpinan Wilayah B8C Jakarta Pusat.
Baginya, organisasi bukan sekadar simbol atau atribut, melainkan ruang untuk mempertemukan gagasan dan kerja nyata.
Di bawah kepemimpinannya, B8C Jakarta Pusat mendorong berbagai program yang selaras dengan agenda pembangunan nasional.
Mulai dari penguatan kewirausahaan, pemberdayaan UMKM, pengembangan sumber daya manusia, hingga kolaborasi lintas sektor.
Organisasi itu juga aktif membangun sinergi dengan berbagai institusi pemerintah, kalangan profesional, akademisi, dan pelaku usaha.
Latar belakangnya sebagai surveyor membuat Said terbiasa bekerja berdasarkan data dan perencanaan.
Di tingkat profesi, Said juga aktif dalam organisasi surveyor nasional maupun regional ASEAN.
Pengalaman itu memperluas jejaring sekaligus mempertemukannya dengan perkembangan teknologi geospasial yang semakin pesat.
Kendati demikian, ia menyadari bahwa perjalanan hidup tidak selalu berjalan lurus.
Menurutnya terdapat proyek yang berhasil, ada usaha yang menghadapi tantangan, dan ada pula keputusan yang harus diambil dalam situasi yang penuh ketidakpastian. Namun baginya, setiap pengalaman selalu menyisakan pelajaran.
"Saya percaya, kesempatan tidak datang begitu saja. Kita harus menjemputnya dengan kerja keras, menjaga kepercayaan, dan tidak berhenti belajar,” pungkansya.(raa)